Cinta Elif Pemain: Pemeran Asli Denizer, Wanita Pengidap Bipolar- Hazal Türesan


Bahkan ada seorang psikolog yang memberikan pujian atas aktingnya itu saat berpapasan dengan Hazal Turesan di jalan. Psikolog tersebut mengatakan kalai penyakit itu tampaknya berbeda bagi setiap pengidap. Tapi Hazal Turesan sudah menangkap detail yang bagus dari penderita bipolar dan menampilkannya dengan sangat bagus dalam karakternya sebagai Asli.

Tanggapan personal seperti itu adalah penilaian jujur dari seorang penonton yang kebetulan juga ahli di bidang tersebut, tentunya membuat bangga wanita kelahiran 1985 dan bertinggi 1,70 m ini. Rasahanya tak sia-sia Hazal Turesan banyak membaca buku-buku, berkonsultasi pada teman psikolognya tentang penderita gangguan emosi.

Hazal Turesan dan karakter kesukaan

Dalam kehidupan nyata, Hazal Türesan sangat menyayangi ayahnya. Saat audisi Kara Para Ask, ayahnya di diagnosa menderita kanker paru-paru stadium empat. Hasal Türesan berada dalam situasi yang sangat sulit, ia berfikir saat yang penting dalam hidupnya, saat ia mendapatkan serial yang mengangkat namanya didunia pertelevisian Turki, disaat bersamaan ia juga ingin menghabiskan waktu di saat-saat terakhir ayahnya. Jadi, serial Cinta Elif (Kara Para Ask) adalah bagian penting dari hidupnya, bukan hanya sebuah pekerjaan.

Hazal Turesan dan ayahnya

Hazal Türesan awalnya mempunyai basic pendidikan Hubungan Internasional. Akting hanyalah hobi saat kuliah utamannya itu, tapi secara pribadi, ia merasa membuang-buang waktu dengan kuliah utamanya itu. Pada tingkat tiga, tanpa sepengetahuan keluarga ia mendaftar ke jurusan akting dan diterima. Akhirnya ia lulus dari jurusan akting di Ankara. Setelah keluarganya melihat permainannya diatas panggung pertunjukan, mereka bisa memahami pilihan Hazal.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan

3 respons untuk ‘Cinta Elif Pemain: Pemeran Asli Denizer, Wanita Pengidap Bipolar- Hazal Türesan

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.