Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Pencarian Meethi, Percobaan Pembunuhan & Akash Yang Mulai Merasakan Cinta


Akash merasa tidak nyaman, ia beralasan bahwa ia ingin, tapi saat mereka datang, mama ji telah memintanya untuk tidak memberitau Meethi. Ia meminta Meethi percaya, mereka tidak bermaksud apa-apa. Setiap kali beberapa orang baru datang ke rumah mereka, kadang-kadang dia melarikan diri, tidak dapat dipahami. Ini menyangkut kehormatan mama ji dimasyarakat, hingga mereka membuat cerita itu untuk Meethi.

Meethi tetap tidak habis pikir, “jika kau berbagi semua ini denganku sebelumnya, apakah aku tidak akan percaya? Katakan Vishnu, mengapa kau menyembunyikannya dariku?”

Akash meyakinkan Meethi bahwa ia bermaksud seperti itu, tapi ia merasa bahwa Meethi akan memintanya kembali untuk mengantarnya pulang, “Percayalah Meethi. Kau percaya padaku?”

Meethi nyahut, ia minta untuk percaya, tapi Vishnu sendiri tak percaya padanya. Ia percaya makanya ia datang ke desa ini, jauh dari keluarganya. Harusnya itu sudah meyakinkan. Ia tau Vishnu tidak pernah berbohong padanya. Meethi meraih tangan Akash, “kau tidak tau Vishnu, berapa banyak Meethi mu mencintai mu.” Akash memeluk Meethi dan jengah dengan keadaan.

Nirbhay marah tentang Meethi, “dia adalah ibuku. Ini adalah keinginan kami. Siapa dia yang mengganggu? Ayah, aku tidak akan mentolerir lagi. Aku akan menembak dirinya pada saat dia mencoba mempermalukanmu.”

Agarth menenangkan dengan mengatakan yang terjadi adalah takdir. Mereka harus berhati-hati, istrinya tidak bertemu Meethi. Jika Meethi mencoba untuk lebih maka kita akan memikirkan apa yang harus dilakukan. Kajri jadi mengkhawatirkan Meethi. Sementara keluarga lain tersenyum penuh makna.

Di kediaman Thakur, Damini melakukan sesuatu dengan bunga. Surbhi memotong bawang untuk membuat makanan, tapi Divya melarangnya. Mereka tidak bisa makan apapun yang menangandung bawang putih atau bawang merah sampai asthi Visarjan Ichcha dilakukan. Damini jadi sedih karena dal kuning favorit Ichcha tidak dapat dibuat. Divya meminta Surbhi untuk membuang semuanya.

Surbhi mengambil bawang merah dan putih dari nampan, berhenti disamping Damini, “Ammo Nani, aku akan membuang semua ini”. Kemudian membathin, “disini mereka akan memakan makanan vegetarian murni, dan orang-orang pasti akan membuat Meethi makan sesuatu yang bukan sayuran. Jiwa Ichcha pasti tidak akan senang dengan itu” Surbhi tersenyum senang dengan pemikirannya, pergi melanjutkan kerjanya. Damini yang duduk, melihat dengan sedih.

Di Aatishgarh, Pavitra dan Gomti memutuskan untuk membuat Meethi makan daging kambing. Pavitra memanggilnya untuk keluar dan memintanya untuk mengambil beberapa Prashad. Maiyya telah memberikan bali (menyemblih binatang) di kuil untuk merayakan.

Meethi dengan sopan memohon maaf karena ia tidak makan daging kambing. Gomti menegaskan agar keinginan kakaknya terpenuhi, dia sudah memberikan bali, dan disini Meethi tidak mau menerima Prashad (persembahan) tersebut.

Meethi nyahut, mereka boleh melakukan untuk merayakan kematian seseorang dengan tarian dan menyemblhi beberapa hewan, tapi dia tidak. Mereka dapat merayakan seperti yang mereka inginkan, tapi mereka tidak bisa memaksanya untuk melakukannya. Apa mereka berpikir dengan melakukan semua itu Dewa akan senang? Tidak. Mereka bisa makan, tapi tidak bisa memaksanya.

Akash muncul di lantai bawah. Pavitra menyambutnya, “bagus kau datang. Lihat, Meethi tidak setuju untuk mengambil Prashad ini. Katakan padanya untuk tidak mempermalukan Prashad tersebut.”

Akash mengambil mangkuk dari mereka dan berjalan menuju Meethi. Gomti dan Pavitra mengamati dengan wajah bahagia.
Akash masih memegang mangkuk di depan Meethi, tapi terus ke samping , menarohnya diatas meja, “jika dia tidak ingin mengambil, maka tidak perlu memaksanya.” Dua bersaudara yang tadi bahagia, jadi terkejut.

Akash akan menuju tangga saat Gomti memanggil. Akash berhenti. Gomti mendatanginya dan berdiri disampingnya. Akash bersuara, “Gomti”.

Gomti berkata, “kau tau ritual atau tradisi kita. Setiap kali sesuatu yang baik terjadi kita berikan bali dan setiap anggota keluarga kita mengambil hal pertama Prashad di pagi hari. Apa kau lupa? Istrimu mengabaikan hal itu.”

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

2 respons untuk ‘Uttaran Sinopsis: Episode Setelah Ichcha Meninggal – Pencarian Meethi, Percobaan Pembunuhan & Akash Yang Mulai Merasakan Cinta

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.