[Cinta Elif Sinopsis] : Kendalikan Hatimu Omer! Hadiah Kaligrafi, Mengajarkan Elif Cara Menganalisa Orang Berbohong


Cinta Elif Kara Para Ask #24 39 episode

Elif yang menatap Omer, membayangkan Omer dalam pakaian jas pengantin lengkap. Sedangkan Omer yang menari dengan mata lekat pada mata Elif juga membayangkan Elif dalam balutan pakaian penganti berwarna putih. Mereka berdua menari seakan ditengah acara pesta pernikahan mereka, sementara yang lain, yang hadir, memberikan tepuk tangan. Elif Omer asyik menari dalam lamunan mereka. Musik berhenti, pengunjung acara sunatan bertepuk tangan, begitu juga dengan Arda Pelin.

Arda yang menoleh ke arah Omer dan Elif, sangat terkejut, dua orang itu masih saja menari, ternyata mereka yang sedang ngambek itu menari bukan mengikuti irama dari musik yang diputar, tapi menari dengan alunan musik cinta di hati keduanya. Arda menyentuh tangan temannya, “Omer”. Omer menoleh, menunjukkan wajah bingung, begitu juga dengan Elif. Arda memberitau keduanya, “lagunya sudah selesai”. Omer dan Elif yang masih dalam gerakan menari jadi salah tingkah, ketahuan kalau sedang saling merindukan kebersamaan.

Omer mengusap mulutnya untuk menghilangkan rasa jengahnya, “tadi itu bagus juga”. ELif mengusap rambutnya, mulai dengan wajah juteknya lagi, “mm, terima kasih”. Melike mencairkan suasana, “ooow, bagus sekali kan, dia pandai berdansa, iyakan”. Arda ikut tersenyum. Pelin menyadari ada kekuan lagi antara Elif Omer, ia mencoba mencairkannya juga, “sudahlah kak Melike, ayo kita berdansa sekarang, ayo”. Verhat bersuaraa, “ayo, mainkan musiknya lagi”.

Elif mengambil tasnya, Omer bertanya, “mau kemana”. Elif menjawab tenang, karena berhasil membuat hati Omer ngilu saat akan ia tinggalkan, “aku mau mengucapkan selamat. Aku baik-baik saja, jangan khawatir”. Omer tak berkutik dengan gadis yang telah mengaduk-aduk pikirannya, hanya karena Elif pernah bohong padanya, ia jadi menjaga hatinya dengan menjaga jarak. Istrinya Verhat mengucapkan selamat datang. Elif mengucapkan selamat yang disambut istri Verhat dengan ucapan terima kasih. Omer melangkah mengikuti Elif.

Elif mendekat ke tempat Can terbaring, tersenyum, “semoga cepat sembuh”. Can menjawab, “terima kasih”. Elif bertanya lagi, “kau baik-baik saja?”. Can kembali menjawab, “tidak, memang tidak sakit”. Elif menoleh ke arah istrinya Verhat yang duduk dekat pembaringan Can, “sekali lagi ku ucapkan selamat ya”. Istrinya Verhat tersenyum, “terima kasih banyak, sekali lagi terima kasih”. Omer berdiri di belakang, memperhatikan.

Elif mengeluarkan uang dari tasnya, “ma’af, aku tidak sempat menyiapkan apa-apa, ini”, sambil menyelipkan dekat selimut Can. Istri Verhat jadi kurang enak melihat nilai yang di selipkan Elif, “tidak usah”. Elif tersenyum tulus, “sudahlah tidak apa-apa”. Istrinya Verhat mengucapkan terima kasih. Elif tersenyum ke arah Can, “hari ini kita harus membahagiakan si tampan, sekarang kau bisa beli apapun yang kau mau”, sambil mengusap pipi Can.

Elif bangkit, “aku pamit dulu ya”, sambil menyalami istri Verhat yang disambut ucapan, “kenapa buru-buru”. Elif menjawab, “tidak apa-apa”. Istrinya Verhat mengucapkan selamat malam. Elif membalas selamat malam juga.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

2 respons untuk ‘[Cinta Elif Sinopsis] : Kendalikan Hatimu Omer! Hadiah Kaligrafi, Mengajarkan Elif Cara Menganalisa Orang Berbohong

    • dizaz berkata:

      hufff, data yang disimpan di eksternal hardisk ga bisa dibuka,
      hardisk-nya ngadat. Ceritanya berkabung untuk sinopsis ini, walau tetap mantengin tatapan Elif Omer setiap malam 😀

      Suka

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.