Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Akash Masih Dalam Dilema, Mengantar Meethi Dalam Perjalanan Pulang


Dalam perjalanan dari Aatishgarh, Akash lagi-lagi bertanya apa Meethi takut. Meethi pun kembali menjawab, “kau disini, penyelamatku, bahkan tidak ada yang bisa memikirkan untuk menyentuh atau mencelakaiku ketika Vishnuku bersamaku.”
Akash memeluknya, kembali kilas balik pesan Maiyya, membawanya ke hutan dan membunuhnya. Kebencian dalam dirinya akan berkobar.

Meethi yang dipelukan Akash bertanya, kenapa jantung Akash berdetak begitu cepat, apa ia menakutkan sesuatu. Akash neglesh tidak ada apa-apa. Ia hanya takut tidak menemukan jalan yang benar. Jika ia ada kesempatan, ia takut apa ia dapat melakukannya.” Akash kemudian bertanya apa mereka bisa melanjutkan perjalanan ke depan.

Meethi mengangguk, tapi melihat beberapa bunga, ia bergegas memetiknya. Akash bersuara agar mengikutinya di belakang, tapi Meethi terus melangkah ke arah bunga yang dilihatnya.

Ucapan Maiyya terus bergema dikepala Akash, “siapa yang igin hidup, ibu atau putri ichcha? Jangan lupa tujuanmu. Kirim Meethi ke ibunya”
Akash mengeluarkan belati yang sudah dipersiapkannya dan menatapnya, belum membuat keputusan saat ia mendengar Meethi berteriak kesakitan.

Akash menyimpan belati kembali, bergegas ke tempat Meethi, merangkul dan menuntunnya. Meethi terluka oleh duri. Akash menatapnya yang kesakitan sambil mencabut duri. Meethi menangis menahan sakit, sambil terus menatap Akash.

Meethi menyadari bahwa Vishnunya terlihat lebih sakit daripadanya. Dia tersenyum, semua sakit dilukanya hilang saat disentuh Vishnu.
Dengan manja Meethi mengatakan jika Vishnu merawatnya seperti ini, maka ia siap untuk berjalan di duri sepanjang hidupnya.
Akash menatapnya kaget, terus menatap Meethi dengan sedih.

Tiba-tiba, sisi jahat Akash muncul, tertawa menyindir, “Benarkah. Yang datang untuk membunuhmu malah menyelamatkannya? Wow!”

Sisi baik juga muncul, memujinya karena sudah melakukan hal yang benar. Ia sudah berjalan di jalan yang benar sekarang.

Sisi jahat tak tinggal diam, “bertentangan dengan ibumu. Jika kau berpikir tentang Meethi dan cintanya, maka apa yang akan terjadi pada Maiyya. Kau tahu, hanya darah Meethi yang akan melegakan hatinya. Pergi dan akhiri permainan ini sekarang. Jika kau tidak membunuh Meethi maka kau akan kehilangan Maiyya.”

Sisi baik mengingatkan bahwa Meethi tidak bersalah. Kau tahu bahwa kau tidak bisa menyakitinya. Dia mencintaimu dan kau mencintainya juga. Dia mempercayaimu begitu banyak, maka bagaimana kau bisa melakukan ini.

Sisi jahat mengompori untuk mengambil belati dan akhiri hidup Meethi segera.
Sisi baik mengingatkan bahwa Akash tidak bisa melakukannya karena begitu mencintainya.

Akash tersadar dari lamunannya saat mendengar suara Meethi, “aku tidak terluka banyak hingga kau harus meneteskan air mata dan mulai berkeringat juga. Putrimu baik-baik saja.” Akash menyeka keringatnya, Meethi menyeka airmatanya. Mereka harus pergi sekarang.

Di Aatishgarh, Kajri mengkhawatirkan Meethi, bertanya-tanya bagaimana menyelamatkan Meethi sekarang. Ia bahkan tidak tahu sampai dimana mereka sekarang. Ia mendengar Gomti dan Pavitra berbicara, ia memutuskan untuk mendengarkan.

Pavitra menghubungkan pesawat telpon. Ia meminta Gomti untuk memeriksa, apa nyambung. Dia berkata tidak. Mereka berdua kemudian pergi. Kajri dengan hati-hati berjalan, kemudian mendial nomer yang barusan ditelpon, berada diluar jangkauan.

Kajri bertanya-tanya cara untuk memberitahukan, apa yang dilakukan iparnya. Berharap Meethi tidak dalam bahaya.

Dalam perjalanan dari Aatishgarh, Akash dan Meethi sedang berjalan sambil berpegangan tangan dan saling memandang.

Di kediaman Thakur, Rtahore terkenang pernikahan Meethi. Bagaimana Mukhta mencoba untuk membuktikan pada semua orang bahwa dia benar. Orang itu bukan Vishnu, tapi penipu. Tapasya malah menamparnya.

Tapasya terbangun sambil memanggil-manggil Meethi. Rathore bergegas menghampiri, membantunya berdiri, dan bertanya apa Tapasya mimpi buruk.

Tapasya mengangguk, “aku tidak tahu dimana dia sekarang. Kemana Vishnua akan membawanya, aku melihat mimpi yang sama dimana Meethi dalam masalah.”

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan