Yang Single Merapat, Jadi Jomblo Bahagia


Yang single mari merapat sini, menyatukan pendapat bahwa menjadi jomblo itu sangat membuat bahagia. Dunia terasa jauh lebih luas. Bukan hanya tentang kau dan aku, tapi tentang dan bersama mereka.

Jomblo, Single, Sosok Menyedihkan?

Siapa bilang. Itu hanya menurut mereka yang melihat dari ujung sedotan dan kaca mata tebal yang jarang pula dibersihkan.

Istilah jomblo alias yang masih sendiri, single, sering dikonotasikan oleh kids zaman now sebagai kondisi yang ngenes, perlu dikasihani, menderita atau kesepian akut.

Mereka yang masih jomblo dan malam minggunya bukan sama pacar sering dibilang pribadi yang tak laku-laku.

Lah, emang kamu dijual? Diobral? Dipajang kesana-kemari.
Enggakkan?

Kalau pacaran atau berpasangan hanya untuk menghilangkan atau menggugurkan imej laku itu doang dimata orang-orang, dijamin kamu tidak akan bahagia menjalaninya.

Zaman sekarang mah lakukan apa yang mau dilakukan karena memang ingin dan atas kemauan sendiri serta tidak merugikan diri, keluarga apalagi orang lain.

Jauh.

Buat apa gonta-ganti pacar atau pasangan. Biar dibilang sebagai penakluk wanita, atau wanita yang selalu bisa membuat para cowok bertekuk lutut?

Aih, label apa itu yang bakal disematkan ke diri yang masih muda, penuh kreativitas ini. Semua akan menjadi masa lalu dan kenangan dimasa mendatang.

Jangan sampai hal itu justru membuat tertuntuk malu dan menyesal dimasa mendatang.

Jomblo Bahagia

Kids zaman now, Jomblo Adalah Pilihan

Seharusnya, kamu yang jomblo atau yang belum pacaran pada zaman sekarang ini, itu merupakan sebuah keputusan yang dipilih dengan penuh kesadaran dan pertimbangan matang.

Katakan pada mereka yang masih saja nyinyir bahwa kamu ingin fokus meraih kesuksesan diri tanpa diganggu hal-hal lain yang bisa ‘merusak’ hati dan pikiran.

Bukan berarti kamu yang memilih single dalam menjalani hari-hari, harus benar-benar sendiri tanpa teman dan sahabat. Justru kamu harus memperluas pergaulan bersama orang-orang yang berpikir positif hingga selalu bisa menjadi motivasimu menggapai impian.

Dirimu tak perlu kata-kata penguat semangat untuk status jomblo demi memberitahu dunia bahwa kau bahagia dengan kejombloanmu itu. Tunjukkan saja dengan tindakan positif.

Bila tiba masanya kamu memutuskan memiliki seseorang yang kamu beri perhatian lebih diluar kedua orangtua dan keluarga inti, percayalah, akan banyak yang mau berada disampingmu. Karena kamu punya arah dan kerangka yang jelas untuk masa depanmu.

Jomblo, Single, Saatnya Genjot Prestasi & Kreativitas

Zaman sekarang, bukan hanya gosip yang beredar cepat dan viral, tetapi semua informasi bisa diakses dengan mudah dan cepat.

Jangan gadget hanya dipergunakan untuk menghabiskan quota dengan browsing yang ga jelas. Atau ngepoin mereka yang sibuk dengan pasangannya. Tidak semua yang terpampang di dunia maya akan seperti itu juga realita dunia nyata. Percayalah, sudah banyak rekayasa dan hasil editan dalam sebuah foto media sosial.

Sekali-sekali cobalah browsing kehidupan orang-orang sukses yang menjadi idolamu.

Tentunya yang kamu cari tahu bukan sebatas gaya hidupnya saat ini, akan tetapi proses yang dia lalui, hingga sampai ke titik yang membuatmu berdecak kagum itu.

Tinggal tiru dan modifikasi cara mereka menuju sukses sehingga pas dengan kondisi dan apa yang kamu ingin kuasai dengan terus belajar darimanapun ilmu itu bisa kamu serap. Secara sportif pastinya.

Jomblo Single Bahagia
Jika sibuk meng-upgrade diri, tidak akan ada waktu lagi memikirkan kamu masih single, jomblo, belum laku atau apalah.
Jika kamu sukses, terbiasa berteman dengan mereka yang tidak sibuk mempertanyakan apa yang dipunya dan tidak, tetap menjaga sensitivitas hati, kamu akan mempunyai kesempatan untuk menyeleksi mereka yang berminat menjadi pasanganmu.

Jomblo, Single, Masa-masa Bahagia dengan Diri Sendiri, Teman & Sahabat Dalam Melihat Dunia Yang Luas

Pernah dengarkan kalau dua orang yang sudah memutuskan terikat dalam sebuah komitmen, akan banyak aturan yang mengatur mereka saat terhubung dengan yang diluar mereka.

Otomatis langkah kaki, pandangan mereka akan terbatasi oleh dinding pembatas tak terlihat itu. Iya kalau keduanya sudah tidak plin plan dan berubah pikiran lagi. Lah, ini kan usia masih muda. Masih banyak yang ingin didatangi dan lihat.

Siapa bilang dunia akan mengejek mereka yang jomblo dan masih single? Masih single bukanlah dosa.

Justru pada saat-saat masih sendiri itulah kamu bisa membahagiakan diri sendiri. Have fun bersama teman-teman mengeksplorasi tempat-tempat yang belum pernah dilihat, menjelajahi luasnya dunia yang selama ini sudah sering dilihat di globe atau bola dunia. Ga perlu jauh-jauh dulu, mulai dari eksplorasi lingkungan tempat tinggal dulu aja.

Kamu akan merasakan keseruan yang tak akan kamu temukan saat jalan berdua dengan seseorang yang kamu sebut pacar atau kekasih.

Menurut mereka yang bijak, perjalanan akan membuat kita menemukan mereka yang benar-benar bisa dijadikan teman, sahabat dan bisa jadi calon teman hidup ❀ . Kalau sudah ketemu, langsung nikah aja, baru pacaran setelah dalam ikatan resmi itu. Kata mereka yang sudah menjalani, indahnya luar biasa.

Jomblo itu pilihan, tak mudah terkontaminasi lingkungan yang menuntut ini itu.

Jomblo itu saatnya tersenyum ke semua orang tanpa takut dilabrak karena dibilang main mata dengan yang lain.

Jomblo itu saatnya bisa berbuat baik pada siapapun tanpa ada yang menatap curiga bahwa sedang cari perhatian lain.

Jomblo itu bisa jalan dengan siapapun yang masih sendiri, tanpa mengkhawatirkan akan dibilang selingkuh.

Jomblo itu saatnya membuka mata dan hati dengan tenang pada semua perkenalan demi menemukan yang terbaik.

Jomblo itu saatnya mengenal lebih banyak kepribadian dan prilaku yang ditemui dalam perjalanan hidup.

Yakin kamu masih pada bilang kalo jomblo itu memalukan, hina, sering dipandang sebelah mata?

Selagi sehat dalam berpikir, bersikap dan tak menyimpang dari kodrat yang sudah dibawa dari lahir, nikmati masa-masa muda itu dengan berteman dengan semua kalangan.

Hidup jomblo bahagia karena pilihannya πŸ™‚ .

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s