Omer mulai gerah mendengar pembicaraan Melike, ia berbisik pada kakak iparnya itu, “bisa ikut denganku sebentar?”. Melike bangkit, “ya Omer”, kemudian pamitan pada tamunya, “sebentar ya”. Setelah agak jauh dari meja, Melike bertanya, “ada apa Omer”. Omer memberitau, “apa yang kakak ceritakan pada orang-orang”.

Cinta Elif Kara Para Ask #24 33 episode

Melike menunjukkan wajah tidak ada yang salah dengan ucapannya, “tentang Elif”. Omer mengingatkan, “kakak, tidak baik seperti itu”. Melike menjawab nyantai, “jangan takut Omer, kau menyukainya kan”. Omer menghela nafas dengan menoleh ke belakang, “ya ampun”, bagaimana menjelaskan pada kakak ipalnya yang bermulut comel ini.

Tiba-tiba Hasan datang ke tempat Omer Melike sedang bicara, “paman, paman, kak ELif datang”. Omer terkejut, orang yang lagi dibahasnya dengan Melike dan minta di hindari oleh tuan Sami, muncul diacara itu, “siapa?”. Hasan meyakinkan, “kak Elif”. Omer membuang nafasnya, Melike mengangkat bahu, seakan meledek Omer ‘apa juga ku bilang, kalian berjodoh’. Omer melangkah ke arah tempat parkir. Melike bicara pada Hasan, “katakan yang benar, kau membuat kaget saja”, sambil menepuk bahu anaknya itu dengan senyum senang, kemudian menyusul ke arah Omer pergi.

Elif sudah turun dari mobilnya, Omer menghampiri masih dengan wajah kaget, “Elif?”. Elif menjawab nyantai, “orang-orang bilang disini ada cara, makanya aku mampir kesini”. Omer kebingungan mau bersikap, hatinya sedang gelisah karena diminta menjaga jarak, sementara mereka seakan tak terpisah satu sama lain, “baiklah, tidak apa-apa”. Elif bisa membaca kegelisahan Omer, “apa aku tidak boleh datang?”.

Omer mengangkat tangannya, “tentu boleh, santai saja”. Elif menunduk, Omer cemas, “apa ada masalah?”. Omer jadi bingung dengan sikap Omer, disatu sisi menjaga jarak, disisi lain begitu perhatian, “tidak, tidak ada, tidak ada yang perlu diperhatikan. Aku hanya ingin tau”. Omer menatap Elif dengan tatap menyelidik, “apa”. Elif menatap Omer, “apakah itu adalah idemu”, ia penasaran dengan rencana yang dibuat bersama tuan Sami.

Cinta Elif Kara Para Ask #24 34 episode

Omer menghindar, “Elif, itu tidak mungkin, masalahnya lain, lebih baik sekarang pikirkan dan siapkan dirimu”. Elif tetap ingin tau, “bagiku itu penting. Karena kalau ini adalah idemu, artinya kau berusaha untuk menolongku, dan itu artinya aku masih mempunyai tempat dihatimu”, sambil menatap Omer penuh harap. Omer melihat ke kiri dan kanan dengan kurang nyaman, “dengar, semua ini tidak bisa dibicarakan disini, jangan bicarakan sekarang”. Elih menahan rasa kecewanya lagi. Omer terus berusaha menutupi perasaannya.

Terdengar suara Melike memanggil, “Omer”, sambil menghampiri Elif Omer yang sedang bicara, tersenyum senang ke arah Elif, “ooh, selamat datang Elif”. Elif menjawab dengan wajah kuyu, “terima kasih”. Melike meliha ke arah adik iparnya, “Omer, semua sedang menunggumu saat ini, kita buka pestanya, musiknya juga sudah siap”. Omer melirik Elif sebentar, kemudian menjawab Melike, “baik, aku kesana”. Melike mengangguk, tapi tak beranjak dari situ.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :