Cinta Elif Kara Para Ask #29 31 epidsode

Di pinggir pantai, Elif masih berusaha mengingatkan Omer tentang tangan mereka yang saling terborgol, “lepaskan itu, ada orang yang memandang kita”. Omer tetap dengan gaya cueknya, “sudah, biarkan saja. Mungkin mereka akan bilang kalau orang gila sudah menculik seorang gadis”. Elif yang melenggang kencang, mengaduh sendiri, sambil memegang pergelangannya, “aawww, sakiit”.

Omer mengingatkan Elif, “kalau begitu dengar perkataanku”. Elif menunjukkan sikap kesal, “ya ampun, apa aku harus bertanya padamu bagaimana aku bersikap”. Omer memalingkan kepalanya menghadapi gadis keras kepala yang sudah memiliki seluruh ruang dihatinya, “dengar, semakin cepat kau jelaskan semuanya, semakin cepat kau bebas. Kenapa kau berubah pagi ini, semalam kau tidak datang ke rumahku, pagi ini bicara yang aneh-aneh”.

Elif menanggapi Omer seakan ia tak mengerti maksud ucapan Omer, “hah, jadi perasaanku aneh, begitu”. Omer menghentikan langkahnya, menarik tangan mereka yang terborgol, menatap mata Elif, “karena aku tau kalau kau mencintaiku, so che mi ami”. Elif terpana sesaat. Tapi ia justru menunjukkan sikap sebaliknya, “kasihan sekali, kau terlalu percaya diri. Dosa yang sangat setan sukai adalah sombong, lebih baik kau tinggalkan sikap itu”, sambil melangkah. Omer malah berdiri diam, tangan mereka yang saling terborgol jadi sama-sama tertarik.

Omer merespon saran Elif, “jadi aku akan meninggalkan sifat itu, tidak masalah”, kemudian menarik tangan mereka yang saling terikat oleh borgol sehingga wajahnya dekat kembali ke wajah Elif, “tapi aku tidak akan meninggalkanmu. Aku tidak akan pernah melakukannya, ingat itu baik-baik”. Mata Elif yang menatap mata Omer tidak bisa berbohong kalau hatinya bergetar mendengar ucapan penegasan cinta Omer barusan. Elif menundukkan pandangannya, Omer memberitau penilainnya akan sikap Elif, “jangan mengucapkan kalimat yang sudah kau hafalkan dari rumah”. Elif tetap menunduk dengan gelisah. Omer ingin tau apa alasan Elif bertingkah aneh pagi ini, “Elif, bicara sambil memandang mataku, katakan kalau kau tidak mencintaiku, ayo katakan semuanya”. Elif menahan perasaannya untuk sesaat.

Cinta Elif Kara Para Ask #29 30 epidsode

Elif kemudian menyalahkan sikap Omer yang seakan tidak mengerti, “ayolah Omer, kau mengajakku bicara seperti anak SMA, aku bosan. Sudahlah, jangan seperti anak-anak”. Omer tetap dengan sikapnya, “tidak akan begitu, kau tau aku tidak akan berhenti bicara seperti ini. Butuh berapa hari seperti ini kau harus tau rasanya, tertangkap saat kau ingin lari. Silahkan”, sambil membuka tangannya mempersilahkan ELif melanjutkan langkah.

Elif menyampaikan idenya, “Omer, aku akan mencari tukang kunci dan membuka borgolnya”. Omer memberitau Elif dengan gaya nyantai bercampur marah, “tukang kunci tidak akan bisa membuka borgolnya, satu. Jangan katakan ini pada tukang kunci, dua. Dan kau jangan mengatakannya pada yang lain, tiga, nanti kau sendiri yang malu”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :