[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1


Elif mencoba menjelaskan maksudnya, “waktuku tidak banyak, aku membutuhkan uang dalam jumlah yang besar”. Bara memberitau, “itu mustahil”. Elif tak berpraduga apapun, “baiklah, kapan paling cepat aku mendapatkannya?”. Bara menjelaskan dengan wajah sedih, “sekarang mustahil untuk itu nona Denizer”. Elif mulai merasa ada yang tidak beres, “kenapa?”. Bara menelan ludah.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 76

Elif memberikan alternatif lain, “bagaimana caranya kita mendapatkan uang secepat mungkin”. Bara masih ragu untuk memberitau yang sebenarnya, “nona Denizer, bisakah kau duduk, ku mohon”. Elif akhirnya duduk di depan meja karyawan ayahnya itu. bara ikut duduk di kursinya, sambil melihat data di laptop, ia mulai menjelaskan, “kau baru kehilangan ayahmu, sebenarnya aku tidak ingin kau mendengarkan hal ini”. Elif tak sabar, “sudah, katakan saja langsung, jangan bertele-tele seperti itu”.

Bara menarik nafas, “dengar, beberapa tahun terakhir bisnis tidak berjalan lancar, kita kalah dibanyak tender, dan hanya merek milikmulah yang menghasilkan keuntungan”. Elif mengira karyawan ayahnya itu tidak mengerti kesulitannya saat ini, dan berusaha mengada-ada, “aku rasa kau belum jelas juga, aku butuh uang tunai secepatnya! Kita bisa menjual rumah, bisnis, ataupun, kita,,,”. Bara langsung memotong, “ma’af nona, sekarang kau tidak bisa menjual apapun, rumah keluargamu, rumah di Roma, gedung, kantor, semua dijaminkan!”. Elif mulai paham situasi yang mau dijelaskan Bara padanya, “jadi, kita bangkrut?”. Bara mengangguk, “benar”.

Elif shok, pukulan kesekian hadiah ulang tahunnya, kematian ayahnya yang tak wajar bersama gadis muda, orang yang mengancam karena berlian yang disembunyikan ayahnya, keluarga yang bangkrut. Bara terus mencoba berkomunikasi dengan Elif yang tampak terpukul, “aku sangat prihatin”. Elif menahan tangis, “kenapa ayah menyembunyikan ini dariku”. Bara menjelaskan, “bukan hanya dirimu, Tuan Denizer menyembunyikannya dari semua, tidak ada yang tau, hanya aku dan beberapa orang di departemenku, Nyonya Denizer bahkan tidak tau. Sayangnya ada hutang cukup besar yang harus dibayar, Nyonya Denizer bahkan tidak tau, ayahmu meminjam sejumlah uang, juga ada pinjaman bank yang besar! Ada hutang cukup besar yang cukup dibayar!”. Deg! Elif merasa tak sanggup mendengarkan semua kenyataan yang selama ini ditutupi ayahnya tentang kondisi perekonomian keluarga mereka.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 77

Omer sampai di resepsionist kantor perusahaan induk Denizer, “selamat siang”, sambil menunjukkan lencananya. Resepsionist merespon, “ya”. Omer memberitau maksudnya, “hari ini kepolisian mengantarkan sebuah mobil, kami harus periksa lagi sekarang, dimana mobil itu”. Resepsionist meraih telpon, “tunggu sebentar”.

Omer menunggu sambil memperhatikan suasana kantor itu. Resepsionist menelpon, “mobil Tuan Denizer di parkir dimana?”. Omer menoleh kebelakang, tepat ke arah kamere CCTV ruangan itu. Resepsionist masih mencari informasi, “ada polisi yang menanyakannya”. Si resepsionist memberitau, “ada diparkiran mobil, anda naik lift ke lantai dua”. Omer mengucapkan terima kasih dan menuju lift.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.