Uttaran: Episode Ichcha Meraih Haknya di Keluarga – Keinginan Mukhta Mengembalikan Kehormatan Ichcha, Pulihnya Ingatan Veer. Kemunculan Tapasya & Pernikahannya Dengan Tej


Di kamarnya, Mukhta di tempat tidurnya menyalakan dan mematikan lampu sambil berpikir. Ia teringat ucapan Nani tentang berdiri disamping Gunwanti, maka ia akan dapat melakukan keinginannya. Ia harus menikahi Tej. Haruskah ia mengambil langkah besar itu untuk mendapatkan hak Ichcha Ma kembali.

Tiba-tiba Nani muncul. Mukhta marah dan meminta Nani untuk meninggalkannya, “kau ingin aku menikah dengan pria tua itukan?”

Nani nyahut nyantai, “aku bilang begitu?”
Mukhta mengingatkan, “lalu mengapa kau mempertemukan aku dengannya”
Nani tetap nyantai, bukankah Mukhta ingin hak Ichcha kembali, tapi tak punya cara lagi. Semua usaha udah dicoba tapi gagal, maka yang tersisa hanya satu cara, pengorbanan.

Mukhta tak percaya dengan apa yang didengarnya, “permainan apa lagi yang kau mainkan?”

Nani hanya mengatakan bahwa Ichcha Ma Mukhta itu juga memberi pengorbanan seperti itu. Dia menyerahkan gaun pengantinnya ke ibu mu sebelum menikah dan membuat dirinya menjadi seorang janda yang belum menikah. Itu disebut pengorbanan. Yang memberi seluruh hidupnya untuk satu keinginan ibumu. Kau dapat mencontoh pengorbanan Ichcha Ma itu. Sampai orang sepertimu berdiri sejajar dengan Gunwanti, Ichcha tidak akan mendapatkan haknya kembali. Nani pun meninggalkan ruangan.

Semua yang telah diucapkannya bergaung dikepala Mukhta. Mukhta memegang kepalanya dan terduduk dilantai.

Damini yang mengantarkan teh untuk Jogi, menanyakan Mukhta. Damini memberitau kalau masih dikamar. Jogi jadi khawatir karena seharian Mukhta tidak turun. Nani menenangkan bahwa Mukhta sedang istirahat, ia akan membuatkan jus untuknya.

Jogi kembali mengingatkan Divya agar menjaga Mukhta dari hasutan si Nani. Divya gondok dan minta Jogi untuk mempercayai Nani yang udah minta maaf pada Ichcha. Jogi pun menanyakan keberadaan Ichcha dan Meethi pada Damini. Damini pun mengatakan Meethi belum kembali. Ichcha pergi ke Pathshala untuk meminta bantuan Veer.

Jogi menguatkan Damini harus tetap yakin bahwa Veer akan segera mengetahui bahwa techerji adalah ichcha dan akan membawa Ichcha kembali ke rumah Bundela.

Tej Singh menaiki tangga dalam keadaan mabuk berat. Ia terngiang ucapan Mukhta yang mengatakan bagaimana bisa menikah dengan pria tua seperti itu. Berganti dengan kata-kata Nani yang coba meyakinkannya.

Tej menuju kamarnya saat dilorong matanya melihat foto Daddaji. Dia menghampiri foto tersebut dan ngoceh, “kau telah meninggal, tapi orang-orang tetap datang memberi penghormatan pada fotomu. Sekarang aku disini, tidak ada yang menyalakan lampu dikamarku. Seorang gadis berusia 20 tahun tidak bersedia menikah denganku bahkan setelah mengetahui betapa kayanya diriku. Mengapa? Karena kau memberi syarat pernikahanku sebelum kau matai. Tapi, Aku Tej Singh berjanji bahwa menantu akan datang, Mukhta Rathore akan datang. Setalah itu akau baru mengucapkan terima kasih apdamu”

Veer melihat Tej bicara dengan foto kakeknya.
Tej menyiram alkohol pada dupa yang menyala di depan foto daddaji. Veer menghampiri Tej dengan sangat marah karena Tej tidak merasa malu untuk minum alkohol di depan foto Daddaji.

Veer berusaha menjauhkan Tej dari situ. Tej melawan. Veer mendorong Tej hingga terjatuh ke lantai. Veer pun beranjak. Tej mengambil botol alkoholnya, memukulkan ke kepala Veer, kemudian mendorong Veer melewati pembatas. Veer jatuh ke meja kaca yang ada dilantai bawah. Veer jatuh pingsan. Tej yang mabuk hanya melihat berdiri.

Kasa Kaka, Gunwanti, Amla dan semua berlari melihatnya. Gunwanti melotot ke arah Tej dengan marah. Amla panik untuk membawa Veer ke rumah sakit. Kasa memanggil ambulan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan