Solo Traveling, Bebas Mati Gaya di Penginapan Dengan Traveloka Xperience


Solo Traveling Seru Traveloka Xperience

Traveling itu memang sangat seru bersama teman seperjalanan. Akan tetapi, selalu ada kondisi yang mengharuskan kita untuk melakukan perjalanan sendirian alias solo traveling. Apesnya, kalau perjalanan sendiri itu secara mendadak, tanpa direncanakan sebelumnya. Dalam situasi seperti itu pasti bingung mau ke mana dan melakukan apa. Karena merasa ga nyaman, akhirnya memilih diam di penginapan sambil menghitung detik yang terlewatkan percuma dalam rasa bosan. Jika saat itu di ponselmu selalu ada aplikasi Traveloka Xperience, Kamu akan terbebas dari rasa mati gaya seperti itu!

Pengalaman Pertama Tak Mengenakkan di Surakarta, Tertinggal Bus. Harus Menunggu Selama 12 Jam Dengan Bengong

Aku ke Solo sendiri untuk pertama kalinya sekitar 17 tahun yang lalu. Waktu itu untuk menghadiri pernikahan adik salah seorang teman baik. Awalnya ga berniat untuk datang hingga tidak minta cuti dari tempat kerja secara resmi. Hanya memberitahukan atasan langsung bahwa ada keperluan ke Jawa Tengah, jika ga nongol hari Senin, berarti ada hal yang diluar perkiraan. Ijin.

Berangkatnya hari Jumโ€™at siang, ijin pulang cepat dari tempat kerja. Nyari tiketnya juga di bandara Soeta (masih bernama bandara Cengkareng). Sempat berpindah-pindah terminal karena ga dapat pesawat yang ke Solo langsung. Akhirnya naik pesawat yang menuju bandara Adisutjipto Yogyakarta. Di sana baru dijemput oleh teman untuk menuju rumahnya, sekaligus menjadi tempat hajatan berlangsung keesokan harinya di kota Surakarta.

Karena niatnya hanya menghadiri resepsi pernikahan, bukan traveling, jalan-jalan atau dolan, usai acara aku memutuskan untuk langsung balik ke Bekasi dengan menumpang bus. Tapi belum beli tiket.

Alasannya, tiket bus pasti banyak dan tetap bisa masuk kerja pada hari Senin pagi. Teman dan keluarganya memintaku untuk balik hari Minggu aja, nginap semalam lagi. Tapi aku tetap bersikeras untuk balik hari itu juga.

Dianter ke terminal bus Tirtonadi Surakarta sudah mau pukul empat sore. Bus tujuan Bekasi ataupun Jakarta ternyata sudah berangkat semua.

Aku berada dalam dilema.
Malam Minggu kelabu sudah terbayang di pelupuk mata ๐Ÿ˜ณ

Mau mengejar ke terminal lain udah ga keburu.
Mau naik kereta, kondisinya sama aja. Belum megang tiket di tangan.
Mau balik ke rumah teman lagi, sungkan bin malu. Ga enak mengganggu suasana bahagia mereka. Semua orang dalam kondisi capek setelah menyiapkan ritual dan resepsi pernikahan.

Dulu itu kan belum ada aplikasi yang memudahkan untuk hunting tiket. Mau datangin tempat penjualan tiket di tempat lain, udah keburu sore. Bus untuk keesokan harinya berangkat tercepat katanya sekitar pukul 10 pagi.

Akhirnya, aku memutuskan untuk mencari hotel transit di sekitar terminal bus, sekalian mengambil tiket bus yang katanya berangkat agak pagian itu.

Nyari penginapan juga tidak mudah, penuh semua karena weekend.

Setelah nanya dari satu penginapan ke berikutnya, penginapan dapat juga. Tapi, dengan kondisi kamar tersisa saat itu sungguh kurang layak pakai.

Resepsionis memang memberitahukan bahwa kamar yang tersisa itu sebenarnya masuk kategori โ€˜rusakโ€™, rencana mau direnovasi. Tapi kalau mau menempati, dipersilahkan. Dia akan coba bersihkan agar layak.

Karena udah capek dan perlu merebahkan tubuh, aku iyakan saja.

Ternyata benar. Kondisi kamarnya boleh dibilang sangat darurat pakai. Lampu redup, tv rusak, kamar mandi jorok. Sangat terkesan kumuh. Padahal, harga per malamnya saat itu termasuk lumayan, hiks.

Ga ada pilihan lain, karena teman sudah pamit untuk balik ke rumahnya, banyak hal yang harus dia bereskan.

Aku menghabiskan malam di kamar dan menunggu pagi, boleh dibilang selalu dalam kondisi terjaga.

Esok paginya, langsung cabut ke terminal tanpa mandi :mrgreen: .

Mencari sarapan, mengisi perut secukupnya.
Kemudian, menunggu bus yang belum datang. Yaiyalah, jadwal bus berangkat masih beberapa jam lagi. Aku hanya duduk termenung di salah satu pojokan terminal. Menatap kesibukan lalu lalang terminal sembari menahan kantuk.

Ga banyak ngomong juga dengan orang-orang yang bisa diajak ngobrol, seperti penjaja minuman, pemilik warung, sesama penunggu bus, karena aku ga bisa bahasa Jawa. Dan merasa puyeng menerka-nerka arah omongan kalau dijawab dengan menggunakan bahasa daerah.

Dan ternyata, bus yang katanya berangkat pukul 10 pagi itu, hanya omongan doang. Aktualnya, bus itu baru berangkat sekitar pukul 2 siang ๐Ÿ˜ฅ .

Sungguh, waktu itu merasakan sebuah pengalaman sendirian dalam perjalanan yang membuat tak berkutik, benar-benar mati gaya, dan hilang kreativitas. Hanya menunggu tanpa melakukan apapun selama hampir 12 jam. Untung ga pingsan karena stres dan badan sangat capek.

Bukan hanya waktu selama perjalanan (Sabtu sore hingga Minggu siang) yang merasa terbuang sia-sia. Yang awalnya ingin bergegas balik agar ga libur kerja. Ternyata aku bukan hanya ga bisa masuk kerja di hari Senin, tapi dua hari berikutnya, sebab badan tepar dan meriang. Double ruginya.

Menu Menarik Traveloka Xperience

Traveloka Xperience Menjadikan Solo Traveling Kaya Destinasi Pilihan

Pengalamanku 17 tahun lalu stagnan di sekitar terminal bus Tirtonadi Surakarta jangan sampai terulang oleh siapapun.

Manfaatkan waktu sebaik dan semaksimal mungkin dengan mengeksplorasi destinasi yang bisa dijangkau dari titik berhenti travelling, sehingga perjalanan selalu bisa memperkaya jiwa.

Caranya? Selalu menyimpan aplikasi Traveloka Xperience dalam ponsel pintar.

ยท Apa Itu Traveloka Xperience?

Merupakan sub-brand dari aplikasi Traveloka. Diluncurkan pada menggu ketiga Juni 2019 lalu. Tujuannya untuk melengkapi produk dan layanan untuk memperkaya ide pelancong akan kebutuhan travel dan lifestyle yang berkesan.

ยท Layanan Produk, Aktivitas, dan Gaya Hidup Menarik Jenis Apa Saja Yang Ditawarkan Traveloka Xperience?

Ada 12 jenis layanan menarik yang ditawarkan, yang membuat liburan di kawasan Asia Tenggara menjadi semakin seru, diantaranya:

1. Attraction (Atraksi)

Produk yang menyediakan tiket masuk ke berbagai wahana rekreasi yang ada di dalam dan luar negeri, seperti Dufan, Trans Studio Bandung, Legoland, ataupun Disneyland. Keuntungan transaksi melalui produk ini, bisa membeli tiket masuk dari mana saja secara online, bebas antrian, karena ada fitur Easy Access. Datang ke wahana sudah dengan tiket.

2. Movies (Bioskop)

Memanfaatkan waktu luang dengan menonton film terbaru di bioskop terdekat, tentunya cukup dengan memesan tiket melalui aplikasi ini. Walaupun sedang melakukan traveling, film baru favorit yang sedang tayang di bioskop tidak boleh sampai terlewatkan. Kelebihan lainnya, bisa memilih nomor kursi secara fleksibel dengan metode pembayaran beragam.

