Mohabbatein Sinopsis : Raman Ishita Mulai Saling Cemburu, Getar-Getar Cinta Mulai Menyentuh Hati Mereka


Episode sebelumnya Raman berhasil mendapatkan bukti bahwa Ishita tidak seperti yang dituduhkan Parmeet. Raman berhasil mendengar pengakuan Sakira yang juga mengalami pelecehan. Parmeet akhirnya dikirim ke penjara oleh Bala. Cerita dari kisah lengkapnya baca di tulisan, Mohabbatein Sinopsis: Raman Membuktikan Ishita Tidak Bersalah Dalam Kasus Pelecehan Parmeet.

Nyonya Toshi datang menemui Simmi. Simmi yang diam dalam gelap meminta ibunya itu tidak menyalakan lampu. Simmi menangis dan bilang ga bisa tidur, hidupnya hancur, suaminya ditendang keluar rumah gara-gara wanita itu. Ia baru datang beberapa hari, tapi sudah menghancurkan hidupnya. Mereka telah mengalahkan Parmeet dan mengirimnya ke penjara. Tidak usah mengatakan apapun, semua orang melihat hidupku hancur.

Simmi marah pada ibunya, kita pembohong, mengapa kau menemuiku, pergilah ke Ishita. Kami sudah hancur.
Nyonya Toshi menenangkan Simmi untuk tidak bicara seperti itu. Ia bisa memahami rasa sakit Simmi. Ishita menantu, tapi Simmi putrinya. Jangan seperti itu, hayo kesini dan mari makan.

Simmi menolak, ia tidak bisa melihat wajah Ishita.
Nyonya Toshi mengingatkan bahwa rumah ini adalah rumahnya Simmi.

Simmi minta ditinggalkan sendiri, minta ibunya pergi. Nyonya Toshi keluar.
Simmi ngedumel, biarkan ia ada dalam kegelapan.
Nyonya Toshi menghentikan langkahnya dan mengatakan ia tidak akan makan jika Simmi tak mau makan.
Simmi dapat telpon dan agak kaget.

Tuan Bhalla menanyakan keadaannya. Nyonya Toshi mengatakan Simmi menangis terus, semua karena Ishita.
Tuan Bhalla heran, mengapa pula Ishita yang disalahkan, ia justru menyelamatkan Simmi.
Nyonya Toshi meradang, diselamatkan? Malah merusak rumah tangganya.
Raman nimbrung, merusak rumah tangganya? Parmeet itu orang jahat, ia mencabuli perempuan, bagaimana Simmi tinggal dengan orang seperti itu.

Mohabbatein Raman Ishita Mulai Saling Cemburu Dan Suka

Nyonya Toshi mengatakan Simmi tidak bisa berhenti mencintai suaminya itu dalam satu hari. Ia kemudian menegur Raman yang mengirim Parmeet ke penjara, bertindak sok pahlawan tanpa memikirkan Simmi. Kau juga melanggar batas seperti Ishita.

Raman memberitahu ibunya yang bicara batas. Ibunya seorang wanita tapi malah bicara seperti itu.
Simmi datang.
Nyonya Toshi memintanya makan. Raman juga menyuruh.
Simmi menolak, ia minta diberi waktu, sudahlah, ia akan keluar.
Nyonya Toshi ingin menemani. Simmi mengatakan ia akan pergi sendiri.
Tuan Bhalla meminta istrinya untuk membiarkan Simmi sendirian dulu, beri waktu untuk menghilangkan rasa sakitnya.
Simmi keluar.

Raman menyampaikan kekhawatirannya tentang Simmi, tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi.
Tuan Bhalla mengatakan jika hati Simmi hancur, tapi akan mengerti bahwa ia mencintai pria yang salah. Ia bangga pada Raman, telah melakukan hal yang benar, bawa Ishita kembali.

Raman balik bertanya, kemana dia pergi.
Romi nyahut kalo Ishita balik ke rumahnya akan ia jemput.
Tuan Bhalla meminta mereka menghormati Ishita yang juga terluka, dia mungkin tidak akan segera kembali. Kau menghukum Parmeet, tapi kau tidak beritahu kata cinta padanya.

Raman menunjukkan wajah sengaknya, ia melakukan semua untuknya, tapi tak dimengerti, wanita aneh, tak ngerti, biar aja dia berada disana di rumah ayahnya.

