[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1


Tiba-tiba, dari belakangnya terdengar suara, “sedang apa kau disini”. Omer menutup tangannya dan mematikan senter, menoleh ke belakang, menatap Elif yang sebelumnya beradu mulut dengannya di kantor polisi. Omer berdiri, Elif bertanya, “apa yang kau lakukan disini”. Omer hanya menatap, kemudian menutup pintu mobil, “aku sudah selesai, aku mau pergi”. Elif mulai kesal lagi, “kau tidak bisa pergi begitu saja, kau harus menjelaskan padaku”. Omer berhenti, menatap Elif, kemudian menunduk membuka sarung tangannya. Elif tak sabar, “aku menunggu”.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 80

Omer tetap diam, Elif mulai hilang kesabarannya, “atau aku telfon polisi”. Omer menjawab tenang, “kurasa itu tidak perlu”. Elif mengeluarkan ponsel dari kantong jasnya, “kita lihat saja”, memencet nomer, “aku akan mengadukanmu, kau sudah masuk tanpa ijin”. Omer memberitau, “tapi aku seorang polisi”.

Elif tetap aja menyambungkan ponselnya, tak percaya, “ya, ya, tentu saja”. Omer akhirnya mengeluarkan lencananya dan menunjukkannya pada Elif yang telfonnya mulai tersambung dan ada jawaban di seberang, “hallo”, bersamaan dengan Omer berkata, “ini lencanaku, lihatkan”.

Elif menutup telfon, mengambil lencana Omer yang menjelaskan, “tapi sebenarnya aku bertugas di Van”. Elif memeriksa lencana milik Omer itu. Omer merasa semua masalahnya dengan Elif selesai, “ok”. Elif menyerahkannya, “seharusnya bisa ku duga”. Elif mulai tenang, “apa yang kau cari di mobil tadi, kau menemukan sesuatu?”.

Omer menjelaskan, “ya, aku memeriksa, apakah mereka melewatkan sesuatu di TKP”. Elif bertanya, “jika menemukan sesuatu kau tidak akan memberitaukanku”. Omer tersenyum, “itu tepat sekali”, kemudian melangkah pergi. Elif bersuara, “bagaimana jika aku membutuhkan bantuan”. Omer menoleh menatap Elif. Elif menunjukkan sikap mulai bersahabat, “aku tau kita tidak saling mengenal, tapi, apa yang terjadi pada keluarga kita, itu tidaklah normal”. Omer kembali mendekat ke tempat Elif berdiri dan menatapnya. Elif terus bicara, “tiba-tiba berbagi penderitaan yang sama”.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 81

Omer terus menatap Elif. Elif berusaha tenang dan terus membangun komunikasi, “aku yakin kita mempunyai pertanyaan yang sama pada hal ini, bagaimana ayahku dan tunanganmu bisa saling mengenal, dan kenapa mereka di eksekusi. Mungkin kita bisa mencari bersama-sama dan menemukan jawabannya”. Omer masih menatap Elif dengan diam. Elif malu, ia mengusap wajahnya, “kau benar, pertemuan pertama kita tidak menyenangkan, lupakan dan kita mulai dari awal”. Omer hanya menatap Elif dengan tatap senyum. Elif mengulurkan tangannya, “aku ikut berduka cita”.

Omer hanya menatap, ia tak merespon. Elif merasa diabaikan, “jika kau tidak sadar, aku berusaha berkomunikasi denganmu”. Omer tetap menatap dengan tatap senyum, “aku tau itu”, kemudian menunjukkan wajah serius, “semoga berhasil atas itu”, sambil membalikkan badan. Elif mulai kesal, ia berusaha menghadang langkah Omer, “apapun yang kau temukan, aku juga berhak untuk tau”. Omer menjelaskan sikapnya, “kau tidak mengerti, aku ini polisi, aku tidak perlu memberitau padamu apa yang ku temukan disini”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.