Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Tapasya Tahu Pendonor Jantungnya, Akash Bimbang Dengan Tugas Balas Dendamnya


Kawans yang masih penasaran dengan serial Uttaran, mari dilanjutkan sinopsis detail episode setelah Ichcha meninggal dan Meethi masih dalam suasana bulan madu yang ‘tak biasa’ di rumah keluarga suaminya.

Untuk detail sebelumnya, baca ditulisan, Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Pencarian Meethi, Percobaan Pembunuhan & Akash Yang Mulai Merasakan Cinta.

Di Aatishgarh, Akash yang terpana sesaat dengan analisa Kajri, mengatakan bahwa apapun yang dikatakan oleh Kajri adalah kesalah pasahaman Kajri. Dia tidak mencintai Meethi. Akash mengatakan semua itu sambil melihat ke arah lain. Kajri meminta Akash, sampai kapan kau akan berbohong pada dirimu sendiri. Kau harus terima kebenaran dalam beberapa hari.

Uttaran Episode Setelah Kematian Ichcha Pencarian Meethi Akash Bimbang Dengan Balas Dendam

Tiba-tiba Pavitra menyela obrolan mereka, “apa yang kau coba ajarkan padanya?” Kajri kaget dan langsung ngelesh, “rasa nyeri Meethi bisa meningkat.”
Pavitra justru berharap jika sakit luka Meethi bertambah parah itu akan sangat membahagiakan keluarga mereka. Anak yang pinter.

Akash tidak punya pilihan selain mengangguk, ia mengambil kadha dan meninggalkan dapur. Kajri senang, sementara berpikir tentang Akash.

Akash masuk kamar dan mendapati Meethi masih tidur nyenyak. Akash ingat lagi ucapan Meethi tentang mama ji (Agarth) “Jika terjadi sesuatu dengan Vishnu maka aku akan merawatnya. Dan aku bisa bertaruh jika sesuatu terjadi padaku, dia akan mengurusku.” Akash menatap Meethi sedih, kemudian membelai kepala Meethi yang juga terluka.

Sementara Meethi seperti berbicara dalam mimpinya, “jangan takut. Vishnu ada bersamaku.”
Akash menepuk kepala Meethi lembut untuk membangunkannya. Meethi menatapnya dan tersenyum manis. Dia coba untuk bangun tapi mengaduh.

Akash mengucapkan selamat pagi, mengatur bantal dibelakang punggung Meethi agar bisa duduk dengan nyaman.
Meethi memberitau, “ma dalam mimpiku. Dia sangat takut melihatku terluka dan terus bertanya padaku bagaimana dan mengapa. Aku mengatakan padanya untuk tidak takut karena Vishnu ada bersamaku.” Akash kaget.

Akash menyuapi kadha di tangannya. Meethi merasakan pahit. Akash memberitau itu akan mempercepat kesembuhan lukanya. Meethi tersenyum karena Akash merawatnya dengan baik, “kau tau, aku selalu bermimpi bahwa suamiku membawa teh pagiku. Setidaknya ia mulai dengan kadha. Tidak buruk.” Mengangguk, tersenyum, “hanya bercanda.”

Meethi melihat Akash ternyata tidak memperhatikan dan bertanya. Akash mengatakan kalau punya beberapa pekerjaan penting, dia sedang bersiap. Dia akan segera kembali. Meethi membalas, harus kembali cepat, aku mencintaimu. Meethi tersenyum, Akash keluar dengan terburu.

Inspektur polisi, Jogi dan Rathore sudah mencapai warnet. Inspektur polisi menunjukkan foto pernikahan Vishnu dan Meethi pada penjaga warnet. Si penjaga warnet mengenali Vishnu. Rathore meminta fotocopi ID Vishnu untuk verifikasi. Si pemilik warnet tertawa dengan prosedur seperti itu akan diterapkan di desa sepertinya. Inspektur polisi menggampar penjaga warnet, memerintahkan untuk ke depannya harus memeriksa ID pelanggannya. Penjaga warnet setuju.

Penjaga warnet kemudian memberi informasi bahwa ada 4 desa di sekitarnya, Shaktigarh, Vrindagarh, Phoolgarh dan Aatishgarh. Inspektur mengarahkan anak buahnya ke tiga desa pertama.

Penjaga warnet juga memberitau bahwa hanya ada satu kediaman besar di Aatishgarh, dan penduduknya buta huruf, tak aga gunanya kesana. Rathore justru menegaskan agar polisi mencari di tiga desa itu, ia dan Jogi yang akan ke Aatishgarh. Dia tidak mau kehilangan kesempatan apapun. Dia dan polisi saling berpesan jika ada perkembangan akan saling menginformasikan, kemudian semuanya menyebar ke desa yang dituju masing-masing.

Di rumah sakit Mumbay, dr Murthy memeriksa Tapasya, “kau akan cepat sembuh, sekarang kau harus mencoba untuk terapi jalan secara perlahan. Kau akan segera mendapatkan rasa percaya diri kembali. Aku mengerti akan sulit melupakan operasi, tapi kau kuat.” Tapasya tersenyum. Divya, Nani dan Rohini mendesak Tapasya agar coba berjalan.

Tapasya bangun dengan menahan sakit, coba berjalan satu dua langkah. Nani pun mengatakan cukup dan meminta Tapasya untuk istirahat karena masih lemah.

Damini duduk di luar, mengenang masa lalu yang dihabiskan bersama Ichcha. Dia harus meninggalkan masa lalu dan memikirkan masa depan sekarang, “lihat, Ichcha, kau senang.” Air mata Damini mengalir.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

9 responses to “Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Tapasya Tahu Pendonor Jantungnya, Akash Bimbang Dengan Tugas Balas Dendamnya

  1. Kalau pas masuk sore kayak gini, kan gak bisa lihat tu..
    enaknya ya lihat sinopsis kayak gini, se enggaknya tidak ketinggalan alur ceritanya
    maksih udah posting gan

    Suka

  2. Kak, perjalanan cinta meethi dan wisnu (akash) Akhirnya gimana? Ayo dong…di posting Lagi yang lebih panjang…Penasaran nih…😀
    Suka banget acting Tina Dutta vs Mrunal Jain…chemistry-nya dapet😬😬😬

    Suka

    • Episode setelah ini, Akash masih berkutat dengan suara hati, antara cinta atau ibu,,
      Mereka sempat ke perkampungan gipsi di hutan tersebut, diramal, dan Akash marah pada Meethi yang begitu semangat ingin tau ramalan tentang Akash. Akash sempat di gigit ular, Meethi yang sudah naik bus, ga mau pulang sendirian, turun lagi dan menyelamatkan Akash, duanya pingsan krn racun ular. Meethi dibawa kembali oleh Akash yg sudah siuman ke gipsi wanita yg sebelumnya meramal.

      Suka

  3. Kak, Aku udah baca sampai yang Wisnu minta waktu 23 Hari untuk jd pembantu di rumah keluarga Thakur membuktikan kalau Meethi masih mencintainya…Jauh ya…hehehhe…Nah setelah itu penasaran banget kelanjutannya..Nyari2 belum dapet juga sinopsis yg sampe situ…Kakak Kasih dong…Please😊

    Suka

  4. Menurut saya film in I sanggat bagus… tapi kalau bisa jangan berbelit” alur cerita nya… jdi Ngak menarik nantinya…

    Suka

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s