Kata-Kata Penghibur Untuk Seorang Pengagum Dalam Diam


Kawans, kau yang sudah memasuki usia remaja dan mendadak memerlukan kata-kata penghibur bagi seseorang yang hanya bisa menjadi pengagum dalam diam. Karena kau mulai merasakan debar di dada yang tak kau mengerti saat melihat lawan jenis, yang tak kau akui bahwa kau tidak pernah dengan sengaja berniat memperhatikannya.

Atau, bagi kau yang mempunyai teman dekat yang diawali dengan perjanjian tidak akan melibatkan rasa selain rasa pertemanan yang tulus.

Tapi,, apa daya, waktu dan seringnya kebersamaan yang dilakukan sehari-hari membuat hati mu mulai bersuara, mendentingkan dawai hati dan melatunkan nada indah yang tak biasa.

kata-pengagum-dalam-diam

Kau tertegun, ragu, untuk memperjelas nada itu dengan memetiknya. Kau takut jika salah petik, jemarimu akan terluka atau dawainya akan patah dan tak bisa disambungkan lagi.

Kau belum siap harus tertatih lagi untuk mencari senar hatimu lagi agar bisa mendentingkan irama persahabatan dan pertemanan baru.

Jangan takut, kau masih sangat muda, harimu masih panjang, langkahmu baru dimulai. Kau masih akan bertemu banyak lawan jenis yang akan menyapa dan mampir di kehidupanmu.

Kenali denting yang menyebabkan debar dihatimu itu.

Jika saat ini dawai hatimu dan dia, dirasa lebih rentan akan petikan tajam yang tak disengaja, mending jalani semua dengan komitmen awal persahabatan.

Tapi, kalau kau benar yakin bahwa itu adalah denting cinta tulus yang akan memberimu semangat lebih dan menguatkan, beranilah mengungkapkan isi hatimu. Ambil kesempatan itu dengan semua konsekuensinya.

Tapi semua harus tetap dalam etika dan dogma yang berlaku.

Jika dia tetap memilih untuk tetap berteman, kau harus sigap menata hatimu. Karena jika rasa itu benar tulus adanya, kau sudah akan merasa cukup bahagia dengan melihat pendar dan senyum kebahagian dimata dan wajahnya.

Kau tak memerlukan hal lain kan?
Kau tak kehilangan apapun, tetap bisa melihat dia.

Kau tak harus selalu berjalan disisinya atas nama seorang kekasihkan? Kau cukup memperhatikannya dari jauh, sembari memperhatikan yang lain *tsaaahh*
Sapa tau ada juga yang sedang memperhatikan dan mengagumimu dalam diam.

Saat ini, jomblo itu pilihan bagi mereka yang tahu tujuan hidupnya. Banyak hal yang bisa kau lakukan. Banyak tempat yang bisa kau kunjungi tanpa harus berat meninggalkan seseorang kecuali untuk ayah bunda dan keluargamu.

Jomblo, muda, berprestasi, mandiri, tau harga diri, saat ini banyak diminati serius oleh mereka yang tak ingin membuang waktu dengan hubungan tak jelas.

Jalani hidup jomblo saat muda dengan bahagia.

Makanya, jika kau masih muda, sekolah, masih meraih mimpi, mengagumi dalam diam itu adalah sebuah energi positif.

Ga percaya? Simak untaian kata hatimu ini 😉

  • Dalam diam, kekaguman itu terasa agung dan menenggelamkan jiwa dengan rasa haus akan kepastian. Hari seakan diisi akan sebuah harapan keajaiban bahwa kau bisa memahami rasa yang ku isyaratkan dalam tatap dan sikap.

Baca juga : Untaian kata bagi yang sedang memendam rasa rindu cinta terlarang.

  • Dikejauhan aku selalu menatapmu, menikmati senyum yang terpancar diwajahmu. Aku tak berani melangkah mendekat, takut senyum itu akan menghilang dan aku kehilangan momen bahagia itu.
  • Aku sudah cukup bahagia dengan bisa mengetahui apa yang kau suka dan tidak. Mendengar gelak tawamu dikejauhan, sudah seperti musik penyemangat yang akan mengiringi langkahku menjalankan hari.
  • Hadirmu tak harus berupa fisik, kabar angin tentangmu sudah membuatku terlonjak bahagia dan hariku akan terlewati dengan seuntai senyum yang tak lepas dari bingkai wajah.
  • Kau tak kan pernah tahu, seberapa besar kekaguman diri ini akan sosokmu. Ingin ku rengkuh dan dekap, tapi tanganku tak mampu untuk meraihmu. Begitu banyak tangan-tangan lain yang memagarimu.
  • Bagi orang yang mengenalku, aku seperti sosok tak waras karena mengagumimu. Aku hanya tersenyum, karena rasa kagum itu justru menguatkan langkahku untuk sesegra mungkin meraih cita-cita agar berada di dalam kemapaman hidup sebagai pribadi.
  • Jika ada pepatah yang mengatakan bahwa aku seperti pungguk yang merindukan bulan karena mengagumimu dalam diam. Aku menguatkan diriku bahwa bagaimana bisa aku akan meraih bintang jika merindukan bulan aja salah?
  • Aku cukup jadi pengagummu dalam diam, sebab, jika itu nyata, aku akan terbakar hangus oleh rasa kagum itu. Dan itu, akan merugikanku.
  • Aku tahu, kekagumanku adalah kelemahan ku. Tapi, saat ini hidup harus dijalani dengan cerdas, kelemahan itu harus bisa ku ubah menjadi kekuatanku.
  • Seandainya kau sempat mendengar kabar burung bahwa aku pengagum setiamu, kau mungkin akan mengejekku. Tak masalah. Aku tak pernah dengan sengaja mengundang rasa itu hadir dihati, dan aku percaya, jika memang bukan untuk orang dan waktu yang tepat, rasa itu juga akan pergi dengan sendirinya. Dan nanti akan menjadi kisah yang akan membuat ku tertawa di masa depan.
  • Orang boleh beranggapan bahwa pengagum dalam diam itu adalah seorang pengecut. Aku tak sepakat. Tapi, dia adalah orang yang tau mengukur kemampuan dirinya tapi tak berdaya oleh rasa yang datang menyusup diam-diam.
  • Rasa dalam diam tapi jadi pemacu semangat, sangat jauh lebih baik dari cinta yang diumbar dengan kata-kata tapi penuh kebohongan dan basa-basi.
  • Memendam rasa bukan sebuah tanda tak mampu, tapi menyadari bahwa orang yang sedang dipilih hati saat ini bukanlah sosok yang tepat.

Bagaimana kawans, banyak hal yang bisa kau katakan pada dirimu untuk inspirasi atau penyemangat bahwa menjadi pengagum dalam diam itu adalah sebuah kemunduran. Asal, pinter menyikapinya.

Tetap semangat.

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s