Ashoka: Meminta Restu Bindusara, Yang Mulia Menerima Hadiah Dari Orang-Orang Tersayang


Ashoka menyampaikan permintaannya, “aku ingin kau memberikan restu atas kepercayaan yang kau berikan, restu untuk tidak mengecewakan dirimu”. Bindusara menunjukkan wajah sedih dengan kepala menggeleng, “aku tidak bisa memberikan restuku padamu”. Ashoka terpana. Charumitra dan Noor menatap kesedihan diwajah Ashoka dengan tatap senang.

Ashoka #164 episode 152 03

Bindusara meneruskan ucapannya, “bagaimana mungkin, karena sejak dulu aku sudah memberikan restuku. Restuku selalu bersamamu Ashoka, jadi kau tidak perlu memintanya lagi”, dengan wajah senyum.

Ashoka menatap haru Bindusara yang belum tau kalau pengawal pribadi di depannya yang sedang minta restu itu adalah putra yang sangat ingin dia ketahui keberadaannya. Noor dan Charumitra langsung menahan perasaan cemburu mereka terhadap sikap Bindusara yang selalu memposisikan Ashoka seperti putra kesayangannya. Bindusara yang hanya fokus dengan pembicaraannya dengan Ashoka, tak mempedulikan kedua permaisurinya yang sudah seperti orang mau menyingkirkan Ashoka dari situ.

Bindusara tetap bicara dengan tenang, “apapun yang kau lakukan semoga Dewa memberikan keberhasilan padamu. Semua pencapaianmu mencapai puncaknya, sehingga ibumu bisa bangga padamu Ashoka”, tersenyum, menaroh tangan kanannya diatas kepala Ashoka. Kemudian melangkah melanjutkan perjalanannya. Noor melirik Ashoka dengan tatap tak suka. Ashoka tak bisa berkata-kata setelah Bindusara memberikan restunya, ia menatap punggung Bindusara yang menjauh.

Ashoka #164 episode 152 04

Di kamarnya, permaisuri Subrasi bertanya pada Sevika, “aku sudah kelihatan cantik, apakah Yang Mulia akan senang melihat aku atau tidak. Bagaimana jika Yang Mulia tidak menyukai hadiahku”. Sevika alias Dharma yang juga terlihat lebih cantik pada hari itu menenangkan kecemasan istri terakhir Bindusara itu, “permaisuri Subrasi, kau sudah menyiapkan semuanya dengan penuh kasih sayang, aku yakin Yang Mulia pasti akan senang, apapun yang kau berikan”.

Subrasi tersenyum menatap pelayan kesayangannya itu, “Sevika, kalau ternyata semua ucapanmu benar, aku akan memberikan hadiah padamu, karena tanpa bantuanmu, aku tidak akan bisa mengatasi semuanya”. Pangeran Dhrupad muncul dengan tergesa dihadapan Subrasi, “ayah akan segera hadir diruang peletakan hadiah, cepat ikuti aku. Sebelum beliau sampai disana, aku harus hadir disana lebih dulu”. Subrasi tersenyum, “baiklah, kita segera pergi”, menoleh ke Sevika, “kau disini saja, kau perhatikan lagi kebersihan kamar ini sebelum acara dimulai, ya”. Sevika mengangguk pasrah, “baiklah permaisuri”. Subrasi dan Dhrupad keluar ruangan.

Sevika atau Dharma menatap kepergian Subrasi dengan tatap sedih, ia berusaha menenangkan perasaan hatinya dengan menarik nafas, “pada hari istimewa ini aku hanya ingin melihatmu sekali saja dari kejauhan, tapi sepertinya, ini juga tidak mungkin”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Meminta Restu Bindusara, Yang Mulia Menerima Hadiah Dari Orang-Orang Tersayang

  1. Ping-balik: Ashoka: Bindusara Mengumumkan Lamaran Resmi Sushima Untuk Ahankara. Tahap Akhir Menjebak Khorasan Di Hari Ultah Yang Mulia | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.