Ashoka: Meminta Restu Bindusara, Yang Mulia Menerima Hadiah Dari Orang-Orang Tersayang


Ashoka #164 episode 152 06

Di ruang peletakan hadiah, semua pelayan sudah berdiri di posisi masing-masing. Sushima diapit Dhrupad dan Siyamak berdiri dekat pintu ruangan menyambut kedatangan Bindusara. Helena yang juga sudah berdiri di tempatnya, tersenyum melihat kemunculan Bindusara. Bindusara langkahnya terhenti begitu melihat perpaduan bunga dilantai, “ini indah sekali”. Subrasi berkata, “aku mengucapkan selamat ulang tahun kepada Yang Mulia”. Bindusara mengangguk, “terima kasih permaisuri Subrasi”. Subrasi tersipu-sipu.

Niharika juga bersuara, “aku juga ucapkan selamat ulang tahun kepadamu”, dengan kedua telapak tangan terkatup di depan dada. Bindusara merespon dengan tulus, “terima kasih permaisuri Niharika”. Bindusara kemudian melangkah ke dalam ruangan, menghampiri Helena yang berdiri di sebelah Niharika. Ashoka sebagai pengawal pribadi juga ikut ke ruangan itu, tapi dia hanya berdiri di depan pintu.

Helena menyambut Bindusara dengan wajah berseri, “semuanya sudah mengucapkan selamat padamu Yang Mulia, kini giliranku untuk merestuimu”. Bindusara tersenyum, berlutut, menyentuh kaki ibu tirinya itu. Helena memberikan restu dengan menaroh tangan kanannya diatas kepala Bindusara, “semoga kau panjang umur”. Bindusara bangun dengan telapak tangan terkatup di depan dada, “restu dari orangtua akan selalu dibutuhkan ibu”. Helena mengangguk dengan tersenyum basa basi. Ashoka memperhatikan semua perhatian yang diterima ayahnya itu.

Ashoka #164 episode 152 07

Bindusara kemudian menatap ketiga putranya, Sushima tersenyum, begitu juga dengan Siyamak dan Dhrupad. Bindusara tertawa, membuka lebar kedua tangannya, Sushima memeluk Bindusara, Charumitra yang berdiri di belakang Bindusara tersenyum, Ashoka yang berada di belakang Charumitra, agak ke pintu menatap pelukan itu dengan tatap sedih. Bindusara melepaskan pelukan Sushima. Sushima lalu berkata, “aku ucapkan selamat ulang tahun ayahanda”. Bindusara memegang pipi kanan Sushima, “terima kasih banyak nak”.

Siyamak bersuara, “semoga restu ayah selalu menyertai kami, selamat ulang tahun ayahanda”. Bindusara mengusap kepala Siyamak, “terima kasih Siyamak”. Noor tersenyum. Dhrupda juga tak mau kalah dari kakak-kakaknya, “aku putramu yang bungsu mengucapkan selamat ulang tahun ayahanda”. Bindusara menepuk-nepuk Dhrupad, “terima kasih-terima kasih banyak ya”. Ashoka tersenyum menatap kebahagiaan diwajah ayahnya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan