Cinta Elif Kara Para Ask #29 61 epidsode

Elif langsung menyodorkan tangannya begitu Pelin mendekat, “Pelin, ayo buka borgolnya”. Pelin pun membukanya, Omer pun ikut berkata, “ayo, cepat-cepat”. Elif melangkah, Omer langsung menegurnya, “jangan pergi kemana-mana”, baru ia melangkah masuk kantor jaksa. Pelin yang bingung dengan situasi itu bertanya, “Elif, ada apa ini?”. Elif hanya menunjukkan wajah kesal ke arah Omer sambil menarik nafas, kemudian menuju bangku diikuti Pelin.

Di dalam ruangan, Omer sedang ditanyai oleh jaksa, “sudah kau selidiki kapal wanita itu dibuang”. Omer duduk, “ya, sudah pak jaksa. Kapal itu milik orang Amerika, sudah enam bulan dia tidak ke Turki”. Jaksa menggali informasi lebih lanjut, “lalu kapten dan pekerja kapal?”. Omer memberitau situasi yang ditemukan dilapangan, “tentu dia mengatakan tidak tau itu, mereka cuma datang seminggu sekali untuk merawat kapalnya”.

Jaksa berfikir, “pasti ada alasan orangnya menculik wanita itu. Apa kau sudah bicara dengan wanita itu?”. Omer memberitaukan kondisi Pinar yang dilihatnya, “wanita itu sekarang ketakutan”. Omer memberitau asumsi tentang perkara yang sedang diselediki, “ma’af pak, sebenarnya keadaannya sangat jelas. Tayyar Dundar tau kalau istrinya punya hubungan dengan Taner dan dia meninggalkan wanita itu di tengah laut, lalu kemudian dia juga sudah menghabisi Taner saat masih ada dalam penjara”.

Jaksa membuang nafas berat, “semua ini adalah tuduhan Omer, kita butuh bukti. Kau sudah melakukan tuduhan yang serius”. Omer menambahkan informasinya, “ma’af pak, aku sudah mencari tau Halil pernah bekerja di rumah sakit Tayyar Dundar. Sekarang temanku sedang menunggu di rumah sakit dan dia akan membawakan catatan yang sedang bapak inginkan. Ma’af pak, dengan ijinmu, aku bisa membuat Tayyar Dundar untuk mengakuinya”.

Jaksa mencari tau lebih lanjut, “apa kata pimpinanmu?”. Omer hanya menatap jaksa yang langsung bisa menyimpulkan, “dia tidak mengijinkan”. Omer memalingkan wajahnya. Jaksa memberi masukan, “dengar Omer, untuk menuduh orang, kau harus mempunyai bukti yang sangat kuat ditanganmu, semua ini masih belum kuat untuk menahannya. Kita butuh bukti yang lebih kuat”. Omer mengangguk, “ya, kau benar pak”. Omer bangkit dengan menarik nafas berat, “kau benar sekali, setelah ini aku akan membawakan bukti yang lebih kuat lagi. Permisi”. Jaksa mempersilahkan, “selamat bekerja”. Omer melangkah meninggalkan ruangan.

Cinta Elif Kara Para Ask #29 66 epidsode

Di luar, dibangku depan kantor jaksa, Elif mencari tau pendapat Pelin, “apa kau memikirkan hal yang sama dengan Omer tentang Tayyar Dundar? Apakah ini semua mungkin?”. Pelin coba bersikap netral, “terlalu cepat mengambil kesimpulan Elif, aku tidak tau hasilnya sebelum ada penyelidikan. Saat ini aku hanya mengikuti saja”. Elif terlihat sangat lelah, “aku mengerti”. Elif menanyakan hal lain, “bagaimana kabarmu dengan Arda”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :