Uttaran: Episode Akash Membuktikan Cinta, Menjadi Pelayan di Rumah Keluarga Meethi. Mukhta-Vishnu Saling Suka


Tapasya mengatakan bahwa itu keputusan Meethi. Yang lain tidak senang, kami terpaksa menyetujuinya. Kesulitan tidak akan berkurang dengan adanya dia disini sekarang. Kau juga melakukan kebaikan padanya dengan menebusnya dari penjara.

Rathore tetap mengedepankan logikanya, mengapa aku berpihak? Aku juga belum memaafkannya untuk banyak hal. Aku melihat cinta dimata Meethi dan penebusan dosa dalam prilaku Akash. Aku melakukan apa yang ku rasa benar. Lagian aku keras kepala. Aku tidak menedengarkan orang setelah memutuskan sesuatu.
Tapasya juga mengingatkan bahwa dia juga memutuskan sesuatu yang tidak mendengar siapapun termasuk tuan keras kepala.

Meethi juga berkeras meminta Jogi mengusi Akash keluar, “aku tahu dia hanya akan mendengarkan kakek saja.”
Jogi juga meyakinkan Meethi bahwa ia melakukan apa yang tepat untuk Meethi. Ia hanya memutuskan yang baik untuk Meethi. Jogi ingin Akash tinggal di rumah selama 23 hari. Entah dia akan benar-benar membuktikan ia sungguh-sungguh mencintai Meethi atau sebaliknya Meethi akan membuktikan bahwa ia tidak mencintai Akash.

Akash yang datang untuk memberikan obat untuk Jogi sengaja mendengar obrolan itu. Jogi dan Meethi memperhatikannya.

Akash menaroh nampan berisi obat dan air di atas meja sesuai permintaan Jogi. Akash mengatakan bahwa ia akan membuktikan ucapannya karena Jogi sudah mempercayainya.

Meethi nyahut, “kau bicara dengan keyakinan atau kesombongan. Hati-hati atau mungkin membuktikan bahwa kami salah dalam memberikan kau kesempatan ini.”
Akash tersenyum, “itu tidak mungkin,, karena aku memiliki berkah tetua bersamaku,, kakek.”

Jogi membenarkan ucapan Akash bahwa itu keliru. Jika mengambil kata-katanya sebagai berkah itu berbeda, tetapi jangan berpikir bahwa ia memihak Akash seperti Rathore. Jogi memberikan 23 hari waktu untuk membuktikan apa yang ingin dibuktikan Akash. Tapi Akash tidak boleh lupa bahwa keputusan akhir ada pada Meethi. Tetua tidak akan memaksakan keputusannya.

Akash mengangguk setuju dan mengucapkan terima kasih.
Meethi membathin, “sekarang kau akan memahami perbedaan dua keluarga. Keluargaku hanya tahu bagaimana mencintai sementara kau hanya tahu bagaimana membenci!”

Tengah malam, Meethi masih tidak bisa tidur. Ia bangun untuk mengambil minum buat dirinya saat ia berhenti untuk melihat keluar jendela kamarnya. Ia melihat seseorang pergi keluar rumah diam-diam. Meethi bertanya-tanya siapa yang mengendap itu.

Akash ternyata melihat sekeliling, memastikan tidak ada yang memperhatikannya. Meethi bersembunyi. Akash keluar dengan menutup kepalanya. Meethi mengawasi sambil bertanya-tanya mau kemana ia keluar jam segini. Baguslah dia pergi, ia bisa senang.

Keesokan paginya, Akash mengetuk kamar Meethi untuk membangunkannya, “Princess Dewi Meethi.”
Meethi bangkit dengan bingung dan ingat bahwa ia meninggalkan rumah kemarin, “kau disini?”

Akash nyahut, “siapa lagi yang akan berada disini kecuali hambamu. Aku disini selama 23 hari dan aku akan membuatmu mengakui cintaku. Mau pergi kemana aku?”

Meethi semakin bingung, “tapi kau.”
Akash tersenyum sumringah, “kau memikirkanku?”
Meethi meminta Akash untuk menaroh teh kemudian pergi. Akash yang memegang cangkir teh ditangannya terus menatap Meethi. Meethi kembali memberitahu untuk meninggalkan ruangannya. Akash keluar, “kau berpikir tentang aku juga”
Sementara Meethi membathin, “jika dia kemarin malam tidak kabur, lalu dia pergi kemana. Aku harus mencari tahu rahasia itu.”

Malam harinya, Meethi dan Jogi mengawasi Akash yang berangkat keluar rumah. Meethi mengatakan bahwa kemarin ia juga melihatnya pergi. Ia pasti sedang menyusun rencana baru. Jogi mengingatkan Meethi untuk tak khawatir. Ia akan mengetahuinya. Jogi kemudian juga pergi. Meethi senang karena akan mencari tahu kemana Akash pergi.

Jogi kemudian mengikuti Akash. Diperlihatkan Akash melakukan pekerjaan pengelasan. Jogi memperhatikan jam tangannya dari luar gedung Akash bekerja, “apa yang akan ia dapatkan dengan bekerja di sini larut malam?”
Akash masih bekerja di beberapa bengkel memperbaiki mobil saat telpon Jogi berbunyi.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.