Shehrazat Sinopsis Episode Akhir. Akhir Kisah Cinta Seribu Satu Malam (Binbir Gece)


Kerem melongok di pintu ruang kerja Onur, “Onur, kau punya waktu?”. Belum sempat Onur merespon pertanyaan Kerem, telpon dimejanya berdering, ia pun mengangkatnya, “ya, siapa?”, wajah Onur terlihat tegang, Kerem yang masih berdiri di pintu mengikuti percakapan telpon Onur dengan alis berkerut. Onur bertanya pada lawan bicaranya, “dia mau membicarakan soal apa? Biarkan dia masuk”. Onur menutup telpon, menoleh ke pintu, “Kerem, bisa kita bicara nanti?”. Kerem harus setuju, “baiklah, kita akan bicara nanti”, sambil menutup pintu ruang kerja Onur dengan wajah letih.

Shehrazat episode akhir 00

Sekretaris Binyapi yang mejanya diluar, antara ruang kerja Kerem dan Onur, memberitau Kerem, “aku sudah tinggalkan paketnya di mejamu tuan”. Kerem mengucapkan terima kasih. Si sekretaris dengan wajah prihatin bertanya lagi, “apa ada yang lain?”. Kerem yang terlihat murung merespon, “tidak”, kemudian menyebrang ke ruang kerjanya.

Kerem melangkah gontai memasuki ruang kerjanya. Kardus yang masih terbuka, ada diatas meja dan kursi tamu di depan meja kerja, Kerem mengambil beberapa buku, memasukkan ke kardus di meja. Ia melanjutkan mengemas barang-barangnya.

Shehrazat episode akhir 01

Sementara itu, di ruang kerja Onur, mantan istri tuan Engin, bos baru Shehrazat sekaligus lelaki yang jatuh cinta pada Shehrazat dan akan menikahinya, menyodorkan undangan ke atas meja di depan Onur, “mereka akan menikah hari Juma’at”. Onur yang memegang pulpen sambil memutar-mutarnya, tetap merespon dingin berita itu, “aku do’akan yang terbaik”.

Mantan istri Engin coba mengetuk hati Onur, “apa maksudmu, jadi kau akan membiarkan saja mereka menikah?”. Onur menarik nafas dalam, tetap dengan wajah tanpa ekspresi, “dengar nyonya, mantan istriku akan menikah dengan mantan suami mu sendiri. Itu bukan urusan ku lagi, mereka bisa melakukan apa saja, mereka boleh melakukan apa yang mereka mau”.

Mantan istri Engin menarik nafas dalam sambil menengadah, menahan kesedihan, mendengar respon dingin Onur terhadap berita yang disampaikannya. Ia menggeleng sambil menahan perasaan putus asa, “kau benar, aku hanya tidak tau harus melakukan apa”. Onur merespon dengan tenang, “kalian sudah bercerai, apa lagi yang mau dipermainkan, tidak ada gunanya lagi sekarang”.

Mantan istri Engin menyampaikan gundahnya, “sampai saat ini aku masih mencintai suamiku”. Onur tersenyum tipis, “aku turut prihatin”. Mantan istri Engin tak menyerah, ia coba menyampaikan apa yang dipikirkannya hingga ia menemui Onur, memegang ujung hidungnya, menelan ludah, “aku pikir kau masih mencintai dia juga”. Onur hanya mengangkat bahu dan memajukan bibirnya yang terkatup rapat, ekspresinya tetap dingin.

Mantan istri Engin membulatkan mulutnya, “ma’afkan aku, aku sudah menyia-nyiakan waktu”, meraih tasnya, berdiri, menyampirkan ke bahu kanannya, kemudian berbalik menatap ke arah Onur, menyampaikan usaha terakhirnya, agar Onur mau bertindak, “Onur, aku rasa kau harus mendengarkan kata hatimu”. Onur menjawab dengan wajah datar, “aku sudah tidak punya hati lagi nyonya”. Mantan istri Engin tersenyum satir, “ya, kelihatannya begitu. Selamat siang”. Onur hanya diam dengan wajah kaku, mata dinginnya menyimpan kekecewaan yang dalam.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

2 responses to “Shehrazat Sinopsis Episode Akhir. Akhir Kisah Cinta Seribu Satu Malam (Binbir Gece)

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s