[Cinta Elif Sinopsis] : Omer Terpuruk Oleh Cinta Yang Telah Dibohongi, Elif Hadir Menghibur, Cinta Kembali Menyapa Hati Omer


Cinta Elif Kara Para Ask #19 05 episode

Di kantor, Elif yang curhat pada Bahar sambil minum teh, di beri nasehat, “Elif, jangan marah padaku, tapi pria itu benar-benar berusaha mendekatimu”. Elif masih belum yakin, “begitukah menurutmu?”. Bahar meyakinkan, “tentu saja, kau tidak menyadarinya? Dia benar-benar sudah mencari kesempatan, tidak ada yang bisa kau harapkan dari Omer, terimalah itu, jelas sekali dari tingkahnya. Kau jatuh cinta pada pria itu, tapi dia tidak peduli sama sekali. Sudahlah, ayo selesaikan semuanya”.

Elif malah menyampaikan rasa putus asa, “andai saja semudah yang kau katakan”. Bahar yang hendak meminum tehnya, kembali menaroh gelasnya, memberi masukan, “sebenarnya sangat mudah Elif, misalnya ketika dia mengajakmu bertemu, menurutku, ku bisa saja menolaknya. Jangan kau temui dia untuk sementara waktu ini, selama ini kau selalu dekat dengannya”.

Elif mengatakan pada Bahar betapa sulit hari yang dilaluinya tanpa cinta yang berbalas, “kau pikir aku tidak menyadarinya Bahar, aku bahkan selalu marah pada diriku sendiri, tapi entah kenapa aku selalu bertemu dengan Omer. Setiap kali aku ada masalah, aku selalu menemukannya. Itu konyol sekali bukan”, sambil menutup wajahnya dengan putus asa. Bahar berfikir, melihat Elif yang kelimpungan oleh cinta pada Omer. Elif mengeluh, “aku tidak percaya ini”.

Cinta Elif Kara Para Ask #19 06 episode

Di rumah Pelin, Omer duduk dengan wajah serius. Pelin datang membawa dua gelas teh, “semalam aku pergi ke alamat yang aku temukan di catatan kependudukan, ada satu orang yang bernama Minne Kasim, tapi sudah wafat tiga tahun yang lalu. Lalu ada orang yang menginginkan nama itu di data kependudukan, dia memberikan sejumlah uang, karena keluarga itu miskin, mereka menerimanya. Dan sejak kejadian itu, mereka pun menerima uang secara rutin sampai,,”. Omer meneruskan ucapan Pelin dengan nada sedih, “sampai Sibel meninggal aku tidak tau”. Pelin mengangguk, kemudian meminum tehnya.

Omer menggali informasi yang diketahui Pelin, “lalu dia pernah ke Roma”. Pelin juga menganggukkan kepalanya, “ya, dia sudah pulang pergi ke Roma selama tiga tahun kurang lebih”. Omer membuka kedua tangannya dengan wajah semakin kecewa, “dia bilang tidak pernah kesana, dia bilang itu impiannya, bagaimana aku bisa percaya semua omongannya”.

Pelin mengingatan Omer agar tak menyalahkan diri sendiri, “saat itu kau tidak tau”. Omer mengungkapkan kekesalannya, “tapi, seharusnya aku tau! Bagaimana aku sebuta itu?”. Pelin kembali mengingatkan sahabatnya itu, “Omer, saat itu kau sedang jatuh cinta, hal itu bisa saja terjadi pada kita semua. Sibel juga mencintaimu, aku yakin, aku melihat matanya saat dia memandangmu, mungkin juga sedang mencari jalan keluar untuk masalahnya”. Omer berdiri dengan kesal, “dan dia bisa membuat ku percaya semua ini sekarang?!”. Pelin tidak tau lagi caranya menenangkan Omer agar tidak terlalu menyalahkan diri sendiri atas semua yang sudah terjadi.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

5 respons untuk ‘[Cinta Elif Sinopsis] : Omer Terpuruk Oleh Cinta Yang Telah Dibohongi, Elif Hadir Menghibur, Cinta Kembali Menyapa Hati Omer

    • dizaz berkata:

      Ntar rasa penasarannya berkurang dong kakak, setiap episodenya seru kok, yang jahat semuanya akan berakhir tragis dan yang berjuang atas cinta akan berakhir bahagia walau jalannya panjang dan berliku, namanya juga drama 🙂

      Suka

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.