Penasaran Cara Lempar & Tangkap Bumerang


Penasaran Cara Lempar Tangkap Bumerang

Dulu, aku pikir Bumerang itu hanya berbentuk setengah lengkungan aja. Ternyata, sekarang inibanyak modelnya. Bumerang merupakan alat yang dilempar ke udara, setelah beberapa saat ia bisa berbelok kembali pada si pelempar. Bumerang aslinya merupakan senjata lempar khas suku Aborigin di Australia yang digunakan untuk berburu.

Tampak Mengasyikan. Bikin Jadi Penasaran Cara Melempar dan Menangkap Bumerang

Sekitar tiga minggu yang lalu, saat bersepeda pagi sama si Mamah, aku melihat di area tanah kosong yang masih belum dibangun, yang difungsikan sebagai lapangan bermain sepak bola, tempat latihan nyetir oleh penduduk sekitar, ada dua tiga orang yang sedang asyik melempar Bumerang.

Aku dan si Mamah sampai berhenti beberapa saat untuk menyaksikan mereka yang sedang melempar Bumerang itu.

Tampak mengasyikkan.

Pada pagi di Minggu berikutnya, di lokasi yang sama, ada banner portable yang berisi info tentang menjual berbagai jenis Bumerang.

Karena si Mamah tau kalau aku penasaran dengan cara melempar Bumerang, beliau menawarkan apakah aku berminat untuk mencari informasi lebih lanjut.

Aku pun memarkirkan sepeda, kemudian mendekat ke lapangan, bertanya pada Bapak yang sedang membagikan sebentuk gantungan kunci pada anak-anak remaja seusiaku yang sedang jalan pagi.

Ternyata harga Bumerang berfariasi, mulai dari kisaran 30 ribu hingga di atas 100 ribu.

Si Bapak menawarkan aku untuk menjajal melempar Bumerang, yang memang disediakan untuk dicoba dulu, sebelum memutuskan untuk membeli salah satunya.

Karena aku lagi bersepeda, aku mengucapkan terima kasih dan mungkin nanti akan balik lagi.

Aku juga diberikan satu gantungan kunci yang ternyata bertuliskan informasi media sosial milik usaha Bumerang si Bapak itu.

Setelah selesai sepedaan, aku kembali ke lapangan itu dengan mengendarai motor sekaligus membawa uang dengan niat untuk membeli salah satu Bumerang.

Melempar Bumerang Tidak Semudah Yang Terlihat

Aku memutuskan untuk mencoba melempar Bumerang yang memang disediakan si Bapak untuk dijajal oleh calon penyuka lempar tangkap Bumerang.

Awalnya, aku tertarik untuk mencoba Bumerang bentuk original *udah kayak makanan aja :mrgreen: *. Si Bapak memberitahukan bahwa melempar Bumerang jenis itu lumayan sulit bagi pemula. Untuk berlatih, lebih cocok menggunakanyang berbentuk baling-baling segitiga aja.

Si Bapak memberikan contoh dan informasi dasara cara melempar Bumerang.

Posisi Bumerang harus vertikal, dengan salah satu sisi lengkung menghadap pelempar. Jangan pikirkan Bumerang akan bisa kembali ke kita, lempar saja, tapi melemparnya jangan disabet.

Ternyata, karena masih sangat pemula, melempar Bumerang dan mengambil kembali dimana ia jatuh, lumayan bikin badan berkeringat.

Wah, benar-benar bermain sembari berolah raga ini.

Pada latihan pertama itu, setelah hampir satu jam-an, aku berhasil juga melempar dan menangkap kembali Bumerang yang kembali.

Karena sudah panas, dan si Bapak juga mau membereskan dagangannya, aku pun membeli satu Bumerang berbentuk baling-baling dengan harga 80K.

Aku pulang ke rumah.

Karena masih penasaran, sore harinya aku kembali menuju ke lapangan untuk menjajal Bumerang yang kubeli tadi pagi.

