Serial Ashoka

Ashoka: Calon Penguasa Sempurna, Tapi Belum Siap. Kalah Dalam Lomba, Karena Juri Tidak Sanggup Menerima Perubahan Dari Pemikiran Ashoka.


Juri lain ikut bicara, “kebenaran tidak bisa diingkari Acharya. Ashoka memang pandai, tapi jawaban yang diberikan Sushima dalam sastra, itu juga bukan karangannya sendiri. Sushima sama sekali tidak memberontak atas tradisi serta aturan yang berjalan selama ini. Dia menghormatinya dan juga mematuhinya”. Calata bergabung dan langsung memberikan pendapatnya yang tentu saja berpihak pada Sushima, “bukan hanya itu, yang pasti saat ini kita membutuhkan seseorang yang kalau dibutuhkan bisa segera melaksanakan kewajibannya itu. Dan untuk hal itu diperlukanlah orang yang sudah berpendidikan”.

Ashoka #184 04 episode

Juri senior yang tidak terlalu terpaku pada buku dan aturan baku kurang sependapat dengan Calata, “tidak Maha Amartya, melihat situasi yang ada sekarang ini dibutuhkan orang yang memiliki pemikiran yang berbeda, dan dari yang aku lihat, diantara keduanya, pangeran Ashoka lah yang sangat berbeda”. Calata jadi berfikir untuk menggolkan tujuannya memenangkan Sushima.

Seorang juri lain bersuara, “tapi pangeran Ashoka dia suka memberontak dan jika dia mendapatkan kesempatan duduk di singgasana, dia akan mengubah semua peraturan”. Calata bisa membaca siapa juri yang memihak siapa. Semua juri jadi berfikir, apalagi juri pertama yang memuji Ashoka setelah melihat penampilannya, padahal sebelumnya pendukung Sushima.

Juri lain ikut berpendapat, “diantara kedua peserta, yang satu sudah siap, tapi tidak sempurna. Yang satu sempurna, tapi belum siap”. Semua juri tercenung. Calata membathin, “aku sama sekali tidak menyangka pemikiran akan terbelah seperti ini. Sekarang agar Sushima bisa menang, aku harus melakukan sesuatu”.

Salah satu juri mengingatkan, “Yang Mulia pasti sudah hadir, kita harus segera menuju ke tempat pemilihan”. Para juri bergerak. Juri yang awalnya memihak Sushima tapi terpesona pemikiran Ashoka bergerak paling belakang, Calata memanfaatkan hal itu untuk mempengaruhi pikirannya, “Acharya Vijendra, mendengarkan pembicaraan Ashoka adalah hal yang wajar jika anda menjadi terpengaruh. Tapi ingatlah, jika Ashoka duduk di tahta, maka dalam kehidupan anda, ada banyak yang berubah. Semua kemudahan dan kenyamanan anda akan dirampas. Karena itulah pangeran Sushima juga akan marah karena kalah, siapapun yang bertanggung jawab atas kekalahannya, dia pasti akan memberikan hukuman kepadanya”.

Calata kemudian pura-pura menunjukkan simpati, “aaa, tapi, aku mengatakan sebagai sahabat. Tapi memang anda sendirilah yang harus mengambil keputusannya”. Si juri jadi tercenung, Calata melangkah meninggalkannya, seakan dia memang benar-benar tulus mengingatkan sahabatnya. Acharya Vichandra terlihat berfikir keras dengan keputusan yang nanti akan dia berikan.

Ashoka #184 06 episode

Semua sudah berkumpul, Ashoka dan Sushima beserta pendukung masing-masing berdiri bersebelahan. Yang Mulia Bindusara memasuki ruangan diikuti Calata dan enam juri. Bindusara menuju tempat duduknya, menunggu semuanya menuju posisi masing-masing. Acharya Chanakya sudah berdiri ditempatnya memperhatikan semua yang hadir. Wajah Ashoka terlihat agak tegang, begitu juga dengan Sushima.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Calon Penguasa Sempurna, Tapi Belum Siap. Kalah Dalam Lomba, Karena Juri Tidak Sanggup Menerima Perubahan Dari Pemikiran Ashoka.”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.