Serial Ashoka

Ashoka: Diyakinkan Sushima, Khorasan Mengambil Catatan Tentang Dharma, Siyamak Menjelaskan Arti Persahabatan & Keluarga


Ashoka #161 10 episode

Sementara itu, Yang Mulia Bindusara yang diikuti Sitara, sudah berbelok ke arah lorong yang menuju ruangan Noor. Dua prajurit yang diperintahkan Khorasan untuk mengikuti, berlari di belakang. Bindusara yang mendengar prajurit berlari dibelakangnya, menghentikan langkah dan melihat ke belakang, dua prajurit itu pun berhenti, Bindusara langsung bertanya, “ada apa”.

Prajurit yang lebih senior yang menjawab, “Yang Mulia, demi keamanan Mir Khorasan memerintahkan kami agar mengikuti Yang Mulia”. Bindusara heran, “memangnya ada apa?, Aku di istana dan di kamarku sendiri”. Si prajurit menjelaskan, “kata panglima Mir, pengkhianat sedang berkeliaran bebas dan ada kemungkinan mengadakan penyerangan pada anda”. Bindusara menahan geram, “seharusnya dia menceritakan dulu padaku sebelum mengambil tindakan begini”, berniat kembali ke ruang pribadinya.

Sitara yang memang diberi tugas agar menjemput Bindusara dan meninggalkan kamar, mengingatkan, “ma’af Yang Mulia, permaisuri Noor,,,”. Bindusara menjawab tegas, “katakan padanya nanti aku akan menemui dia karena ada urusan yang penting”, kemudian bergegas kembali menuju ruang pribadinya, diikuti dua prajurit pengawal. Sementara Sitara tertegun sebentar, seperti orang takut.

Di kamar Bindusara, Khorasan berpindah dengan cepat ke bagian rak, sebelum membuka-buka kain pembungkus benda yang disimpan disitu, ia menoleh kebelakang sesaat, kemudian membuka bungkusan penutup kain.

Ashoka #161 11episode

Sitara dengan takut-takut masuk ke ruangan Noor. Noor yang sedang cemas memikirkan apa rencana yang disusun bersama ayahnya akan berhasil atau tidak, langsung menoleh ke belakang begitu mendengar ada bunyi gelang kaki yang mendekat, ia semakin cemas, Sitara menundukkan pandangannya. Noor memastikan kecurigaannya, “Sitara? Kau sendirian? Dimana Yang Mulia?”.

Bindusara masih dilorong menuju ruang pribadinya dengan diikuti dua pengawal. Khorasan masih membongkar-bongkar kain pembungkus di dalam kamar Bindusara, wajahnya semakin tegang, yang ditemukannya belum juga ketemu. Bindusara dengan wajah marah, semakin dekat dengan pintu ruangannya. Khorasan membuka sebuah kain pembungkus, wajahnya lega, mengangguk-angguk sendiri, buku guru yang berisi catatan tentang istri kesayangan Bindusara yang dicarinya sudah ditemukan, ia pun berniat keluar ruangan dengan menenteng buku tersebut. Langkahnya terhenti saat melihat Bindusara sudah ada di dekat pintu dan bicara pada dua prajuritnya, “kalian tunggu disini saja”. Kedua prajurit itu mengangguk.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Diyakinkan Sushima, Khorasan Mengambil Catatan Tentang Dharma, Siyamak Menjelaskan Arti Persahabatan & Keluarga”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.