[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1


Omer melanjutkan langkah, tiba-tiba matanya melihat ada sebuah gubuk di tepian sungai, agak di tebing. Omer mendekat dengan sikap siap menyergap, membuka plastik yang menutupi jendela gubuk, kosong. Omer kemudian melangkah ke arah pintu gubuk yang menghadap ke sungai, membuka pintunya dan melangkah masuk, Bangunan dari kayu itu kosong ada meja kayu juga di sudut. Tiba-tiba mata Omer melihat bekas ceceran darah yang sudah mengering, ia bisa membayangkan kalau peluru yang menembus jidat Sibel terjadi disini, di dekat jendela yang bisa melihat ke arah ditemukan mobil sebelumnya.

Omer memejamkan matanya, mengeluarkan ponsel, menelpon sambil melangkah keluar gubuk. Terdengar suara Arda di seberang, “ya Omer”. Omer memberitau, “aku menemukannya, di dekat mercusuar, tidak jauh dari mobil ditemukan”. Terdengar suara Arda, “baik, aku akan kesana”. Omer menutup telpon, bug! ada pukulan kayu dipunggungnya dari arah samping gubuk. Omer terjatuh dan pingsan.

Di kantor polisi, kepala polisi Ali yang sebelumnya membari kabar pada keluarga Elif, membuka pintu ruangan kerja Huseyin dengan wajah marah, “kita pernah bertemu Tuan Huseyin!”. Huseyin bangkit dari duduknya, “ada apa pak kepala”. Ali bertanya dengan tangan dibelakang punggung, “dimana Omer!”. Huseyin menjawab, “kurasa di rumah”. Ali tak percaya, “benarkah? Aku rasa, bagus! Kalau begitu suruh kemari!”. Huseyin mau meraih telfon di mejanya dengan wajah bingung.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 84

Tiba-tiba Arda membuka pintu ruang kerja Huseyin yang terhubung dengan ruang kerjanya, dan langsung bicara, “kakak, Omer menelfon, katanya dia menemukan”. Mata Huseyin bergerak ke samping, kemudian ke arah Arda lagi. Arda melongok ke pintu, ia baru melihat ada atasan Huseyin berdiri disitu, ia membenarkan ucapannya, “o, aku tidak tau kau sedang sibuk, nanti aku kembali lagi”.

Atasan Huseyin dan Arda yang menjawab, “tidak, masuklah”. Arda terpaksa masuk. Ali memerintahkan, “katakan padaku”. Arda melirik Huseyin. Arda mencoba menjelaskan dengan bahasa yang baik, “o, pak kepala, begini, Omer tadi menelfon, dia menemukan hal baru di TKP di dekat mercusuar”. Ali langsung melirik Huseyin, “jadi jelas sekali dia dirumah! Kita punya staf baru, tapi tidak tau!”. Huseyin mencoba menjelaskan. Si bapak kepala langsung membalikkan badan dan membanting pintu. Arda merasa tidak enak. Huseyin menatap Arda.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 85

Di TKP yang baru ditemukannya, Omer masih tertelungkup pingsan, panas api dibelakangnya membuatnya terbangun dengan terkejut dan membalikkan badan sambil memegang belakang kepalanya. Gubuk yang menjadi TKP, yang baru ditemukannya sudah terbakar.

Omer mau duduk tapi kepalanya masih terasa berat. Arda sampai di dekat situ, turun mobil dan langsung mendekat dengan cemas, “Omer! Kau tidak apa-apa!”. Omer hanya terduduk lemas sambil menatap TKP yang seharusnya bisa memberi petunjuk. Huseyin yang dibelakang Arda juga mendekat dengan cemas, “ada apa?! Kau baik-baik saja? Apa yang terjadi disini?!”. Omer memberitau, “jelas sekali si pelaku tidak ingin tertangkap”. Omer masih merasa sakit, Huseyin menepuk-nepuk pundaknya, “sudah, kau bisa bangun?”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.