Serial Bollywood

Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Pencarian Meethi, Percobaan Pembunuhan & Akash Yang Mulai Merasakan Cinta


Meethi masih bicara, “sumpah pernikahan itu benar. Kau lebih tetua dariku. Harusnya kau yahu lebih baik dariku, bagaimana bisa kau melakukan ini? Kau hanya mengatakan bahwa anak perempuan menantu diperlakukan sebagai seorang putri. Dia istrimu makanya dia disini. Tuhan membalas, jika kau sakit esok, jangan pikir mami tidak merawatmu. jika Vishnu sakit, tidak diragukan lagi aku akan merawatnya. Meninggalkan semua jika terjadi sesuatu denganku, maka aku berani bertaruh bahwa Vishnu akan mengurusku.”

Akash masih menyaksikan semua dari koridor atas.
Meethi masih bicara, “apapun yang terjadi denganku atau alasan apapun, ia tidak akan pernah mengunciku di kamar! Aku percaya dia sepenuhnya. Kau tau mama ji, sebelum pernikahan aku telah berjanji pada Ma ku bahwa akan menjaga suamiku dengan sebaik-baiknya. Semus yang berhubungan dengannya menjadi milikku juga. Aku akan mengurus mami ji. Aku harus pergi dan memberikan sarapannya.”

Nirbhay melirik Agarth, mau melangkah menghalagi Meethi. Agarth menahannya. Akash masih memperhatikan secara diam-diam dari atas. Meethi hanya berkata, “jeth ji / kakak ipar”, pada Nirbhay agar memberinya jalan, “jika kau coba menghentikanku lagi, aku akan langsung ke kantor polisi dan mengajukan keluhan terhadapmu. Aku tidak akan takut, bahkan akan melakukan detik ini juga.”

Agarth menatap Meethi dengan heran. Meethi melangkah ke lantai atas untuk memberikan makanan pada mami ji. Akash berlalu, meninggalkan kamar.

Agarth meminta Nirbhay untuk tenang. Nirbhay meradang, “tidak lagi. Cukup sudah, dia berbicara terlalu banyak. Sekarang aku tidak bisa mengontrol tanganku. Ayah hanya perlu memberitahuku, aku akan menjadikannya potongan-potongan.”

Agarth berdiri di depan Nirbhay, “kita diam demi adiknya, tapi sekarang tidak lagi. Musuh kakakku meninggal, sekarang giliran putrinya. Kirim ke ibunya. Cukup sekarang. Bunuh dia.”
Nirbhay menampilkan wajah jahatnya.

Meethi sampai ke mami ji dan memberikan makanannya. Meethi meneteskan air mata melihatnya makan. Dia bangkit mau keluar. Kadambari memanggilnya, “Meethi”
Meethi jadi senang, menghapus air matanya, “kau tahu namaku? Bagaimana?”

Mamiji menunjukkan wajah takut saat melihat seseorang dibelakang Meethi. Meethi coba menenangkannya, tapi sia-sia. Maiyya mengawasi dari pintu. Mamiji mendorong Meethi hingga kepalanya terluka.

Di rumah sakit, Mumbai. Tapasya tiba-tiba memanggil Meethi, mendapati Mukhta duduk disampingnya. Tappu menanyakan keadaan Meethi, dimana dia. Mukhta agak ragu, tapi mengatakan kalau Meethi bulan madu ke Swiss.

Tapasya jadi tenang, tersenyum, “ya, aku khawatir tanpa alasan. Dia dengan Vishnu. Dia harusnya baik-baik saja dengannya. Apakah dia menelpon? Katakan padaku, aku bertanya tentang dia.”

Mukhta menenangkan Tapasya dan memintanya untuk istirahat. Tapasya menutup mata, melamun sambil tidur. Mukhta berpikir, keluar ruangan, menelpon seseorang.

Mukhta bertanya pada Rathore apa sudah ada kabar tentang Meethi. Apa sudah melapor ke kantor polisi.
Rathore memberitau apa yang telah dilakukan, memberikan alamat IP, lokasi bisa dilacak dari situ.

Mukhta memberitau jika Ma nya tiba-tiba terbangun dan menanyakan Meethi. Ia sangat khawatir, Ma seperti melihat mimpi buruk.
Rathore menenangkan Mukhta, itu hati seorang ibu. Pasti merindukan putrinya. Jangan beritau apa-apa, tetap tersenyum dan tetap bahagia. Mukhta setuju, tapi khawatir dengan Meethi, tidak tahu kondisinya.

Di Aatishgarh, Maiyya menyeret Meethi menuruni tangga sambil berteriak memanggil Kajri. Kajri tergopoh datang dengan khawatir.
Maiyya menegur Kajri, karena membiarkan Meethi mengambil makanan untuk ibu mertuanya. Ia mendorong Meethi, “lihat, dia terluka di kepalanya.”

Kajri membela diri, dia sudah melarang Meethi untuk melakukan hal itu. Meethi juga membenarkan apa yang dikatakan Kajri, itu bukan salah Kajri. Dia melakukan atas kemauannya sendiri. Mami lapar, jadi dia menawarkan untuk membawakan makanan. Kajri sudah melarangnya, tapi mami ji sakit dan lapar, ia jadi tidak bisa menahan diri.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

2 tanggapan untuk “Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Pencarian Meethi, Percobaan Pembunuhan & Akash Yang Mulai Merasakan Cinta”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.