Lonceng Cinta : Pragya Tahu Tanu Berbohong dan Abhi Diminta Untuk Bertanggung Jawab Atas Kehamilan Itu


Kawans, tulisan ini ditujukan bagi yang ga sempat nonton. Kalau yang udah tahu, abaikan saja. Dan sekali lagi, ini hanyalah cerita di dunia lain yang tentunya berbeda kebiasaan dan tradisinya. Tetap lah dengan apa yang menjadi panduan kebenaran dalam hidup yang diajarkan tetuamu. Hidup itu jangan dibuat ribet 🙂

Di episode Lonceng Cinta (Kumkum Bhagya) acara rame-rame untuk Purab Bulbul di rumah Abhi sebelumnya, Nikhil yang datang menemui Tanu agar diperkenalkan pada orang tua Tanu, malah di tolak sama Tanu. Nikhil sangat yakin bahwa bayi yang sedang dikandung Tanu itu adalah bayinya. Saat pasangan itu sedang adu argumentasi, Pragya masuk dan tentu saja mendengar semuanya.

Tanu dan Nikhil jadi cemas kalau Pragya akan membongkar kedok mereka pada Abhi.

lonceng-cinta-abhi-diminta-bertanggungjawab-atas-tanu

Orang tua Tanu meminta Abhi untuk memberikan jaminan pada Tanu bahwa ia akan dinikahi.

Abhi terlihat akan memasangkan cincin ke jari Tanu, tapi kemudian Pragya muncul dan menghentikan pertunangan itu. Pragya mengatakan bahwa pernikahan itu tidak boleh terjadi sebab Tanu hamil dengan orang lain, bukan dengan Abhi.

Tanu mengatakan Pragya bohong.
Pragya bersikeras bahwa dia mengatakan kebenaran, anak yang dikandung Tanu adalah anak Nikhil. Pragya punya bukti untuk semua ucapannya. Ia memanggil Nikhil.

Abhi terlihat bingung.
Pragya menegaskan bahwa Nikhil akan menyampaikan kebenaran. Nikhil mengatakan bahwa ia merupakan ayah dari bayi Tanu yang belum lahir.

Abhi minta kepastian Tanu, “kau mengandung anak Nikhil?”
Tanu ngeles bahwa itu tidak benar.
Abhi berkata bahwa jika Tanu benar, berarti Pragya yang berbohong. Mengapa ia berbohong? Abhi meminta Tanu untuk menjelaskan yang sebenarnya.

Tanu dengan terbata mengatakan bahwa Pragya mengatakan kebenaran, dan biarkan dia memberi penjelasannya.

Orang tua Tanu terkejut.
Abhi meminta Tanu untuk keluar.
Tanu memohon untuk diberi kesempatan menjelaskan semua. Dia bilang dia mencintai Abhi, dan memohon maaf.

Abhi menampar Tanu.

Tanu tersentak, ternyata semua itu hanya ilusi dari rasa takutnya.

Ibunya meminta Tanu untuk masuk ke dalam. Tanu berterima kasih pada Dewa bahwa semua yang ditakutkannya hanyalah mimpi, “aku pikir Abhi akan mengetahui kebenaran,” sambil masuk ruangan dengan lega.

Setelah semua berkumpul dalam ruangan, ayah Tanu meminta Abhi membuat cincin yang ia pergunakan sebagai jaminan. Ibu Tanu juga meminta Abhi untuk segera menikahi putrinya.

Abhi mengingatkan bahwa hari ini adalah hari bahagi adik iparnya dan meminta mereka untuk mempercayainya. Dia meminta diberi waktu untuk berpikir tentang pernikahan.

Ayah Tanu menegaskan bagaimana mereka mempercayai Abhi.

Pragya datang dan ikut mendengarkan.

Abhi meminta Tanu agar bisa membuat ayah dan ibunya mengerti. Ia meminta agar mereka tak memaksa, lainnya ia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ia mengatakan bahwa hubungannya saat ini dan Dadi (neneknya) penting baginya. Ia meminta Tanu untuk memutuskan apa yang penting baginya, tetap keras kepala pada mau orangtuanya atau kebahagiaannya.

Tanu terdiam dan berpikir, kenapa Abhi melakukan hal tersebut. Apa dia berubah pikiran?

Ayah Tanu nyahut kalau Tanu tidak tahu apa yang diinginkan Abhi.

Nikhil yang ikut mendengar bergumam, “ini baik, aku jadi punya waktu berpikir langkah selanjutnya.”

