Uttaran: Episode Akash Membuktikan Cinta – Tapasya Salah Paham Dengan Surat Cinta Vishnu untuk Mukhta, Malah Menjodohkan Meethi


Episode sebelumnya, Akash berusaha sebaik mungkin untuk membuktikan kesungguhan cintanya pada Meethi di hari ulang tahun Meethi. Walau Meethi berusah membuatnya melakukan kesalahan dengan memberi waktu menyiapkan semua kebutuhan pesta dalam waktu 3 jam. Mukhta yang melihat kesungguhan Akash, melihat situasi Akash yang tak mungkin menyiapkan kue ulang tahun, memesan kue dari luar. Meethi curiga dan mengetahui keberpihakan Mukhta. Ia marah. Vishnu Mukhta yang diam-diam saling suka belum berani mengungkapkan secara terus terang. Vishnu memilih mengirim cinta lewat email dengan singkatan huruf namanya dan Mukhta. Mereka janjian ketemu di dapur. Di Aatishgarh Ekadish menjodohkan Surbhi dengan keluarga lain.

Cerita detai lengkapnya, ada ditulisan, Uttaran: Episode Akash Membuktikan Cinta, Menjadi Pelayan di Rumah Keluarga Meethi. Mukhta-Vishnu Saling Suka.

Di Aatishgarh, semua yang ada di ruangan terkejut mendengar apa yang dikatakan Pavitra. Durjan dan keluarganya berdiri dan marah, “putri anda hamil?”
Pavitra menyadari ia telah melakukan kesalahan.

Durjan berujar, “anda orang terhormat, tapi tidak begitu kami akan menanggung dosa putri anda.”
Nirbhay marah, Agarth menghentikannya. Ia coba untuk berbicara dengan Durjan. Tapi Durjan tak memberi kesempatan, “tidak ada yang perlu dikatakan atau di dengar. Kami tak keberatan jika ini pernikahan kedua, tapi kami tidak akan memberikan nama anak kami. Aku tidak akan pernah melupakan penghinaan ini!”
Ia dan keluarganya meninggalkan kediaman Ekadish dengan marah.

Agarth tak berdaya. Nirbhay memanggil Pavitra yang menangis. Maiyya berkomentar, sampai kita menyembunyikan kebenaran, selagi anak masih dalam kandungannya, tidak akan ada masa depan. Gadis malang yang tak punya masa depan, sambil melirik Agarth yang termakan ucapannya.

Di kediaman Thakur, Vishnu ke dapur, dia mencari-cari mukhta, cemas, “dia menyuruhku kesini, tapi dia tidak disini. Dewa, semoga ini bukan pertanda buruk. Tidak ada yang bisa menyelamatkan mu hari ini Vishnu!”

Uttaran Tapasya Menjodohkan Meethi Dengan Vishnu Asli Akash Terluka

Saat bersamaan, Tapsya datang ke kamar Vishnu. Ia melihat kertas berserakan di lantai, mulai memungutnya, membaca satu kertas,,, “I love” Tapasya memungut kertas lain.

Di dapur, Vishnu berdoa dengan gelisah semoga Mukhta tidak membawa ayahnya untuk mengalahkannya. Mukhta muncul dan tersenyum menatap Vishnu. Vishnu masih cemas, Mukhta batuk kecil untuk memberitahu kehadirannya. Vishnu berbalik dengan kaget.
Mukhta bertanya tentang email.
Vishnu seperti bengong,, emang kosong,, email?
Mukhta mengingatkan tentang apa yang dia kirim. Dia berbalik menahan senyum, tapi menunjukkan wajah serius.
Vishnu cemas, apa yang telah diperbuatnya hari ini, berpura-pura tak ada yang salah dengan email.
Mukhta menatapnya tajam.

Di kamar Vishnu sendiri, Tapasya mulai membaca apa yang tertulis di kertas yang ia pungut, “takdir kita ingin kita bertemu, tapi kemudian kita tidak bisa bertemu kembali. Aku jadi bertanya-tanya apakah kita tetap jauh padahal sudah sangat dekat.”
Tapasya mengambil lembaran lain, yang tertulis hal yang sama. Ia jadi bertanya-tanya, “untuk siapa ia menulis surat ini?”

Di dapur, Mukhta mendesak Vishnu yang semakin nervous, “apa yang kau kirim itu, katakan padaku. Apa yang kau tulis di dalamnya?”
Vishnu kebingungan mencari jawaban.

