Serial Ashoka

Ashoka: Diyakinkan Sushima, Khorasan Mengambil Catatan Tentang Dharma, Siyamak Menjelaskan Arti Persahabatan & Keluarga


Tangan Sushima dengan cepat memegang lengan Ahankara. Ahankara menatap Sushima, mereka saling tatap, Ashoka memperhatikan. Sushima masih melanjutkan ucapan rasa menyesalnya, “bukan hanya demi temanku saja, aku juga minta ma’af dari prilaku temanku tadi”. Ahankara melirik ke lengannya yang dipegang kencang, Sushima melepaskan pegangannya. Ashoka berniat meninggalkan dua kekasih yang sedang mencoba berbaikan itu, tapi Sushima memanggilnya, “Ashoka”. Ashoka menoleh, Sushima berkata, “kau boleh disini, karena tidak ada satupun yang aku rahasiakan darimu”. Ashoka menatap Sushima.

Ashoka #161 05 episode

Ahankara memperhatikan Sushima yang menunjukkan sikap tak seperti biasanya. Sushima menunjukkan wajah benar-benar menyesal, “aku tahu Ahankara bahwa aku telah menyakiti hatimu. Meskipun aku tau kau tidak terlibat dalam siasat ini, seharusnya aku tidak berkelakuan buruk padamu. Hanya saja, selama ini aku tidak bisa mengendalikan emosiku, mungkin saja karena aku tau. Kau tau sendiri taukan, sebelum itu sudah tiga kali ayahku mendapatkan serangan, melihat ayah dan ibuku malam itu, entah kenapa tiba-tiba saja, rasa takut itu berubah menjadi amarah”. Ahankara mendengarkan. Ashoka di tempatnya berdiri juga mendengarkan dengan serius.

Sushima semakin menunjukkan sikap penyesalannya pada Ahankara, di saksikan Ashoka, “membalas, membalas dendam, aku ingin membalas dendam entah pada siapa”, melirik Ashoka yang menatap dengan tatap tersentuh, “aku lupa tidak bisa membedakan antara kawan dan lawan. Aku tidak tau siapa yang harus ku percaya saat ini, tapi saat aku tau kebenaran dibalik siasat ini, bahwa yang merencanakan siasat itu adalah orang yang dikasihi oleh ayahku, yang dinikahi ayahku, dan dia, dia ditinggalkan. Lalu aku sadar apa yang aku lakukan, aku juga melakukan hal yang salah, dengan alasan apapun, aku tidak bisa meninggalkanmu begitu saja Ahankara. Cinta yang kau berikan padaku walau hanya untuk beberapa hari saja, sungguh tanpa itu, aku tidak akan bisa hidup bahagia lagi walau sehari saja”. Ahankara berkaca-kaca mendengarnya, begitu juga dengan Ashoka.

Sushima semakin menunjukkan rasa menyesal pada Ahankara, “kau pernah bertanya padaku, apakah aku pernah mencintaimu hanya untuk sekejap saja, aku akan memberikan jawabannya, ya! Aku tidak tau apa jawabanmu dalam hal ini, kalau jawabannya ya, aku yakin kau pasti akan mema’afkanku atas semua kesalahanku”, tersenyum. Ahankara mengerjapkan matanya, tertunduk, ragu-ragu, “aku, butuh waktu”, perlahan menatap Sushima. Sushima menunjukkan wajah bisa mengerti, Ahankara beranjak pergi. Melihat hal itu, Ashoka menatap Sushima yang tertunduk sebentar, kemudian dengan wajah trenyuh juga berniat pergi dari tempat itu.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Diyakinkan Sushima, Khorasan Mengambil Catatan Tentang Dharma, Siyamak Menjelaskan Arti Persahabatan & Keluarga”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.