Abhi beranjak dan bergabung dengan semua untuk acara selanjutnya. Dadi, Jhanki, Beeji dan Sarla sedang menari dengan diiringi lagu Punjabi. Purab dan Abhi ikut menari. Pragya hanya melihat mereka menari.

Tanu mencoba membuat orang tuanya agar setuju menunggu hingga Abhi siap. Ayah Tanu marah dan mengatakan bahwa apa yang ia putuskan sudah final. Ayah Tanu mengatakan bahwa dia dan ibunya Tanu tidak akan mengubah keputusan, Abhi yang harus berubah.

Sementara itu Abhi dan Pragya melakukan tarian Bhangra dengan sangat romantis. Semua yang melihat sangat gembira.

Abhi dan Pragya sudah di kamar mereka. Abhi meminta tips pada Pragya saat lelah apa yang dilakukannya agar tetap santai. Pragya pun menunjukkan apa yang dilakukannya, “setiap kali aku merasa dibawah tekanan, aku melakukan ini dan berhasil,” sambil berbaring di lantai, menarik nafas panjang dan mengeluarkannya perlahan.

lonceng-cinta-pragya-mensupport-abhi

Pragya memegang tangan Abhi dan memintanya untuk berbaring juga dan mengikutinya. Mereka berbaring. Musik latar bermain. Mereka saling lihat satu sama lain.

Abhi mengatakan apa Pragya menyukai hal itu.
Pragya menjawab bahwa itu baik untuk nya. Semua yang terjadi pada hari ini akan terasa baik. Biarkan hal positif datang dan pikiran negatif pergi. Dia mengingatkan tentang ucapan orang tua Tanu dan bangkit. Ia tidak ingin membuat Abhi ingat hal itu, tetapi mereka tidak punya solusi untuk masalah ini.

Abhi mengatakan bahwa dia harus melakukan sesuatu.
Pragya memberi support agar Abhi meyakinkan orang tua Tanu untuk menunggu.
Abhi setuju dan meminta Pragya untuk segera tidur.

Pagi harinya, Pragya berdoa kepada Dewa untuk mengakhiri masalah Abhi sambil berpikir dia sangat baik.

Abhi bangun dan melihat Pragya sudah dengan kegiatannya, “mengapa kau bangun pagi.”

Pragya hanya menjawab, “ya” sambil meminta Abhi mengambil aarti, “silahkan.”

Abhi tetap mengatakan dia tidak percaya.
Pragya memintanya untuk berdiri selama 2 menit dan memberinya aarti. Dia menolak untuk diberikan tilak di jidatnya. Pragya membuat Abhi memakan prasad.

Abhi mencari sesuatu di bawah tempat tidur. Pragya akan ke kuil di rumah. Abhi mengambil sesuatu dan ke kamar mandi.

Dadi memarahi Abhi dan Pragya karena tidak memberitahu mereka bahwa orang tua Tanu datang untuk mencari seorang pria untuk Tanu.

Pragya jadi terdiam dan matanya berkaca-kaca.

Dadi kemudian tertawa dan mengatakan pada Pragya bahwa dia tidak marah. Ia mengatakan orang tua Tanu agar ia mencari laki-laki yang baik untuk putri mereka.

Sebuah kilas balik tampil, Tanu mengancam orang tuanya kalau ia akan buuh diri, jika orang tuanya mengatakan apa-apa pada Dadi tentang kehamilannya. Dia berpikir bahwa ia harus melakukan drama untuk membuat orangtuanya setuju, kemudia tersenyum.

Sementara itu, Purab dan Bulbul yang sudah mendekati hari bahagia mereka, sedang duduk berdekatan sambil berhadapan. Sharla, Beeji dan Jhanki masuk ruangan. Beeji pura-pura bertanya apa yang sedang terjadi.

Bulbul sigap memberi alasan bahwa matanya kelilipan dan Purab sedang memeriksanya. Purab memberikan alasan bahwa ia mampir untuk sarapan.

lonceng-cinta-bulbul-bahagia

Sarla meminta mereka untuk tidak melakukan hal itu hingga pernikahan terjadi, “aku akan membuat kau makan di rumah ini setelah kau menikah.” Mereka membuat Purab keluar.

Mitali datang ke kamar Aaliya. Aaliya memintanya memilihkan gaun. Mitali memilihkan. Aaliya memintanya untuk tetap disitu, “aku ingin terlihat berbeda di pernikahan Purab dan Bulbul dan ingin terlihat cantik.”
Spontan Mitali memeriksa suhu tubuhnya karena terkejut tentang perubahan prilaku Aaliya.

