Ashoka: Meminta Restu Bindusara, Yang Mulia Menerima Hadiah Dari Orang-Orang Tersayang


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka masih risau dengan rencana yang akan dijalankannya, seperti biasa, Ashoka minta pendapat ibunya dengan memberikan perumpamaan dengan permasalahan yang hampir mirip dengan situasinya saat ini. Ucapan ibunya bisa menyemangati Ashoka kembali. Ashoka juga tau kalau Dharma mempersiapkan hadiah ulang tahun untuk Bindusara, Helena membagi tugas, memberi kejutan Yang Mulia mulai dari bangun tidur sampai nanti akan berakhirnya hari, atau lebih tepatnya dia mengawasi Bindusara yang berdasarkan informasi Ashoka lewat Khorasan akan ditemui Dewi Dharma dan ibu suri Helena dan teman-teman sekongkolnya akan mencegah hal itu dengan kedok pesta.

Ashoka #164 episode 152 00

Sinopsis serial Ashoka #164 (episode 152), Yang Mulia Bindusara masih sarapan ditemani oleh Noor dan juga permaisuri Charumitra yang hanya berdiri. Bindusara berkata pada Noor, “pada hari pemujaan Dewa Krisna aku merasa senang melihat Siyamak bersama Sushima. Aku tau bahwa Siyamak menganggap Justin gurunya, dan setelah kematiannya ia berusaha keras untuk menjadi normal kembali, ia mendapatkan ketegaran ini darimu permaisuri Noor”. Noor tersenyum manis walau sebelumnya sempat agak pucat ketika membahas Justin. Charumitra yang memperhatikan menunjukkan wajah kurang senang dengan jelas.

Yang Mulia Bindusara masih bicara, “dalam hatimu kau juga sangat sayang pada Justin, aku tau itu”. Wajah Noor langsung tegang, Charumitra tak membiarkan hal itu lewat dari lirikannya. Noor yang mendadak gelisah tak mau berlama-lama dalam pembicaraan tentang Justin, “kau harus pergi Yang Mulia, ketiga putramu sudah menunggu untuk ucapakan selamat padamu”. Bindusar tak menaruh curiga apapun, ia tersenyum senang, “tentu saja, setiap tahun pasti ada lomba diantara mereka, siapa yang akan mengucapkan selamat padaku lebih dulu. Kita akan lihat tahun ini siapa yang menang”, sambil bangkit dan diikuti oleh Noor dan Charumitra.

Ashoka #164 episode 152 02

Ashoka sudah menunggu di lorong diluar ruangan Yang Mulia Bindusara sarapan. Ia menatap Bindusara dengan tatap menahan semua perasaannya agar tak keceplosan memanggil ayah. Bindusara langsung berhenti di hadapan Ashoka dan menatapnya penuh rasa sayang. Ashoka tersenyum, “aku ucapkan selamat ulang tahun Yang Mulia”. Bindusara merespon dengan akrab, “terima kasih banyk kawan”.

Ashoka membalas respon Bindusara itu, “mungkin aku kawanmu yang paling miskin, karena itu aku bukan mau memberi, tapi meminta sesuatu”. Charumitra dan Noor menatap Ashoka dengan tatapan tajam dan curiga. Bindusara malah menanggapi Ashoka dengan senang hati, “ya, katakan saja yang kau inginkan”. Noor langsung menatap Bindusara dengan tatap mendelik, Charumitra pura-pura menundukkan pandangan, menyembunyikan rasa cemburunya karena Bindusara begitu perhatian pada Ashoka.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Meminta Restu Bindusara, Yang Mulia Menerima Hadiah Dari Orang-Orang Tersayang

  1. Ping-balik: Ashoka: Bindusara Mengumumkan Lamaran Resmi Sushima Untuk Ahankara. Tahap Akhir Menjebak Khorasan Di Hari Ultah Yang Mulia | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s