Uttaran: Episode Ichcha Meraih Haknya di Keluarga – Keinginan Mukhta Mengembalikan Kehormatan Ichcha, Pulihnya Ingatan Veer. Kemunculan Tapasya & Pernikahannya Dengan Tej


Veer masih bicara, “kau istriku, istriku. Apa yang kau pikirkan? Aku tidak akan mengenalimu?”

Ichcha ingin lebih meyakinkan apa yang di dengarnya, “apakah kau benar-benar mengenali Ichchamu sekarang?”

Veer berkata, “bagaimana aku tidak bisa? Apa kau tidak percaya?” Ichcha bilang ia percaya.
Veer terus berkata, “mengapa kau tetap diam? Mengapa kau menyembunyikan ini dariku? Mengapa menyembunyikan semua kebenaran yang besar ini selama bertahun-tahun? Mengapa Ichcha?”

Ichcha memberitau, “apa yang akan aku katakan. Bagaimana aku mengatakannya? Tidak ada tempat bagiku dalam hidupmu. Semuanya telah berubah, semunya.”

Veer meyakinkan, “aku tidak berubah, Ichcha. Aku masih Veer yang sama. Aku masih mencintaimu. Aku tidak bisa mengenalimu sebelumnya, tapi hatiku sellau mencarimu, dan kau tau itu juga.”

Ichcha jadi ingat saat Veer datang ke penjara untuk mencari Ichcha, tapi tak mengenalinya sebagai Ichcha. Ichcha menangis.

Veer terus bicara, “betapa aku mencintaimu, aku tidak bisa memberitaumu.”
Ichcha berkata, “maafkan aku Veer, mohon maafkan aku.”

Veer menenangkan, “tidak Ichcha, itu bukan kesalahanmu. Mungkin takdir kita memang sudah harus seperti ini. Bahwa kita seharusnya berada jauh satu sama lain. Tapi sekarang, tidak lagi,, tidak lagi. Sekarang kau tunggu dan lihat, semuanya akan baik-baik saja. Aku merasa seperti terlahir kembali. Bolehkah aku bertanya sesuatu? Berapa tahun telah berlalu sejak kita jauh satu sama lain?”

Ichcha memberitau, “18 tahun. 18 tahun telah berlalu, Veer. Semua seperti mimpi.”

Ichcha seperti seakan kembali ke realita, Veer masih sadar dan memegang tangannya. Ichcha melepaskan tangannya dan mengusap tangisannya.

Veer mencoba juga memberikan kehidupan nyata mereka, “techerji disini? Apa yang kau lakukan di sini? Kenapa kau menangis? Jangan khawatir tentangku, aku tidak terluka, hanya sedikit.”

Ichcha pun merespon, “jangan bicara terlalu banyak. Kau perlu istirahat. Kau istirahat ya.”

Veer berkata bahwa ia akan istirahat jika Ichcha berhenti menangis. Ichcha pun menyeka air matanya dan meminta Veer untuk istirahat.

Veer tersadar lagi, lampu alarm menyala dan berbunyi. Dokter dan perawat datang. Ichcha memberitau bahwa Veer sekarang sadar.

Gunwanti juga datang dan meminta Ichcha yang sudah melihat Veer untuk keluar sekarang. Ichcha ingin tinggal, tapi Gunwanti tidak mengijinkan dan memintanya pergi.

Ichcha keluar ruangan. Jogi dan Mukhta menghampiri. Ichcha menangis dan memeluk kedunya. Jogi Mukhta menghiburnya. Rathore membalikkan badan dan melihat Ichcha yang menangis.

Rathore membathin, “Veer, aku berharap kau bisa memahami betapa Ichchaji mencintaimu. Kau sangat beruntung bahwa dia mencintaimu begitu banyak”

Mukhta juga membathin semoga kehadiran Ichcha Ma bisa memulihkan Veer. Dan bisa menjadi bahagiaan dari kehidupannya selanjutnya. Semoga hari itu akan datang dalam kehidupan mereka.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan