[Cinta Elif Sinopsis] : Kendalikan Hatimu Omer! Hadiah Kaligrafi, Mengajarkan Elif Cara Menganalisa Orang Berbohong


Bahar menangis menatap pintu di depannya yang di tutup Levent. Semua tidak berjalan sesuai yang direncanakannya. Bahar yang berniat mau menyamai posisi Elif secara materi, karena iri, dengan cara curang, mencuri berlian yang juga sedang dicari Elif, dengan mengumpankan Levent, lelaki yang dulu mencintainya setengah mati. Tapi ternyata cinta Levent padanya tidak cukup kuat untuk menepis pesona Elif yang bahkan tidak punya rasa apa-apa pada Levent. Bahar juga tidak menyadari kalau berlian yang diincarnya itu, telah membuat kehidupan temannya yang bernama Elif itu porak poranda oleh masalah yang tak kunjung usai.

Cinta Elif Kara Para Ask #24 27 episode

Di lapangan dekat rumah Verhat, Omer sedang memasang lampu warna-warni di tali-tali yang di rentangkan, Arda yang memperhatikan kerja temannya itu berkomentar untuk menggoda, “Omer, kau salah mengikatnya nanti putus”. Omer justru merasa apa yang dilakukannya sudah benar, “ya ampun, apa kau mengajariku memasang lampu dan tali hah”. Arda angkat bahu, “emangnya aku tidak bisa melakukan apa-apa”. Omer mengambil bohlam di tangan Arda, “jangan banyak bicara, berikan”.

Omer tersenyum melihat hasil kerjanya dan mau mentesnya, “coba lihat, nyala gak”. Arda berteriak pada ponakan Omer yang sedang bermain sama teman-temannya, “Hasan! tolong suruh mereka untuk menyalakan lampunya”. Hasan berlari ke arah rumah Verhat, “paman Semus, paman semus! tolong nyalakan lampunya paman! Toling nyalakan lampunya!”. Melike yang sedang membawa makanan dari rumah Verhat, berteriak melihat anaknya yang bertubuh aga subur itu bicara sambil lari, “Hasan jangan lari! Nanti kau berkeringat! Nanti bajumu kotor”.

Lampu yang dipasang Omer menyala, Omer turun dari bangku, ia menepuk pundak Arda, “dengar kawanku, jangan pernah lupa aku pernah mengajarkanmu cara memasang lampu”, sambil menaroh peralatan yang dipakainya, melangkah ke arah parkir sambil bicara pada Verhat yang sedang mengangkat pengeras suara, “aku ingin melihat mobilnya dulu”. Verhat mempersilahkan, “baik kawan”. Arda ikut di belakang Omer.

Melike menghampiri Nyonya Elvan yang sedang menuang makanan di meja menu, dibantu Pelin. Melike mengingatkan mertuanya itu, “ibu jangan sampai dingin, ibu menuangkannya terlalu awal”. Nyonya Elvan justru meminta Melike membantunya, “tolong siapkan piringnya nak, nanti nasinya baru pakai minyak, apa kau sudah bawa jinten”.

Melike membantu menata, “ya, aku bawa. Pelin coba cicipi ini”, sambil menyodorkan piring yang sudah terisi lengkap, “aku tidak bilang aku yang membuatnya, tapi ini enak sekali, aku belajar dari ibu”, sambil tertawa senang. Pelin mengaduk makanan dipiringnya, “dari baunya saja sudah jelas, sangat lezat”, kemudian mencicipinya. Nyonya Elvan hanya berkomentar, “selamat makan”. Pelin melihat ke arah lapangan, hanya ada anak-anak dan yang lain, ia tak melihat dua temannya, ia bertanya pada Melike, “Omer dimana?”. Melike memberitau, “baru saja dia lewat sini, dia mau menghias mobil. Sudah, jangan pikirkan mereka, ayo kita bagikan ini, sebentar lagi orang-orang akan datang, ayo cepat”. Pelin segera menyelesaikan suapannya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

2 respons untuk ‘[Cinta Elif Sinopsis] : Kendalikan Hatimu Omer! Hadiah Kaligrafi, Mengajarkan Elif Cara Menganalisa Orang Berbohong

    • dizaz berkata:

      hufff, data yang disimpan di eksternal hardisk ga bisa dibuka,
      hardisk-nya ngadat. Ceritanya berkabung untuk sinopsis ini, walau tetap mantengin tatapan Elif Omer setiap malam 😀

      Suka

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.