Mohabbatein Sinopsis : Ruhi Memberi Raman Sebagai Hadiah Untuk Ishita di Hari Ibu.


Episode Mohabbatein sebelumnya diceritakan bahwa Raman mengarang cerita cinta masa kuliah yang berhasil membuat Ishita cemburu. Dimana sebelumnya Ishita bercerita tentang mantan tunangannya. Tapi, sayangnya mereka berdua belum mengakui rasa yang sudah tumbuh dihati satu sama lain. Keduanya bertengkar lagi. Cerita lengkap dari kisahnya ada ditulisan ini, Mohabbatein Sinopsis : Raman Ishita Mulai Saling Cemburu, Getar-Getar Cinta Mulai Menyentuh Hati Mereka.

Raman dan Ishita terbungkus tirai. Raman memberitahu bahwa tangannya terjepit. Ishita juga mengatakan dia mengalami hal yang sama, ibu. Raman menatap Ishita, bagaimana untuk keluar sekarang, Sadhuram. Ishita balik nanya siapa Sadhuram. Raman mengatakan pencuri, kita bisa lepas dari ini saat semua orang datang. Ishita menunjukkan wajah ga enak, akan terlihat buruk. Raman cuek, kita tidak punya pilihan, tenanglah. Keluarga datang. Raman bilang  mereka datang.

Semua terkejut melihat Raman dan Ishita dalam posisi aneh begitu, “apa ini”
Romi nyahut kalau film Hollywood sedang berlangsung. Raman melototot, aku akan menamparmu. Cepat keluarkan kami, kami terjebak.
Tuan Bhalla bertanya bagaimana Raman dan Ishita masuk, kan dikunci dari luar. Mereka melihat krei  yang jatuh.

Ishita mengingatkan tangan Raman.
Romi mengatakan jika ia melihat Raman keluar dan mobil tidak ada. Raman menjelaskan bahwa mobil pergi ngisi bensin, aku kembali dan menerima telpon Tandon, sedang dia berada di kamar mandi. Romi mengucapkan maah, kau dapat masalah karena kami. Raman tak mempermasalahkan, dia bertanya acara makan malamnya dan apa Simmi baik-baik saja.

Tuan Bhalla memberitahu semua ok, sekarang ia sedang bicara dengan Pammi dan akan menyusul bersama Ruhi dan bayinya.
Raman diminta untuk istirahat. Raman dan Ishita keluar.

Tuan Bhalla bicara padaa istrinya kalau Raman dan Ishita sepertinya sedang ingin berdua, sehingga mereka tak menelpon mereka. Mereka jadi lebih dekat, ini hal baik.
Nyonya Toshi menginginkan anaknya Raman bahagia. Tuan Bhalla menenangkan istrinya tak usah khawatir, semua orang akan bahagia.

Parmeet bicara dengan dirinya dipenjara, apa yang Raman dan Ishita berpikir aku akan tetap dipenjara. Setelah aku keluar dari sini, maka,,
Ashok datang ke kantor polisi untuk masalah penipuan tanah. Mereka berdebat. Ia minta Inspektur memberikan doumen ke pengacaranya, inspektur bilang harus ikut prosedur. Ashok mengatakan semua terjadi karena Raman.

Ashok minta pengacara untuk membereskan, ia akan menelpon dan jalan ke area sel dan melihat Parmeet. Ashok berpikir bahwa ia merasa pernah melihat lelaki itu disuatu tempat, kemudian terbayang acara pesta holi sebelumnya. Ashok ingat, dia iparnya Raman, tapi apa yang dilakukannya disini.

Ashok mencari tau tentang masalah Parmeet pada inspektur. Inspektur menjelaskan bahwa Parmeet berusaha melecehkan istri Raman, Ishita.

Ashok kemudian menemui Parmeet. Parmeet langsung mengenali Ashok Khanna, musuh terbesar Raman. Ashok pun mengajukan penawaran, jika kau mau, aku bisa jadi temanmu. Kita memiliki musuh yang sama, pikirkan persahabatan denganku akan bisa menguntungkanmu atau tidak.

Raman dan Ishita ke kamar mereka. Tangan Raman terluka. Ishita meminta Raman duduk dan memperlihatkan lukanya. Raman menyodorkan lukanya. Ishita mengucapkan maaf, beri waktu dua menit, mulai mengobati luka Raman. Musik latar bermain.

Raman menatap Ishita. Ishita melihat Raman menatapnya, mereka saling kontak mata. Ishita terbayang saat Raman melakukan pertolongan pada lukanya. Musik Mohabbatein terus bermain dilatar.

Raman mengaduh kesakitan dan manggil ibu. Ishita bertanya apa yang terjadi. Nyonya Toshi datang dan bertanya apa yang terjadi juga.

Raman membuat Ishita malu dengan mengatakan telah membuat tangannya banyak mengeluarkan darah. Nyonya Toshi menegur Ishita. Raman mengatakan bahwa Ishita seorang dokter dan melakukan pertolongan pertama dan memintanya untuk melakukan dengan baik, bukan menambah luka. Nyonya Toshi meminta Ishita merawat Raman dengan benar, ia keluar. Ishita menutup pintu.

Ishita komplain ke Raman yang menyalahkannya didepan ibu mertuanya yang sudah kesal. Raman cuek, santai, aku hanya bercanda, kau tidak suka lelucon.
Ishita gondok, aku suka lelucon, tapi lihat tempat dan situasinya. Ia merasa punggungnya sakit.

Raman menanyakan apa yang terjadi pada Ishita dan minta diperlihatkan. Ishita bilang bukan apa-apa. Raman membuat Ishita duduk. Ishita bilang sepertinya keseleo. Raman bilang kau kan dokter, katakan padaku apa yang harus dilakukan saat keseleo. Raman meminta Ishita menyibakkan rambutnya. Ishita melakukan. Raman memijat pundak belakang Ishita. Dan Simmi datang karena mencemaskan Raman yang terluka. Simmi terkejut melihat keduanya begitu dekat.

Simmi bilang ia akan datang nanti, ia keluar. Simmi teringat kata-kata Raman dan berujar, apa yang kau pikirkan, kau merusak pernikahanku dan mendapatkan cinta Raman. Aku tidak akan membiarkan ini terjadi.

Tandon memberikan kejutan pada Trisha dengan datang ke India. Dia mengucapkan terima kasih pada Nyonya Madhu yang telah menjaga Trisha. Dia membawakan hadiah dan berterima kasih pada tuan Iyers.

Tandon menginginkan keduanya datang berkunjung ke rumahnya untuk acara Trisha. Dia memang tamu Raman tapi kini Trisha sekarang jadi putri mereka, jadi tidak boleh menolak. Mihir melihat wajah Mihika dan menjadi kesal.

Mohabbatein Ruhi Memberikan Raman Pada Ishita  sebagai Hadiah Hari Ibu

Raman dan Ishita datang untuk menyambut Tandon. Ishita melihat wajah Mihir yang kesal.

Tandon memuji Mihir dan mengatakan bahwa keluarga Iyers akan mengatur pernikahan Trisha. Ia menegaskan, Trisha sekarang Ishita sudah ada dan dia akan mengatur semuanya. Raman mengatakan ayah sudah melihat tempat, mereka akan pergi dan lihat dekorasinya. Raman dan Tandon kemudian berangkat ke kantor yang diikuti Mihir.

Ishita menemui Mihir disebuah restoran dan bertanya mengapa Mihir melakukan pertunangan ini. Mihir menjawab, kau tahu itu. Ishita menebaknya, untuk Raman, karena ia sudah banyak berbuat baik padamu. Aku tahu kau menyukai Mihika, maka mengapa kau lakukan ini.

Mihir beralasan, Raman selalu mengambil keputusan yang tepat dalam hidupku. Ishita mengingatkan bahwa Mihir yang akan menjalani kehidupannya. Mihir menjelaskan bahwa hidupnya adalah Raman. Pernah aku ceroboh dalam hidup, tapi Raman menuntunku kembali. Hidupku seperti ini karena dia, dia tidak akan mengambil keputusan salah untukku. Dia memintaku untuk menikah dengan Trisha, jadi aku sedang melakukannya. Aku tahu kau mengkhawatirkanku, tapi aku harap kau mengerti.

Klik untuk membaca Mohabbatein sinopsis episode Ruhi Memberi Raman Untuk Ishita sebagai hadiah.

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s