Entah karena Bumerangnya masih baru, entah karena aku lupa lagi teknik melempar Bumerang yang sudah diajarkan si Bapak, Bumerang yang ku lempar tidak sekalipun kembali ke arahku 😦 .

Padahal, teknik menggunakan Bumerang baru sudah dilakukan juga, yaitu melakukan gerakan melengkungkan bagian-bagian Bumerang dengan tangan sebelum dilempar.

Tapi, kalau kata si Mamah, lumayanlah membuat aku bergerak. Ga main game di komputer mulu :mrgreen: .

Minggu kemaren, di lapangan yang biasa digunakan si Bapak untuk memperkenalkan Bumerang, semakin ramai yang ikutan mencoba melempar Bumerang. Mulai dari bapak-bapak dan ibu-ibu dengan anak-anak mereka. Remaja-remaji yang sedang olahraga pagi juga pada singgah. Ini bisa jadi kegiatan remaja yang keren dan bisa juga untuk narsis. Tetap menjadi sebuah kegiatan kekinian.

Si Bapak penjual memberi semangat, “hayo anak-anak, lebih baik bermain sambil berolahraga dengan belajar melempar Bumerang daripada bermain gadget mulu”.

Semakin banyak yang penasaran ingin mencoba memainkan Bumerang, semakin lancar bisnis si Bapak.
Inshaa Allah.

Bumerang Itu Apa Sih

Merupakan senjata lempar khas suku Aborigin di Australia yang digunakan untuk berburu.

Sebenarnya alat sejenis dari negara lain lebih sering disebut dengan tongkat lempar (Throwing stick).

Mengapa Bumerang Bisa Kembali Setelah Dilemparkan?

Menurut Wikipedia, gerakan Bumerang merupakan kombinasi (gabungan) dari gerakan translasi (gerak benda yang menempuh lintasan dan bentuk yang sama) dengan gerakan rotasi (gerakan melingkar).

Bumerang didesain agar bisa membelokkan aliran udara ke atas sehingga menciptakan gaya angkat ke atas. Aliran udara di atas Bumerang lebih cepat dibandingkan dengan di bawahnya.

Angin yang melewati bagian lengan Bumerang yang berputar membuat belokan otomatis ke kiri. Bumerang bergerak ke depan, tetapi juga tertarik ke belakang sedikit. Gerakan ini terus berulang setiap lengannya memutar.

Saat berada pada titik ketinggian yang bisa dicapainya (dipengaruhi oleh cara melemparnya), Bumerang seperti dalam posisi ‘berbaring’ dengan gerakan seperti baling-baling helikopter yang berputar, kemudian melayang turun menuju titik awal lemparnya.

Cara Menangkap Bumerang

Bumerang bentuk original atau segitiga, saat kembali, ditangkap dengan kedua tangan seperti cara menangkap nyamuk, menepukkan kedua telapak tangan.

Sedangkan Bumerang yang ada bulatan di tengahnya, ditangkap dengan menggunakan jari telunjuk. Lebih memerlukan jam latihan yang lebih banyak lagi pastinya.

Bumerang Itu Terbuat Dari Bahan Apa?

Umumnya Bumerang terbuat dari potongan kayu. Tapi ada juga yang terbuat dari tulang, dan juga logam.

Akan tetapi Bumerang yang diperjualkan secara umum untuk olahraga, seperti yang kubeli, terbuat dari bahan plastik yang dipadatkan.

Kesimpulan

Agar bisa melempar Bumerang dan membuatnya kembali ke tangan si pelempar, tidak bisa dilakukan hanya dalam beberapa kali lemparan. Harus rajin berlatih.

Kawans Dizaz, adakah yang sudah jago melempar Bumerang? Boleh berbagi tipsnya dong 🙂 .

4 respons untuk ‘Penasaran Cara Lempar & Tangkap Bumerang

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.