Serial Ashoka

Ashoka: Sukses Menampilkan Drama Kisah Cinta Yang Unik di Pesta Ulang Tahun Bindusara, Memancing Khorasan Dengan Wajah Dharma


Ashoka #166 06 episode

Penyair melantunkan, “timbul situasi dimana Sati membakar dirinya”. Dharma menyaksikan dengan menggeleng ditempatnya berdiri. Bindusara meringis di singgasananya, Ashoka menahan kesedihan karena yang ditampilkannya memang mirip situasinya dengan apa yang dialami oleh ayah dan ibunya. Helena menatap pertunjukan dengan serius, Calata agak tersenyum, wajah Khorasan agak mengernyit.

Pemeran Sati merapatkan tangannya di depan dada, duduk bersimpuh, penari latar wanita mengelilinginya sambil menggerakkan tangan yang memegang selendang berwarna oranye dan merah, melambangkan warna api. Syair masih menjelaskan kisah yang dipertunjukkan, “Sati terbakar api dan Shiwa terlena dalam semedinya. Keduanya mengalami hal yang sangat menyedihkan. Ketika menyadari, ia pergi menemui Sati. Ia telah kehilangan kesempatan untuk menyelamatkan dia”.

Dharma semakin menahan tangis menonton pertunjukan tersebut. Bindusara yang ikut terbawa emosi dengan kisah cinta yang dialaminya sendiri dengan Dharma, harus mengubah posisi pegangan pedangnya yang berfungsi sebagai penyangga tangan. Charumitra menonton pertunjukan dengan serius. Pemeran Sihiwa mendekat ke tengah panggung yang seakan Sati sedang terbakar. Wajah Khorasan mengernyit, dimatanya terbayang saat ia dan pasukannya membakar gubuk Dharma.

Dharma yang menonton sendratari juga terbayang saat gubuknya terbakar dan sedang berjuang melahirkan putranya di tengah kobaran api tersebut. Pemeran Sati berubah dengan sosok dirinya yang ketakutan di tengah kobaran api. Dada Dharma turun naik menahan perasaan, begitu juga dengan Bindusara. Ashoka menatap ke arah ayah dan ibunya dengan wajah sedih.

Penyair melatunkan, “hubungan indah itupun putus. Shiwa marah pada Sati dan membuka mata ketiga”. Khorasan yang serius memperhatikan pertunjukan dan Ashoka, tiba-tiba menyadari arah tatap Ashoka yang tertuju pada satu titik ke arah barisan pelayan. Khorasan mengikuti dengan matanya. Dharma yang tetap waspana menarik diri, menyembunyikan diri. Khorasan sampai berdiri dari duduknya untuk lebih mengawasi, karena sekelabat ia merasa melihat sosok Dharma. Khorasan kembali terduduk.

Ashoka #166 07 episode

Ashoka tersenyum melihat Khorasan yang seperti orang bingung, apa terbawa perasaan menonton sendra tari atau benar-benar melihat wajah dan sosok Dharma. Penyair mengulang syairnya, “hubungan indah itupun putus. Shiwa marah pada Sati dan membuka mata ketiga. Semuanya ikut merasa tersiksa”. Bindusara, Sushima, Siyamak, Dhrupad, terkejut melihat sendra tari yang tadinya menyedihkan berubah dengan seketika seperti ada huru hara. Pemeran Shiwa sedang marah dipanggung.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Sukses Menampilkan Drama Kisah Cinta Yang Unik di Pesta Ulang Tahun Bindusara, Memancing Khorasan Dengan Wajah Dharma”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.