Uttaran: Episode Akash Membuktikan Cinta, Menjadi Pelayan di Rumah Keluarga Meethi. Mukhta-Vishnu Saling Suka


Meethi cuek, “pelayan baru kita bisa melakukan apa saja. Dia bisa melakukan yang ajaib, benar Akash? Hanya ingat satu hal, satu kesalahanmu, kau keluar!”
Jogi menatap Mukhta.
Meethi terus bicara, “dia akan mendapatkan apa yang telah ia lakukan padaku. Kau hanya memiliki waktu 3 jam untuk mempersiapkan ulang tahunku.”
Akash mengangguk setuju.
Meethi mencemooh, “aku harap yang terbaik ruan Akash Chatterjee.”
Akash pun beranjak.

Di dapur, Akash menggelar buku masak terpisah, sesuai menu. Mukhta memberinya nomer telpon hotel untuk memesan dari sana, “kau bisa memberi isyaratku jika kau membutuhkan bantuanku.”

Akash bertanya pada Mukhta apa Meethi menginginkannya memilih jalan yang salah. Aku telah belajar cara yang sulit untuk berjalan di arah yang tepat. Aku telah menipunya sekali, tidak akan mengulanginya lagi sekarang. Biarkan dia mencoba sebisa yang dia inginkan untuk melemparku keluar dari rumah ini, tetapi jika dia keras kepala maka aku juga keras kepala. Aku tidak akan pergi tanpa dia. Aku akan memasak semuanya sendiri.

Mukhta mengingatkan Vishnu untuk kadang perlu bersikap praktis dalam hidup, yang tidak ada pilihan lain. Mukhta menaroh kertas di dinding, “kau bisa menghubungi nomer ini jika diperlukan.”

Akash tetap bersikeras bahwa mereka perlu nomer itu setelah ia memasak semua makanan hari ini.
Mukhta tersenyum saat mau kembali ke dalam.
Akash mengatakan untuk tidak khawatir, semuanya akan tepat waktu, dan lezat juga.
Mukhta keluar dan bilang semoga beruntung.

Akash melihat jam tangan, memasang celemek, ikat kepala, berdoa pada dewa dan mulai bekerja.
Akash bicara pada dirinya sendiri, “aku akan memasak makanan sehingga setiap orang tercengang. Tidak mudah untuk mengusirku keluar dari rumah ini Meethi.”
Ucapan Akash terhenti saat ia mencium sesuatu, kemudian memeriksa kari.

Meethi duduk di sofa, bertanya tentang minuman dingin. Akash menghampiri dengan baki.
Tapasya dan Vishnu memperhatikan.
Akash hendak balik ke dapur, tapi Meethi dengan sengaja menjatuhkan gelasnya ke lantai.
Semua menatapnya kaget.
Meethi mengatakan pada Akash untuk segera membersihkan lantai.

Akash mengerti niat Meethi, ia setuju untuk segera membereskannya, membungkuk di depan Meethi dan membersihkan lantai. Yang lain memperhatikan. Selesai, Akash balik ke dapur.
Tapasya membathin, “hari ini akan menjadi ujian yang nyata. Bagaimana dia akan membuat begitu banyak makanan dengan waktu terbatas? Meethi telah mengambi keputusan bijak sekarang, kita harus tunggu dan lihat.”

Di dapur, Akash baru menyadari ada sesuatu di microwave. Dia bergegas untuk membukanya dan menemukan bahwa kue bukan lah kue sekarang, apa yang harus dilakukan sekarang, aku telah gagal tes cinta ini! Waktu tersisa hanya setengah jam.

Akash ngedeprok di lantai dengan kue tak jadi di depannya. Dia masih bengong saat Mukhta datang menanyakan apakah semua sudah di atur. Tak ada respon, Mukhta menemukan Akash duduk di lantai, ia membungkuk di sampingnya, memperhatikan kue.

Akash bersuara, “aku telah gagal.”
Mukhta mengatakan untuk tak khawatir, ia akan melakukan sesuatu. Tak mungkin akan membuat kue dalam waktu singkat ini.
Akash mengatakan mungkin, semua memiliki cara, pasti akan ada cara lain juga untuk membuat kue. Ia telah membaca resep dimana seseorang bisa membuat kue dalam waktu setengah jam. Akash mulai bekerja dan mencari resep. Mukhta memperhatikan.

Mukhta kemudian menghubungi hotel untuk memesan kue blueberry keju.
Akash kaget.
Mukhta berpesan di telpon untuk tidak menelpon balik karena ini merupakan pesta ulang tahun kejutan. Mereka dapat menelponnya di nomer yang sama. Pesanan sudah datang dalam 30 menit.

Akash mempertanyakannya, “ini salah. Meethi telah mengatakan padaku bahwa aku melakukan semua yang dia minta dalam waktu 23 hari ini. Aku harus membuatnya. Kau membatalkan kue, aku akan memanggangnya.”
Mukhta mengatakan untuk tidak khawatir tentang kue, “kau telah memasak yang lain, jangan khawatir, semua akan baik-baik saja.”

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.