[Cinta Elif Sinopsis] : Nilufer Diculik, Elif Dipaksa Menemukan Berlian-Mengaku Pacar, Mencium Omer, Bikin Penasaran Si Polisi


Kisah drama Cinta Elif episode sebelumnya, Omer yang tinggal menunggu hari pertunangan, menghabiskan waktu bersama dengan Sibel, kekasihnya, dengan menonton, selesainya, Sibel sempat melontarkan kenapa film percintaan selalu berakhir menyedihkan. Spontan Omer berpendapat kalau itu disebabkan karena cinta sejati sudah tidak ada lagi. Disisi lain, saat merayakan ulangtahunnya, Elif diberi pesan oleh ayahnya yang ingin menimang cucu dari Elif, dan bila suatu waktu terjadi sesuatu padanya, maka ia yakin Elif bisa mengatasi semuanya. Kekasih Omer dan Ayah Elif ‘meninggalkan’ mereka. Pertemuan pertama Elif-Omer, terbunuhnya orang tercinta, kenyataan yang membuat terguncang. Sibel yang seorang guru SD ditemukan sudah jadi korban penembakan di mobil Ahmet Denizer, ayah Elif yang pengusaha kaya. Kematian itu juga diiringi dengan munculnya orang yang mengancam Elif, meminta berlian yang dicuri ayah Elif. Elif yang tak tau apa-apa, mengajak Omer bekerjasama.

Cinta Elif #2 00

Sinopsis Cinta Elif #2, Omer beridiri, “kalau begitu aku tidak akan melihatmu lagi, mulai sekarang aku mengundurkan diri dari sini”. Komandan Ali mengetuk meja dengan tangan kanannya, “kau mengancamku?!”. Omer menatap Ali, “tidak, aku cuma memberitaumua saja”. Omer kemudian melangkah keluar ruangan. Huseyin ikut berdiri, menatap kepergian Omer. Ali berteriak, “mau kemana kau, aku belum selesai bicara!”. Omer keluar sambil menutup pintu dengan keras. Ali mengomel ke Huseyin, “berani sekali dia, berani sekali membanting pintu! Kalian bertanggung jawab untuk ini! Kau penyebab masalah!”. Di luar ruangan, Omer melenggang dengan senyum masam, menuruni anak tangga.

Huseyin mencoba menenangkan Ali, “pak, aku mohon tenanglah”. Ali tetap marah, “bagaimana aku bisa tenang?”. Huseyin terdiam. Ali duduk sambil melihat pintu yang tertutup, “tidak tau sopan santun”. Huseyin mencoba melobi Ali, “pak, kau harus mengerti Omer. Baiklah, bapak benar, tapi anak itu kehilangan tunangannya”, sambil duduk, “dia sangat terluka, semoga kita tidak pernah mengalaminya. Tapi apa kita bisa diam saja, apa pandangan ku salah?”. Ali dengan tetap sibuk menjawab, “aku akan mengambil kasus ini”.

Huseyin heran, “apa? Kau bilang apa tadi?”. Komandan Ali melotot, “aku ambil kasus ini darimu!”. Huseyin berdiri dengan kaget, “jangan pak, ini kasus ku”. Huseyin tak mau tau, “cepat keluar! Dan bawa berkasnya ke mejaku!”. Huseyin hanya bisa terpana, tak mau adu mulut lagi, “baiklah pak”, membalikkan badan, melangkah menuju pintu, sebelum keluar, melihat atasannya kembali, si atasan pura-pura sibuk.

Cinta Elif #2 03

Omer yang habis dimarah-marahin, masih menuruni tangga dengan setengah berlari, menuju ruangan lain. Di pintu utama, ada seorang pria yang melapor ke penjaga, “aku dari bagian forensik, ada berkas untuk Tuang Huseyin, dimana ruangannya”. Omer yang mendengar laporan itu, menghentikan langkah, melongok sebentar. Si penjaga memberitau ruangan Huseyin, “di ujung koridor di sebelah kiri”. Petugas forensik mengerti, “baiklah, terima kasih”, sambil melanjutkan langkah dengan menunduk.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s