Ashoka: Berhasil Menjebak Khorasan Menemui Dharma, Malah Mau Dihabisi. Sesuai Rencana, Bindusara Muncul Menyelamatkan


Ashoka #167 11 episode

Charumitra bergabung dengan semua istri dan anak Bindusara yang sudah berdiri di undakan singgasana. Bindusara merapikan kumis dengan tangannya, Sushima tersenyum, begitu juga dengan Siyamak dan Dhrupad.

Niharika memperhatikan sekeliling, semua orang sibuk dengan keasyikannya masing-masing, ia membathin, ‘inilah kesempatanku, aku harus mencari Mir”. Kemudian bergegas melangkah. Helena yang memperhatikan Niharika menjauh, memegang lehernya, memberi kesan pegal, ia bicara pada Bindusara yang berdiri disebelahnya, “anakku, aku sudah lelah, aku mau istirahat dulu”, langsung bermaksud beranjak.

Bindusara menahan Helena dengan tangannya, “bagaimana lukisan ini akan lengkap tanpa ada ibu, tolong sebentar saja bu”. Helena tidak bisa mencari alsan lagi agar bisa pergi dari situ. Apalagi Dhrupad ikut berpendapat, “kalau ibu suri bersama kami, kami akan senang. Ibu suri mau kan menuruti permintaanku”. Helena tak bisa mengelak lagi, ia tersenyum, memegang dagu Dhrupad, “baiklah”, kemudian kembali ke pose siap di lukis. Pelukis melukis anggota keluarga kerajaan itu.

Di ruang Dharma menunggu Ashoka, ia terus melihat ke pintu, ia terbayang ucapan Khorasan sebelumnya yang ia dengar, “kalau ia mengetahui kebenarannya, maka bersamaan dengan kebenaran itu Ashoka juga akan mati”. Dharma semakin gelisah, terbayang saat ia melihat Khorasan yang terus mengawasi Ashoka. Wajah Dharma mengernyit, terbayang saat Ashoka melangkah meninggalkannya setelah meminta untuk makan bersama setelah pesta.

Ashoka #167 12 episode

Dharma menengadah, mengatupkan kedua tangannya di depan dada, “ya Dewa, lindungi Ashoka”. Ia kemudian kembali menata makanan di meja. Di luar pintu, Khorasan dengan hati-hati melangkah mendekati pintu dengan pedang dalam posisi siap hunus. Khorasan sampi di depan pintu. Dharma yang ada diruangan dibalik pintu, tersenyum melihat ke pintu. Khorasan semakin dekat. Dharma semakin yakin kalau itu putranya, ia bergegas mendekat ke pintu, “mungkin Ashoka sudah datang”.

Pintu ruangan terbuka, muncul Mir dengan pedang ditangannya. Dharma terkejut, matanya terbelalak, mulutnya terbuka lebar. Khorasan juga terkejut, tapi usahanya selama ini telah membuahkan hasil, “Dharma?”. Khorasan melangkah mendekat, Dharma melangkah mundur dengan wajah semakin penuh ketakutan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Berhasil Menjebak Khorasan Menemui Dharma, Malah Mau Dihabisi. Sesuai Rencana, Bindusara Muncul Menyelamatkan

  1. Ping-balik: Ashoka: Pertemuan Dharma-Bindusara. Mengetahui Kebenaran Dari Chanakya. Kedok Khorasan Terbongkar | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.