[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1


Omer pindah berdiri ke depan Arda, “karena Sibel ditembak tepat di dahinya”, sambil menunjuk jidat Arda, kemudian menjelaskan, “ada tiga kemungkinan mengenai kematian Sibel. Dia ditembak dari depan, dor, apa yang terjadi, kaca depan pasti pecah, tapi tidak pecah”, dengan senjata terarah pada Arda. Arda mengerti penjelasan Omer, “ya”. Omer pindah ke arah samping kiri Arda, “lalu kemungkinan lain, si pelaku mengarah dari samping supaya Sibel tidak kabur”. Omer pindah ke sebelah kanan Arda dengan cepat, mengacungkan pistol, “apa yang kau lakukan!”. Arda menjawab cepat seperti gerakan spontan yang barusan dia lakukan, “menghadap padamu”.

Omer membayangkan proses Sibel di eksekusi dalam posisi tersebut, “dor. Ia ditembak dari sini”. Omer berfikir, “tapi”, mengambil foto wajah Ahmet, “di foto-foto ini, darah Sibel tidak ada di tubuh Ahmedkan, lihat ini, tidak ada juga di tempat duduk pengemudi”. Arda berpendapat, “berarti Sibel tidak ditembak dari sisi sebelah sini”.

Omer menaroh foto itu kembali, “tinggal satu kemungkinan lagi. Yaitu pertama-tama si pelaku menghabisi Ahmet. Kemudian dia menghabisi Sibel”. Omer terbayang peluru si pelaku menuju jidat Sibel. Arda sudah berdiri. Omer bertanya, jendela di sebelah Sibel, apa ada fotonya”. Arda melihat foto yang dimiliki. Omer bertanya lagi, “apa ada foto jendela belakang?”. Arda menjawab, “tidak”.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 71

Omer mulai emosi, “kita bisa memastikan alat dari foto-foto ini, kau tau apa Sibel dihabisi ditempat lain! Laporan ini tidak lengkap!”, sambil menyerahkan foto yang dipegangnya dengan kesal. Arda nyahut, “kau benar”. Omer malah emosi, “tentu saja aku benar! Aku mau cari sendiri, dimana mobilnya”. Arda menatap Omer dengan tatap bersalah, “sudah dikembalikan”. Omer menatap Arda tajam, “apa?”. Arda menunduk. Omer teriak, “kenapa dikembalikan!”.

Arda menjelaskan, “aku tidak tau Omer. Tapi sudah dikembalikan!”. Omer kesal, “Arda, apa-apan ini! Laporan tidak lengkap! Mobil dikembalikan sebelum waktunya, bagaimana!”. Arda memberitau, “kami mendapatkan tekanan dari atas dan juga pers. Pria itukan orang kaya, mereka ingin menutup kasus ini secepatnya Omer”. Omer meradang, “aku tidak peduli mereka kaya, aku hanya ingin mencari kebenaran saja! Arda, aku harus bagaimana, aku harus melihat mobil itu. Ayolah bantu aku, sebelum semua bukti di mobil itu menjadi terhapus”.

Arda ingat sesuatu, “baiklah. Aku akan cari tau dimana mereka menyimpannya”, sambil merapikan berkas yang tadi dilihat Omer.

Sementara itu, Elif masih membuka laci-laci di ruang kerja ayahnya yang di kantor. Ia membuka brankas yang ternyata kosong. Elif terduduk di lantai dengan lemas, mengusap kepalanya dengan wajah berfikir, kemudian menutup brankas kembali.

Di kanto polisi, Omer menjelaskan ke timnya Arda, “foto-foto mobil ini tidak lengkap, kalian sudah terburu-buru mengembalikan mobil itu. Ini tidak bisa diterima!”. Huseyin masuk ruangan, “Omer, Omer aku kan”. Semua anak buahnya di ruangan itu menunduk dengan wajah lesu. Huseyin bertanya, “ada apa ini”. Omer memberitau, “laporannya tidak lengkap, dan kau tau sesuatu, mobil itu di kembalikan sebelum waktunya. Kami membicarakan itu saat kau datang barusan”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.