Aaliya mengatakan dia telah berubah, dan cinta adalah sebuah pengorbanan.
Mitali mana percaya dengan apa yang diucapkan Aaliya, dia justru berpikir bahwa mungkin Aaliya merencanakan sesuatu dan dia harus mencari tahu.

Dadi berbicara pada Sarla di telpon dan meminta dia mengundang tamunya juga. Sarla menjawab bahwa dia khawatir jika undangan terlalu banyak, walau Abhi akan menangani semuanya.

Beeji mengambil alih pembicaraan dan mengatakan bahwa Sarla tidak tahu pernikahan besar. Dia kemudian meminta Sarla dan Jhanki untuk pergi dan berbicara kepada Dadi.

Purab berpikir untuk bicara dengan Dadi dengan datang menemuinya.

Dadi sedang berbicara dengan Beeji dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan Beeji sudah benar, tidak membiarkan Purab bertemu dengan Bulbul.

Purab kesal.
Dadi mengatakan kalau Purab tidak akan mendekati Bulbul bahkan setelah 2 hari pernikahan. Kemudian ia bertanya, “kenapa kau datang?”
Purab ngeles kalau ia ingin bertemu Abhi.

Abhi mengatakan pada orang tua Tanu bahwa ia membutuhkan waktu. Ayah Tanu setuju. Pragya berkat Dewa.
Ayah Tanu juga memiliki keinginan dan meminta Tanu untuk ikut dengannya ke Delhi.
Tanu menolak.
Orang tua Tanu mengatakan bahwa mereka akan menjual properti di Delhi dan membutuhkan tanda tangannya. Setelah itu mereka akan pindah ke Mumbai.
Tanu tetap menolak untuk ikut.
Abhi meyakinkannya.
Ayah Tanu mengatakan bahwa mereka akan datang kembali dan membuatnya menikah dengan Tanu setelah pernikahan Bulbul, lain jika Dadi memutuskan tentang pernikahannya.

Sementara itu, Sarla bertanya pada Bulbul yang akan pergi diam-diam. Bulbul mengatakan bahwa ia akan bertemu Purab di pasar. Ibunya itu telah menolak untuk bertemu Purab dan memarahinya.
Sarla menjawab apa Bulbul pikir ia akan setuju. Ia meminta ponsel Bulbul. Bulbul tak punya pilihan dengan memberikan telponnya dan memeluk Sarla.

Dadi meminta Abhi untuk mengurus pengaturan termasuk katering. Pragya dan Abhi terlihat tegang.
Abhi berpikir bahwa hidupnya akan berakhir jika Dadi mengetahui tentang rahasinya. Ia bergumam, sekali Purab dan Bulbul menikah, semuanya akan selesai. Ia terus berpikir bagaimana membuat Dadi bisa mengerti bahwa Tanu yang hamil, bukan Pragya.

Abhi meminta Pragya untuk menjalani hidupnya dan pergi. Dia meminta Pragya pergi karena terbukti dia suami yang buruk di dunia. Pragya akan menghancurkan hidupnya.
Pragya mengatakan bahwa Abhi tidak tahu apa yang telah dilakukannya. Ia menikah dengan Abhi dan sama-sama stress. Abhi mengatakan baha ia takut kehilangannya.

lonceng-cinta-abhi-dan-pragya-diantara-pilihan

Pragya menegaskan bahwa ia tidak akan mendapatkan rasa hormat ketika ia harus meninggalkan rumah ini, tapi ia juga akan mendukung Abhi, untuk mendapatkan cinta Tanu. Dadi akan membancinya untuk tindakan itu, dan kau mengatakan bahwa aku harus berpikir tentang kebahagiaanku.

Pragya menangis.
Abhi mendekat dan minta ma’af. Dia tidak tahu apa yang telah terjadi padanya. Dia tidak lari dari masalah dan takut kehilangan Pragya.

Pragya menatap Abhi terkejut dan terbawa perasaan. Musik latar bermain.

Episode selanjutnya Pragya mengatakan akan salah jika Abhi menikah lagi.

Iklan

One response to “Lonceng Cinta : Pragya Tahu Tanu Berbohong dan Abhi Diminta Untuk Bertanggung Jawab Atas Kehamilan Itu

  1. Ping-balik: Lonceng Cinta : Abhi Pragya Saling Tidak Mau Kehilangan, Aaliya Mengambil Alih Posisi Bulbul di Ritual Pernikahan | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s