Ashoka: Sebagai Agradot Membalaskan Penganiayaan & Mengaku Sebagai Penyerang Sushima Untuk Selamatkan Ahankara


Sushima terus mengayunkan pedangnya, Agradot menangkis dan berhasil membuat pedang Sushima yang mengenai tiang tempat lilin terlepas. Sushima terkejut dan agak terpojok ke dinding, saat Agradot mengayunkan pedangnya, Sushima berkelit, berhasil keluar dari posisi terdesak di dinding, tapi ayunan tangan kiri Agradot membuat Sushima tersungkur ke sofa yang ada di kamar itu.

Agradot terus mendekat, mendesak Sushima yang mengubah posisi badannya jadi terlentang. Agradot melilitkan selendang Sushima ke mulut Sushima, hingga pangeran sombong itu tidak akan bisa berteriak. Agradot berkata, “aku juga tidak pernah berbuat tidak pantas seperti ini, ketika kau sendiri berbuat tidak pantas”. Sushima menendangkan kakinya ke dada Agradot hingga Agradot terjajar beberapa langkah. Ahankara yang cemas melihat pertarungan itu, turun dari pembaringan, ia membiarkan adiknya yang bayi di tempat tidur.

Ashoka #214 05 episode

Sushima yang sudah tak memegang senjata, coba melawan, ia berhasil menjatuhkan pedang di tangan Agradot. Agradot melakukan tendangan balik. Sushima masih belum menyerah, ia mau memukul Agradot, tapi pergelangan tangannya ditahan Agradot, kemudian ditarik dan di lempar dengan kuat. Tubuh Sushim nyungsep beberapa jauh di lantai ke arah bawah meja.

Agradot melangkah mendekati Sushima, mengambil wadah berisi kulit keong yang lumayan runcing yang ada di meja kecil dekat Sushima tersungkur, melemparkannya ke lantai. Agradot kemudian mengambil wadah lentera. Ahankara mulai meringis melihatnya, karena beberapa waktu lalu dia sudah merasakan minyak panas mengenai punggung tangannya. Agradot menuangkan minyak panas lentera tersebut ke punggung tangan Sushima yang tak tertutup kain. Agradot kemudian melempar wadah lilin tersebut. Sushima menahan rasa sakit ditangannya.

Agradot bicara dengan dingin, “ini demi orang yang dulunya sangat mencintaimu, tapi kau mengkhianatinya!”. Agradot menendang Sushima yang sedang menahan sakit hingga jatuh terlentang ke arah kulit-kulit keong tajam yang berserakan di lantai. Agradot menarik tangan Sushima, hingga punggung Sushima menggerus sarang keong. Agradot bicara, “ini karena kau menjauhkan seorang adik dari kakaknya!”. Ahankara sampai menutup mulut melihat Agradot membalaskan penganiaayaan yang sebelumnya ia rasakan, sekarang Sushima merasakan hal yang sama.

Sushima berdiri, ia melihat ke arah Ahankara yang langsung menelan ludah. Sushima kemudian beralih melihat ke arah Agradot, mengayunkan kedua tangannya yang langsung ditahan Agradot dan diputar-putar sebelum di dorong. Sushima memanfaatkan situsi menjauh dari Agradot, meraih vas, menuju jendela yang terbuka, menjatuhkannya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “Ashoka: Sebagai Agradot Membalaskan Penganiayaan & Mengaku Sebagai Penyerang Sushima Untuk Selamatkan Ahankara

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.