[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1


Ponsel di rumah keluarga Huseyin berdering. Istrinya bersuara, “Huseyin! Huseyin! Huseyin!”, sambil turun dari tempat tidur, “dimana kau?!”, melangkah keluar kamar sambil membawa ponsel suaminya yang berdering. Huseyin muncul, istriny menyerahkan ponsel yang masih berbunyi, “darimana saja kau”. Huseyin memberitau, “aku dari belakang”. Istrinya protes, “berapa kali ku bilang jangan meletakkannya di tempat tidur”. Huseyin menjawab telfon itu, “hallo, ya, ada apa?”.

Ternyata Arda yang menelfon, dia memberitau Huseyin, “kakak, cepatlah datang kemari, ada masalah besar”, sambil melangkah membuka pintu mobil di bagian wanita yang menjadi korban. Tiba-tiba terdengar suara Omer sambil mengibaskan Pelin, “hei, berhenti! Minggir dari situ! Jangan sentuh dia! Jangan sentuh dia!”, sambil memukul Pelin yang memeganginya hingga terjatuh. Polisi anak buah Arda juga berusaha menghalangi, Omer yang marah malah mendorongnya, “minggir kau!”.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 27

Omer kemudian jongkok di pintu mobil yang sudah terbuka dekat wanita yang jadi korban, ia menangis menatap wanita yang sudah tak bernyawa itu dengan posisi wajah mengarah ke arah tempatnya jongkok. Omer mengulurkan tangannya, ingin menyentuh wajah wanita yang sangat dicintainya itu, yang sekarang sudah kaku dengan bekas peluru tembakan tepat di jidat tengah, tapi dibatalkannya.

Huseyin yang menerima telfon Arda, berkata dengan nada marah, “sedang apa Omer disana!”. Istrinya mengingatkan, “Huseyin, ssstttt”. Huseyin tetap bicara dengan nada marah, “cepat tutup telfonnya! Jangan biarkan Omer mendekat, aku akan datang, tunggulah”. Istrinya Huseyin bertanya melihat kemarahan suaminya itu, “Huseyin, ada apa?”. Huseyin hanya melepaskan baju tidurnya. Istrinya bertanya lagi, “Huseyin, katakan, ada apa?”. Huseyin memberitau, “Sibel tewas”. Istrinya terkejut, “haaaah”, sambil menutup mulut, dan menoleh ke arah luar kamar.

Di TKP, Omer masih menatap Sibel dari jarak yang agak jauh. Polisi anak buah Arda mengambil foto. Omer duduk di batu yang ada di dekat situ. Arda bertanya pada anak buahnya yang kena tonjok oleh Omer, “kau tidak apa-apa?”. Anak buahnya menjawab, “iya pak”. Pelin menarik nafas lega, “syukurlah ambulance sudah datang”. Arda memberi perintah, “Pelin, cepatlah, jenazah ini harus cepat dibawa ke kamar mayat”. Pelin mengangguk, “baiklah, aku akan ikut mereka supaya lebih cepat”. Arda setuju, “itu lebih bagus”. Pelin menghampiri ambulance yang baru datang.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 28

Huseyin juga sudah sampai di TKP dan memarkir mobilnya, memperhatikan sebentar, kemudian bergegas menghampiri Omer yang duduk di batu. Ia juga duduk jongkok di batu yang ada disebelah Omer yang tatapannya kosong. Ia menyentuh pundak adiknya itu, “Omer, aku ikut berduka cita”. Omer bergumam, “aku mengantarnya pulang, bagaimana dia ada disini, sedang apa dia disini?”. Omer menatap kakaknya, “siapa pria itu”.

Huseyin menarik nafas berat, menundukkan pandangannya, kemudian menatap Omer, “kami akan mencari tau. Siapa pelakunya dan apa yang terjadi, kami akan mencari tau”. Huseyin kemudian melangkah ke dekat mobil korban yang sedang dikumpulkan bukti-bukti. Ia menghampiri Arda, “apa yang kau dapat”. Arda menjawab, “masih belum banyak, hanya penembakan yang dilakukan dari jarak dekat, forensik bilang sudah sekitar dua jam yang lalu”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.