[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1


Selanjutnya, Omer sudah duduk di dalam ruangan sambil memainkan pemantik, membuka menutup dengan jempolnya. Arda yang berdiri tak jauh darinya, melihat dengan sedih. Omer tetap dengan kegiatannya itu. Arda duduk di hadapan Omer, “Omer”. Omer tetap memainkan pemantik korek miliknya. Arda bicara, “Omer, serahkan penyelidikan ini pada mereka, lagipula, ini kan bukan area Yuridiksimu, kau boleh saja mencari informasi, tapi aku mohon, jangan menyiksa dirimu sendiri, orang tidak boleh membaca laporan forensik dari keluarganya. Kau tau bagaimana prosedurnya. Aku mohon padamu pulanglah”.

Omer menatap Arda tajam, Arda tak tega, “baiklah, terserah padamu”. Omer merespon, “kenapa kau kehilangan kepercayaan diri begini, katakan apa yang kau tau”. Arda menarik nafas berat, mengangkat bahunya. Omer kembali melihat korek yang dipegangnya. Arda bersuara, “kami belum tau apa dia dijemput di rumahnya atau dijalan, kami akan memeriksanya, tidak ada hal yang mencurigakan yang kami temukan di TKP. Mereka berdua di tembak saat mobil sedang diparkir, pria itu kaya raya dan si gadis,,”, berhenti, menatap Omer yang juga menatapnya. Arda meneruskan, “dia adalah Sibel”.

Omer menatap tajam, “apa katamu?”. Arda menundukkan pandangannya, tak tega melihat wajah temannya. Omer agak mencondongkan wajahnya, “Arda, gadis itu seorang guru SD, untuk apa dia bersama pria itu, bagaimana dia mengenalnya”. Omer heran sendiri dengan pemikirannya, dia berdiri dan membalikkan badan, “ada yang tidak beres”, sambil mengusap mulunya, “ada yang tidak beres”.

Sementara Arda, menopang kepalanya dengan tangan. Salah satu anak buahnya muncul, “pak, jenazah sudah dibawa ke kamar forensik, kita harus memberitau keluarga nona Andac”. Omer menoleh, Arda menatapnya, Omer berkata, “biar aku saja”.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 33

Di sisi lain, Elif yang sudah di mobil, menggaruk bangku dengan jarinya, tatapannya kosong. Di bangku sebelahnya, duduk ibunya yang sangat menahan kesedihan. Zerrin bertanya pada polisi yang memberi kabar, “dia diserang dimana”. Si polisi memberitau, “dekat mercusuar di jalan di jalan Aksa, mobilnya ditemukan disana, mereka di eksekusi disana”. Ibunya Elif tertegun, Elif menoleh ke ibunya. Zerrin memastikan kecurigaannya, “kau bilang mereka? Siapa yang bersamanya?”.

Si polisi menatap Elif, kemudian menatap Zerrin, “ada seorang wanita muda, seorang guru SD bernama Sibel”. Mata Zerrin berkaca-kaca. Polisi bertanya, “kau kenal wanita itu?”. Zerrin menunjukkan telapak tangannya, “aku tidak ingin dengar kelanjutannya”. Elif menoleh, ibunya menangis, tapi ditahan. Elif mengusap tangan ibunya, “sudahlah bu, aku mohon, siapa tau itu bukan ayah”. Ibunya Elif tak mau menghindari kenyataan, “sudahlah Elif, itu mobil ayahmu, dan semalam, ayahmu tidak ada di rumah”. Elif tetap menyabarkan ibunya, “kita masih belum tau semuanya bu, ibu tenang saja”.

Omer memasuki kamar jenazah, ia sedikit kaget dan menoleh ke belakang saat pintu tertutup dengan sendirinya. Omer menatap dua jenazah yang terbaring di dipan terpisah dan sudah ditutupi kain putih. Omer melangkah pelan mendekati jenazah Sibel, menahan perasaan, bertumpu ke dinding, perlahan membuka kain penutup kepala jenazah Sibel. Omer memalingkan wajahnya, menangis, terisak dalam diam, kemudian mengusap dagu jenazah kekasih yang dicintai yang kematiannya secara mendadak dan penuh misteri.

Omer kemudian menyingkap kain yang menutupi bagian tangan, memasangkan cincin pertunangan ke jari manis kekasihnya yang sudah kaku itu, mencium punggung tangan Sibel, kembali menatap wajah Sibel sambil menangis.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.