Tuan Bhalla mengatakan pada Romi bahwa Ishita tidak akan kembali jika dia yang jemput.
Romi berkeras ingin mencobanya.
Ishita mengatakan menyesal pada Romi. Ia merasa Raman melakukan hal yang benar, ia merasa baik. Tapi apa yang ia ucapkan pada Bala, aku mendengarnya.
Romi meminta Ishita untuk melupakan itu dan pulanglah.
Ishita memohon maaf, dia tidak bisa datang, ia meminta Romi kembali pulang.

Bala melihat ke Romi.
Romi mau mengemas tasnya dan mengatakan ia bakal tinggal di rumah Ishita untuk mendukungnya, tapi ia tidak bisa makan makanan keluarga Ishita, tak masalah, ia akan berkomitmen.

Raman merespon kalau ia akan menampar Romi, memintanya menghentikan kegilaan itu.
Romi malah minta Raman untuk pergi dan membawa Ishita pulang.
Raman bilang tak bisa melakukan apa-apa lagi, udah cukup banyak.
Tuan Bhalla minta Raman untuk meminta maaf pada Ishita dan membawanya pulang.
Raman mengatakan tidak, ia berkeras tidak mau pergi.

Tuan Bhalla mengatakan apa menurut Raman Ishita akan pulang sendiri, ia akan pergi untuk menjemputnya.
Raman merasa ga enak, apa ini.
Romi kembali ke kamarnya.

Ishita bilang pada ayah mertuanya untuk tidak melakukan hal tersebut.

Tuan Bhalla meminta maaf pada Ishita, juga atas nama Raman. Raman telah menyakiti hati Ishita. Keluarganya minta dipahami dan mendukung Ishita sebagai putri dan menantu keluarganya.

Nyonya Madhu nyelutuk, “kau diam saat dia disalahkan. Kami tidak bisa memaafkanmu. Apa kau pikir dia akan lupa.”
Tuan Bhalla bilang itu rumah Ishita.
Nyonya Madhu berkeras bahwa Ishita tidak akan pergi.
Tuan Iyers minta istrinya masuk ke dalam.
Ishita menyampaikan pendapatnya, ia merasa sulit untuk kembali ke rumah keluarga Bhalla. Ia bingung mengatakan pada semuanya. Raman mengatakan bahwa ia melakukan keadilan untuk Ishita, tapi keluarga Simmi hancur.

Tuan Bhalla mengerti Ishita memikirkan orang lain, tapi ia ga boleh malu, yang malu keluarganya.
Ishita meminta maaf tidak bisa memenuhi keinginan ayah mertuanya.

Ruhi dan Shravan bertengkar.
Shrapan bilang Raman dan Ishita bertengkar hingga Ishita tinggal di rumah ibunya.
Ruhi tak percaya dan mengatakan Shravan pembohong. Ayahnya tidak akan melakukan hal itu. Ia akan meminta pada ayahnya. Ia pun keluar.

Raman marah karena Ishita tidak mendengar ayahnya dan menghinanya dengan tidak mau kembali.

Tuan Bhalla membela sikap Ishita dan tidak tersinggung dengan penolakan Ishita itu, memang seharusnya seperti itu.

Ruhi meminta Raman menjemput Ishita karena ayahnya itu telah menendang Ishita keluar rumah. Shravan mengatakan kalau ayahnya itu buruk.

Raman mengatakan pada Ruhi itu tidak benar, Shravan pembohong.
Ruhi meminta Raman pergi, ia benar-benar marah. Ruhi minta kakeknya untuk memarahi ayahnya itu.

Tuan Bhalla mengatakan bahwa Ishita tersinggung.
Romi juga memberikan pendapatnya bahwa Ishita akan pulang jika Raman meminta maaf.
Ruhi juga urun rembuk bahwa wanita menginginkan perhatian dan meminta ayahnya untuk pergi dan membawa ibunya kembali.
Raman akhirnya setuju dan pergi menemui Ishita.

Klik Untuk Membaca Mohabbatein Sinopsis Raman Ishita Mulai Saling Cemburu

Iklan

One response to “Mohabbatein Sinopsis : Raman Ishita Mulai Saling Cemburu, Getar-Getar Cinta Mulai Menyentuh Hati Mereka

  1. Ping-balik: Mohabbatein Sinopsis : Ruhi Memberi Raman Sebagai Hadiah Untuk Ishita di Hari Ibu. | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s