Merasakan Kembali Sensasi Snorkeling di Umbul Ponggok Klaten


Kawans, seminggu kemaren saya ga update blog sama sekali karena sedang berada di sekitar daerah Klaten, Jawa Tengah *situasinya tidak memungkinkan untuk berblogging ria*. Mumpung kembali ke daerah itu setelah lebih dari setahun, saya mampir lagi ke tempat pemandian sumber mata air alami Umbul Ponggok, untuk merasakan kembali sensasi snorkeling. Tahun lalu saya juga sempat mampir dan menuliskannya di cerita yang ini: Berenang Bersama Ikan di Umbul Ponggok Klaten.

Umbul Ponggok Selamat Datang

Pagar Umbul, di pinggir jalan

Kenapa saya kembali ingin berenang di Umbul satu ini? Karena selain dekat dengan tempat saya nginap, lokasinya juga berada di pinggir jalan, terlihat banyak perubahan di seputar kolam, selalu ramai dengan anak-anak muda yang datang dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bersih dan sangat terawat, sepertinya objek wisata alam ini selalu dibenahi oleh pejabat setempat, sebagai salah satu aset yang bisa menjadi pemasukan bagi kas desa tersebut. Secara pemandian ini di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Umbul Ponggok Parkiran

Parkiran Umbul Ponggok

Hmm, desa ponggok ini juga terlihat semakin berbenah, banyak bermunculan bangunan baru. Ssttt, bangunan kantor kepala desanya aja sangat keren, bisa dibilang sangat bagus *sayang sekali saya lupa ngejepret 😛 , saking terkesimanya *. Berarti, pendapatan perkapita desa ini terus meningkat dari tahun ke tahun ya, ya dari objek wisata pemandian yang ada di beberapa tempat, juga budi daya ikan serta pertanian.

Umbul Ponggok Sekitar, Hijau

Hijau

Kawans, bayangin aja, selama perjalanan di daerah lain, Dizaz melihat tanah yang masih kering karena hujan masih belum turun sepenuhnya, tapi daerah pertanian sekitar Umbul Ponggok ini tetap melakukan kegiatan bercocok tanam rutin, ada yang sedang panen, ada yang tanaman padinya masih berupa bulir-bulir muda, ada yang sedang memulai membajak sawahnya. Sebuah anugerah sumber mata air yang tak pernah berhenti untuk memberikan sumber kehidupan baru bagi penduduknya *sok religius 😳  *.

Kembali ke cerita bersnorkeling di Umbul Ponggok, kolamnya semakin bersih, ikan yang berenang semakin banyak, bangku-bangku untuk duduk di pinggir kolam juga berjajar rapi dengan payung-payung besar, atau di depan kios-kios yang ada di pinggir kolam yang tertata baik.

 

Petugas kebersihan selalu berkeliling mengumpulkan daun-daun gayam yang jatuh di tiup angin. Tempat sampah juga tersedia cukup banyak. Ruang ganti dan toilet juga terawat dengan baik. Mushola juga sudah ada. Dan yang tetap sama, air kolam di umbul ini tetap bening, segar dan dingin. Bagi yang ga kuat, bisa kedinginan sampai badan gemetaran :mrgreen: .

Semua pembenahan yang dilakukan oleh pengelola Umbul Ponggok ini tentu saja diikuti dengan naiknya tarif tiket masuk dibanding tahun lalu yang hanya dikisaran 3 ribu- 5 ribu Rupiah. Mulai Juli 2015 *berdasarkan kertas yang tertempel di dekat loket menjual tiket*, tiket masuk Umbul Ponggok Rp. 8,000. Tiket masuk paket untuk hari Senin – Juma’at Rp. 20,000, sudah termasuk @tiket masuk 8 ribu, @pelampung/kaki katak 7 ribu dan @snorkel 13 ribu.

 

Tiket masuk Umbul ini bisa di manfaatkan untuk berenang sepuasnya. Kalau dingin, tinggal keluar, duduk di kios makanan yang ada di pinggir kolam, cemal cemil gorengan, minuman hangat dan lain sebagainya, kering dan kenyang, nyebur lagi 😀

Oiya kawans, kalau untuk hari Sabtu dan Minggu, tiket masuk tetap 8 ribu Rupiah, tapi tanpa tiket paket. Jadi, kalau mau snorkeling harus sewa peralatan yang diperlukan satu persatu. Untuk melengkapi sensasi berenang dengan snorkel di air tawar ini, pihak Umbul juga menyewakan kamera under water dengan bandrol sewa untuk 1/2 jam Rp. 60,000, 1 jam Rp. 100,000 dengan layanan tambahan free operator-transfer data. Atau, bagi yang sudah membawa smartphone, tapi lupa membawa sarung kedap airnya, di pinggir kolam juga ada penjualnya, tinggal beli. Tak ada kendala bagi yang suka eksis di media sosial dengan foto-foto kecenya, semua bisa dipenuhi.

 

Saat kesini, banyak juga pasangan muda mudi yang mengabadikan moment kebersamaan mereka tidak hanya di bawah air, tapi juga berpose cantik dengan duduk berhadapan di atas ban besar, kemudian di jepret oleh operator fotonya. Sewa ban juga sesuai kantong anak muda atau keluarga muda, ban kecil 3 ribu rupiah, ban sedang 5 ribu rupiah dan ban besar 10 ribu rupiah. Ban bisa dipakai selama anda berenang.

Hampir lupa, untuk sewa perlengkapan snokelingnya, kita harus menitipkan tanda pengenal, jadi semua peralatan itu selama kita bermain air di Umbul ini, harus di jaga *kalo ga mau ribet dengan ganti rugi untuk mengambil tanda pengenal 🙂 .

Puas berenang dan foto-foto tinggal bilas dan ganti di ruang yang disediakan, bayar 2 ribu rupiah saja. Kalau hanya ganti saja, tanpa bilas, secara airnya juga sama dinginnya, hanya bayar seribu saja.

Perubahan lain yang terlihat di kolam pemandian Umbul Ponggok ini adalah tempat PDAM sudah di percantik dengan tugu ikan, dan area bawahnya juga bisa dimanfaatkan untuk pengambilan foto cantik *hasil pengamatan*.

Umbul Ponggok Saat Hujan

Umbul Ponggok di guyur hujan

Saat saya datang ke Umbul Ponggok ini, hari sempat hujan, banyak yang naik dari kolam dan menepi. Petugas yang ada disitu justru memberitau kalau tidak ada petir, jadi berada dalam air walau hari hujan tetap aman, air kolamnya justru terasa lebih hangat dibanding saat hari tidak hujan, atau meminggir dulu karena hari hujan dan takut semakin dingin, justru diam di pinggir dan kena angin, dengan pakaian basah ajustru terasa lebih dingin. Tetap nyebur dalam keadaan hujan tetap jadi pilihan baik 😀 .

So, kawans, jika kau sempat main ke daerah Klaten dan sekitarnya, sepertinya pemandian Umbul Ponggok ini layak untuk kau singgahi. Jika kemalaman karena asyik bermain air, penginapan di seputar kolam yang di kelola BUMDes juga ada. Selamat berwisata di negeri sendiri ❤ .

Iklan

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.