Serial Bollywood

Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Pencarian Meethi, Percobaan Pembunuhan & Akash Yang Mulai Merasakan Cinta


Akash berterima kasih, “ia perlu makan sesuatu selain cinta.” Meethi dengan manja memegang telinganya, kemudian akan membawakan sesuatu. Akas menatap patung ditangannya.

Di kantor polisi Mumbay, memperlihatkan email yang dikirim Akash pada inspektur polisi. Veer datang dan bertanya apakah apa yang dibicarakan Thakur Sahab di telepon itu benar. Jika Meethi tidak ke Swis, lalu dimana dia? Kemana Vishnu membawanya? Dia tidak mendengarkan siapapun dan menyalahkan dirinya sendiri untuk semuanya. Dia tidak mendengarkan Mukhta. Ichcha sudah pergi, tidak Meethi. Dia bisa berada dalam bahaya.

Rathore mengatakan pada Veer untuk santai. Bukan waktunya mengulang kesalahan masa lalu. Waktunya berdiri dan saling mendukung. Rathore berjanji pada Veer akan mendapatkan Meethi kembali dengan selamat.

Inspektur polisi mengatakan pada mereka ia akan melacak IP adress, bisa melacak lokasi juga. Polisi akan mengurus semuanya. Tapi, jika mereka mendapatkan sesuatu, mereka harus berbagi dengan polisi. Rathore mengangguk setuju dan meminta polisi untuk mengusut secepatnya.

Di Aatishgarh, Agarth menarik rambut istrinya yang menangis dan kesakitan. Kadambari bilang dia sangat lapar karea belum makan apa-apa sejak kemarin.

Agarth tidak mengijinkannya pergi, mengejeknya bahwa ia mendapatkan makanannya disini setiap hari, mengapa kemaren berjalan keluar? Kau tau apa yang bisa ku lakukan. Kadambari meringis kesakitan. Agarth terus bicara, “aku tau kau tahu beberapa rahasia kami, tapi jangan berpikir kami takut denganmu. Aku akan menguncimu di gudang tanpa makanan atau apapun,” kemudian menutup pintu dari luar. Istrinya hanya bisa menangis.

Meethi melihat Agarth pergi dan mendengar seseorang menangis. Dia bertanya-tanya siapa itu, mengintip lewat kaca yang pecah. Meethi meyakini itu mami ji, ia membuka pintu, “mengapa kau menangis? Aku disini sekarang, katakan padaku.”

Mami ji mengatakan kalau ia sangat lapar, belum makan apa-apa sejak kemarin. Meethi menghiburnya dengan mengatakan akan membawakan makanan lezat. Mami ji jadi takut dan meminta Meethi untuk berhati-hati, jika yang lain tau, mereka akan memukulinya tanpa ampun. Meethi menenangkan, ia akan kembali dalam beberapa detik.

Meethi ke dapur, mencium aroma makanan. Ia bertanya pada Kajri apa yang dimasak. Kajri dengan senang hati memberitau menunya sambil memperhatikan Meethi yang mengisi piring dengan makanan, “aku sudah menata meja makan, kau mengambil makanan untuk siapa?”

Meethi nyahut, “untuk mertuamu.” Kajri terkejut, meminta Meethi menghentikan hal tersebut, tidak perlu melakukan hal itu jika tidak ada yang memintanya. Meethi menjawab tenang, “aku tidak salah. Aku tidak takut siapapun dan melakukan apa yang ku rasa benar” Dia tidak mengindahkan kata-kata Kajri, keluar. Tinggal Kajri yang tak berdaya.

Saat Meethi keluar, ia bertemu mama Agarth dan Nirbhay. Agarth berkomentar, “menantu, tepat sekali kau mengambilkan semua ini untuk Vishnu, katakan padanya untuk turun dan makan bersama kami semua.”

Meethi tersenyum, menjawab bahwa ia mengambil makanan itu untuk mami ji, tidak untuk Vishnu. Mamji ji lapar. Mata Nirbhay melotot, “ia memutuskan apa yang dia suka. Apa dia memintamu untuk melayani dia?” Meethi balas menatapnya, mengucapkan, “selamat,, kau memberi tauku siapa yang harus ku mintai izin sebelum mengambil makanan?”

Agarth marah, “apa kau pikir kami membiarkannya kelaparan? Dia sakit. Dia bahkan tidak tahu berapa kali dia makan dalam sehari, dia tidak ingat apa-apa.”
Nirbhay juga memperingatkan Meethi untuk tidak kesana lagi, “bagaimana jika kau tertular penyakit yang di deritanya?”

Meethi tidak sependapat. Ia memiliki keyakinan penuh itu tidak mungkin. Dia hanya membutuhkan cinta. Mungkin dia tidak pernah mendapatkan apapun. Meethi minta maah pada Agarth, harusnya dia yang melakukan semua itu, bukan dirinya.

Akash mendengar semua pembicaraan itu dari koridor atas. Meethi masih menceramahi Agarth, “istri anda sakit, hingga tanggung jawab anda untuk merawatnya. Ini adalah arti dari 7 sumpah dalam pernikahan. Jika salah satu sakit, maka yang lain menjaga. Jika yang satu lemah, maka yang lain memegang tangannya.”
Nirbhay jadi sangat marah.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

2 tanggapan untuk “Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Pencarian Meethi, Percobaan Pembunuhan & Akash Yang Mulai Merasakan Cinta”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.