3. Events (Acara/Event)

Menawarkan acara khusus, seperti pertunjukan teater, seni, konser musik, nonton langsung balap mobil F1 di tribun sirkuit. Melalui aplikasi ini ga perlu bingung lagi nyari tiket dan jadwalnya. Tinggal mempersiapkan budget-nya aja.

4. Entertainment (Hiburan)

Kalau ini menyediakan tiket untuk aktivitas seseruan bareng teman seperjalanan, misalnya ice skating, karoke, dan lain sebagainya. Ga ada lagi ceritanya liburan hanya diam dan bengong.

5. Sports (Olahraga)

Selama liburan ragu jadwal olahraga bakal acak? Tidak! Melalu fitur ini bisa memilih olahraga yang sesuai, mulai dari fitness, bela diri, wall climbing (ngerasain jadi Spiderman), berenang, atau hanya sekedar lompat-lompat di trampolin? Semua tinggal pilih.

6. Beauty & Spa (Spa dan Kecantikan)

Ga ada lagi ceritanya traveling sepertiku, โ€˜ga mandiโ€™. Kecantikan tetap bisa dirawat selama melakukan traveling. Fitur ini menawarkan layanan manicure pedicure, rias wajah, potong dan mengecat rambut. Bahkan pijat refleksi juga ada. Badan akan selalu terjaga kebugarannya selama melakukan perjalanan.

7. Playgrounds (Taman Bermain)

Xperience Traveloka Taman Bermain

Liburan bersama si kecil takut bikin bete dia? Ga perlu kuatir. Tinggal memilih playgrounds yang sesuai, karena diberikan rincian secara detail di wahana yang ditawarkan bisa ngapain aja. Tinggal pilih yang pas dengan minat si buah hati.

8. Transports (Transpostasi Lokal)

Transportasi untuk mengeksplorasi destinasi di tempat tujuan liburan jika tidak menggunakan jasa yang tepat, bisa kurang efesien. Jika di luar negeri yang moda transportasi umumnya sudah baik dan canggih, hanya butuh tiket elektronik, sangat bisa dibeli lewat aplikasi ini. Kalau di dalam negeri, tinggal pilih kendaraan untuk layanan antar jemput yang diinginkan.

9. Tours (Tur)

Ini sangat cocok dengan seperti kondisi yang ku alami dulu, ga punya ide mau ngapain. Semua bisa direncanakan mau tur ke destinasi pilihan yang mana. Takkan mengalami kebingungan lagi, tak takut lagi bakal ketinggalan jadwal keberangkatan bus, pesawat, kereta api. Pada fitur ini bisa pilih destinasi terdekat dalam kota. Waktu perjalanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

10. Travel Essentials (Pelengkap Travel)

Semua hal menyenangkan selama perjalanan itu tidak akan terwujud jika tidak ditunjang oleh akses komunikasi. Terutama akses ke jaringan internet. Fitur ini berisi sewa Wifi, jasa fotografer profesional. Kece ya.

11. Food & Drink (Makanan dan Minuman)

Perjalanan tanpa mencicipi makanan khas setempat terasa kurang lengkap. Tak perlu bingung milih mana yang benar asli daerah dan favorit. Semua ada. Fitur ini menawarkan voucher sebagai alat pembayaran untuk banyak toko dan restoran.

12. Classee & Workshops (Kursus dan Workshop)

Rekomendasi untuk kelas pengembangan diri, hobi, komunitas. Tinggal pilih mau kursus nari, melukis, masak, latihan menerbangkan pesawat juga tersedia. Ada kelas untuk anak-anak juga.

Itulah 12 produk dan layanan yang sangat beragam, serta bisa dimanfaatkan dengan maksimal saat melakukan traveling.

ยท Kenapa Harus Traveloka Xperience. Kelebihannya Apa?

Fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Traveloka tidak akan memberikanย  #XperienceSeru pada penggunanya, jika tidak memiliki kelebihan. Yang membuat aplikasi ini layak untuk direkomendasikan:

ยท Proses pemesanan cepat, praktis dan mudah.
ยท Metode pembayaran beragam.
ยท Customer service selalu standby 24/7.
ยท Tersedia dalam 6 pilihan bahasa.

Menjajal #XperienceSeru dengan Traveloka Xperience di Surakarta. Bye, Mati Gaya.

Menjajal #XperienceSeru Traveloka di Surakarta

Walaupun mengalami kejadian pertama yang kurang berkesan, tapi setelahnya aku sering berkunjung ke daerah Jawa Tengah, khususnya daerah Solo.Tapi semuanya mempunyai teman seperjalanan, alias ada guide lokal yang selalu mendampingi.

Berkaca dari pengalaman pertama saat balik dari Surakarta yang tidak sesuai rencana dan keinginan, jika sekarang ataupun nanti bertemu lagi dengan situasi yang mirip, maka aku akan membuat waktu menunggu itu menjadi sangat istimewa.

Aku akan menemukan ide untuk menyenangkan diri sendiri dengan membuka aplikasi Traveloka Xperience dan memilih fitur Atraksi dan Beauty & Spa.

Kemudian mencari destinasi wisata seru yang jaraknya paling dekat dengan tempat menginap. Dalam hal pengalaman tulisanku ini lokasi harus di sekitar terminal bus Tirtonadi.

Aku baca informasi detail yang ada di aplikasi, seperti jarak, di sana bisa ngapain aja, review dari pengunjung lain, detail lokasi, cara pemesanan tiket, dan status tiket (bisa atau tidak di-refund).

Setelah mendapatkan kamar terbaik di tempat menginap pilihan yang sesuai kantong, tentunya melalui aplikasi pemesanan tiket andalan Traveloka juga.

Maka, sebelum merebahkan diri untuk istirahat, aku akan ke tempat yang tiketnya sudah dipesan, untuk melakukan pijat dan spa dengan perawatan kesehatan di The Healing Touch Nakamura Pasar Legi.

Tempat pijat dan spa ini dipilih karena berjarak hanya sekitar 1,4 km dari area terminal Tirtonadi. Biayanya bisa hemat 40% dari harga normal. Sangat lumayan, bisa digunakan untuk kegiatan seseruan lain.

Setelah dipijat, tubuh akan kembali bugar dan tidur akan terasa nyenyak.

Keesokan harinya, aku bisa memanfaatkan waktu menunggu keberangkatan dengan berkunjung ke museum & galeri.

Pilihan ku jatuh pada The Heritage Palace. Jaraknya sekitar 7,1 km dan buka dari pukul 9.00-18.00.

Saat tulisan ini dibuat, harga tiketnya ada diskon 30%. Lumayan untung menggunakan pembelian melalui aplikasi ini ya.

Dari keterangan pada fitur, dijelaskan bahwa The Heritage Palace ini merupakan tempat wisata terbaru, dibangun di bekas bangunan Pabrik Gula Gembongan. Banyak spot foto menarik yang ditawarkan di dalam bangunan bergaya kolonial tersebut.

Setelah merasa cukup mengitari The Heritage Palace ini, aku tak perlu takut ketinggalan jadwal bus.

Penuh Warna Xperience Solo Traveling

Justru aku akan sangat menikmati perjalanan balik ke rumah dengan membawa semangat baru, menabung untuk mempersiapkan perjalanan dan pengalaman seru berikutnya โค .

Bagaimana dengan Kamu? Ada rencana membuat #XperienceSeru ke mana? ๐Ÿ˜‰ .

*****
Referensi:

  • Competition.c2live.com/kompetisi-blog-traveloka-xperience
  • Tekno.tempo.co/read/1213867/traveloka-siapkan-sub-brand-xperience-berisi-rekomendasi-wisata
  • Liputan6.com/lifestyle/read/3993635/traveloka-xperience-hadirkan-layanan-inspirasi-dalam-menemani-keseharian-anda

37 respons untuk โ€˜Solo Traveling, Bebas Mati Gaya di Penginapan Dengan Traveloka Xperienceโ€™

Tinggalkan Balasan ke @nurulrahma Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.