[Cinta Elif Sinopsis] : Kendalikan Hatimu Omer! Hadiah Kaligrafi, Mengajarkan Elif Cara Menganalisa Orang Berbohong


Wanita yang tadi memberi minum anaknya, mulai bergerak mendekati wanita yang memilih pakaian, ia mengajak wanita itu bicara. Omer memberi tau adegan selanjutnya, “ahah, kau lihat sendirikan, jelaskan, bagaimana dia berbohong. Gerakannya mulai melambat karena dia berbohong”. Sekarang Elif serius memperhatikan kasus yang ditemukan Omer di pasar.

Omer menjelaskan pada Elif saat bibi berkerudung yang dari tadi gelisah mulai mendekati wanita yang diajak bicara oleh wanita yang punya anak, “lihat, hah”, Omer mengacungkan tangannya saat bibi berkerudung itu mengambil dompet yang tadi sedang memilih baju dan perhatiannya teralihkan oleh wanita yang punya anak. ELif benar-benar kaget, “Omer, Omer, lakukan sesuatu, wanita itu mencuri”.

Cinta Elif Kara Para Ask #24 66 episode

Omer menenangkan kepanikan Elif, “tenang, tenang lah sedikit, kau perhatikan tadi, dibelakang ada dua orang polisi, mereka akan membereskan semuanya coba lihat, mereka akan melakukannya sekarang”. Dua orang polisi sedang berlari melewati tempat Elif dan Omer berdiri memperhatikan kejadian copet yang awalnya tak dipercayai Elif. Omer menatap Elif, “huh”. Elif tak membantah lagi seperti tadi, “baguslah”. Omer menambahkan, “ada banyak hal yang harus kau pelajari tuan putri, ayo ikut”, sambil melangkah. Elif mengernyitkan wajahnya yang kesal sebelum mengikuti langkah Omer.

Di rumah sakit Pinar di rawat, ia sudah mulai siuman. Perawat yang memeriksanya mengucapkan, “semoga cepat sembuh nyonya, nanti aku kesini lagi”. Dua orang polisi yang sudah menunggu menghampiri pembaringan Pinar, salah satunya bicara, “semoga cepat sembuh nyonya, kami ingin bertanya padamu”. Pinar yang maish pucat mengangguk, “apakah ada yang datang kesini”. Polisi memberi tau, “kami belum mengabari siapa-siapa, kau tidak ada kartu identitas atau telfon. Apa kau ingat namamu dan kejadian yang menimpamu?”.

Pinar berfikir dengan wajah cemas, ia menggeleng, “tidak. Aku tidak ingat apa-apa. Aku tidak ingat siapa namaku”. Polisi yang satunya menulis pernyataan Pinar, yang menanyai memberi instruksi pada temannya, “kita akan cari tau milik siapa perahu itu, kau sudah mencatatnya?”. Temannya mengangguk, “ya, sudah”. Polisis itu berpamitan, “semoga cepat sembuh”. Polisi yang mencatat juga mengucapkan hal yanga sama. Begitu polisi itu keluar, ada senyum di wajah Pinar, ia menghirup nafas dalam-dalam, wajahnya penuh kelegaan, merasa menemukan dunia baru tanpa identitas.

Di pinggir pantai, Tayyar dan Metin sedang berbicara, “polisi Omer itu, dia sedang menyelidiki kasus ini”. Metin merespon cepat, “tidak masalah paman. Perahu itu bukan terdaftar atas nama kita, tidak akan ada masalah”. Tayyar mendekat kehadapan Metin, “lalu dimana wanita itu hah”. Metin terdiam sesaat, “kami sudah bicara dengan nelayan yang melihat perahu itu, polisi pantai datang dan pergi, tidak ada yang tau apa-apa paman”.

Tayyar yang memegang gelas minuman di belakang punggungnya, mencengkram kuat, kemudian membantingnya ke meja usang di dekatnya hingga pecah, “jangan bohongi aku anak kecil! Jangan bohongi aku! Cepat pergi dan cari wanita itu! Bunuh dia! Kita harus tutup mulutnya sebelum dia cerita kepada orang lain tentang hal ini”. Metin menatap Tayyar, mengangguk, meninggalkan Tayyar tanpa bicara lagi. Wajah Tayyar seperti bengkak karena amarah, ia kemudian melihat tangannya yang terluka pecahan kaca.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

2 respons untuk ‘[Cinta Elif Sinopsis] : Kendalikan Hatimu Omer! Hadiah Kaligrafi, Mengajarkan Elif Cara Menganalisa Orang Berbohong

    • dizaz berkata:

      hufff, data yang disimpan di eksternal hardisk ga bisa dibuka,
      hardisk-nya ngadat. Ceritanya berkabung untuk sinopsis ini, walau tetap mantengin tatapan Elif Omer setiap malam 😀

      Suka

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.