Di kamar Vishnu, Tapasya kembali membaca kertas yang berisi curahan hati itu, dibagian akhir tertulis, “I love you.” Tatapan Tapasya tanpa sengaja melihat layar monitor yang terbuka, yang menunjukkan file yang dikirim oleh Vishnu, yang berisi ” V ❤ M”

Di dapur, Mukhta kembali menanyakan hal yang sama, menjelaskan padanya.
Vishnu bertanya apa Mukhta marah. Mukhta ga tega sebenarnya mempermainkan perasaan Vishnu, “jelas aku merasa buruk dipermainkan.”
Vishnu mencari alasan jika dia salah mengirim email itu untuk orang lain.
Mukhta menggoda, “benar?”
Vishnu terdiam kehilangan kata-kata.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

Uttaran: Episode Akash Membuktikan Cinta, Menjadi Pelayan di Rumah Keluarga Meethi. Mukhta-Vishnu Saling Suka


Kawans penggemar serial Uttaran, episode sebelumnya diceritakan bahwa Akash bertekad membuktikan dirinya berubah dan benar-benar tulus mencintai Meethi, ia minta diberi satu kesempatan dengan bersedia menjadi hamba atau pelayan di rumah keluarga Thakur. Semua tugas akan dilakukannya dengan senang hati, perlakuan apapun yang dididapatnya, akan diterima dengan lapanga dada, sebagai penebusan dosa masa lalunya karena telah membohongi Meethi dan semua keluarganya.

Cerita lengkapnya, baca di tulisan, Uttaran: Episode Akash Mencoba Meraih Kembali Cinta Meethi, Janji Akan Terpenuhi Dalam 23 Hari.

Semua orang duduk di lantai, mereka dibagi menjadi 2 tim. Tim pertama: Tapasya, Meethi, Kanha, Divya & Vishnu. Tim kedua: Rathore, Jogi, Mukhta, Damini & Rohini.

Tapasya meminta Mukhta untuk mulai pertama. Mukhta mulai bernyanyi, Vishnu tersenyum. Mukhta minta tim 1 untuk mulai melanjutkan nyanyian. Mereka saling lempar, akhirnya Vishnu yang bernyanyi. Mukhta dan yang lain tersenyum. Tapasya pun menyanyikan suara perempuannya dengan menatap Rathore.

Uttaran Episode Akash Meraih Cinta Menjadi Pelayan Meethi Mukhta Vishnu Saling Suka

Kanha merasa gelisah mendengar nyanyian tersebut, ia akan bangkit saat Meethi merangkul kakaknya itu dengan sayang. Senyum Meethi langsung menghilang begitu melihat kemunculan Akash dengan minuman. Akash kembali ke dapur, memasak.

Tapasya meminta tim ke dua untuk menyanyi dengan huruf terakhir nyanyiannya. Tim ke dua kebingungan, tim pertama menghitung mundur saat Akash menyenandungkan sebuah nyanyian.

Semua yang hadir menunjukkan wajah serius. Akash menyajikan camilan sambil bernyanyi. Ia kemudian melihat Meethi dan berhenti. Semua menatapnya. Akash berbalik akan pergi saat Rathore menahannya.

Rathore bangun dan melepas mantelnya, “kita tidak harus membiarkan nyanyian tidak lengkap. Apa nyanyian yang sedang dinyanyikan?” Rathore mulai bernyanyi dan mengajak Mukhta dan Meethi menari. Semua kembali bergembira.

Meethi hampir saja terluka oleh diyas yang menyala dekat kakinya ketika Akash dengan sigap datang. Mereka berdua saling tatap. Rathore yang juga memperhatikan api lilin yang juga akan mengenai Meethi hendak memperingatkan, tapi Akash menyelamatkan Meethi tepat waktu.

Damini yang melihat aksi Akash berteriak. Semua orang yang bergembira berhenti dan memperhatikannya. Tapasya juga langsung marah. Kanha mau memukul AKash saat Jogi menghentikannya. Tapasya bicara bahwa Akash semakin sehari semakin berani. Kau harus ingat batasanmu. Ia pergi.

Ratahore menyusul ke kamar Tapasya, berhenti, mengetuk meminta izin masuk. Tapasya menemuinya. Rathore bersuara, “apa yang salah dengannya. Aku tahu kau tidak suka dia. Aku tahu kau akan mengatakan bahwa aku memihaknya, tetapi kau setidaknya harus melihat apa yang ia coba lakukan sebelum berteriak seperti itu.”

Tapasya ngedumel, “emang kau tidak lihat apa yang dia lakukan.”
Rathore menjelaskan, “dia melakukan apa yang suami akan lakukan untuk istrinya. Dia mencintainya, dia akan menjaga kehormatannya seperti orang lain.”
Tapasya marah, “apa dia mengerti arti dari hubungan suami istri? Apakah ada sesuatu yang masih tersisa dalam hubungan mereka sekarang?”

Meethi juga sedang berbicara dengan Jogi, “kakek, dia bisa melakukan apapun. Aku setuju aku menerima kondisinya. Itu kesalahan ku. Aku minta maaf, tapi tolong usir dia untuk pergi dari sini. Dia disini karena kakek telah memberi ijin. Dia akan pergi jika kakek memberitahunya. Katakan padanya untuk pergi, Kek.”

Sementara Rathore tidak mengerti mengapa semua membahas hal yang sama berulang kali. Dia ada disini selama 23 hari semua telah mengizinkannya. Dia mencoba untuk membuktikan cintanya pada kesempatan ini, kegiatan sederhana.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :