[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1


Cinta Elif Kara Para Ask #1 24

Arda bangkit, “seorang kakek bermain-main dengan seorang gadis muda, maka itu sudah menjadi masalah bagi anda”, sambil melangkah mengambil jaketnya. Omer yang meregangkan tangan keatas mengingatkan, “apa kau tidak menuliskan laporannya sebelum ke TKP”. Sambil memasang jaketnya, Ardaberkata, “mau taruhan, kalau menang 100 Lyra”. Omer tersenyum, “apa kau juga jadi penjudi”. Arda tersenyum, “ayo ikutlah”. Omer melihat jam dipergelangan tangannya, “oo, ini sudah pagi”. Arda merespon, “ayolah, memangnya kenapa, kau suka tantangankan, siapa tau dapat penghargaan”. Omer setuju, “ya baik, siapa takut”.

Selanjutnya, Omer yang ikut temannya sudah di dekat TKP. Mereka menghentikan mobil, Pelin menerima telpon, “ya, ya, baik”. Arda sambil membuka pintu mobil berkata, “istriku bilang, ia tidak suka pekerjaanku dan tak ingin anak, jadi ku bilang terserah kalau begitu, apa kita bercerai”. Omer memberi komentar, “apa kalau bercerai itu tidak baik ya”. Sambil memasuki memasang sarung tangan dan melewati garis polisi, Arda menjawab Omer , “dia bilang tidak mau punya anak”. Omer ikut memasuki area.

Arda bertanya pada polisi yang sudah ada disana, “apa kabar, bagaimana situasinya”. Si polisi menjelaskan sambil menunjuk mobil yang terpakir mengarah ke arah mercusuar di kejuahan, “malam pak, dua puluh menit lalu sekelompok anak-anak melaporkan hal ini saat kami datang keduanya sudah tewas pak”. Arda menatap mobil yang berisi korban, “ayo kita lihat”. Omer berdiri agak dibelakang.

Arda dan Pelin merapikan sarung tangan mereka, melongok ke dalam mobil, di bagian stir mobil, duduk seorang lelaki dengan pelipis kiri tertembak dan kepala miring ke kanan. Arda membuka pintu mobil, menyenter wajah lelaki yang jadi korban dan memiringkan kepala korban ke arahnya, ternyata pipi kanan si lelaki juga terluka. Pelin berdiri tak jauh, Omer juga berdiri tak jauh dari situ, sambil menggosok-gosok kedua telapak tangannya.

Arda mengembalikan posisi si lelaki yang jadi korban, menyenter ke arah dalam. Omer memperhatikan dari tempatnya berdiri, membalikkan badan. Arda membenarkan posisi kepala wanita yang jadi korban, pipi kirinya ada bercak darah, Arda langsung menarik kepalanya dari mobil begitu menyadari siapa wajah wanita yang jadi korban.

Cinta Elif Kara Para Ask #1 26

Omer menoleh, ia melihat ke kagetan di wajah Arda. Omer pun menatap wanita yang jadi korban pembunuhan yang duduk di bangku sebelah lelaki yang juga tertembak. Omer memperhatikan dengan jelas, matanya terpana melihat wanita yang menjadi korban. Ia mengerjapkan matanya, ia menatap nanar si korban.

Omer maju selangkah, menatap wanita yang menjadi korban itu lagi. Arda menoleh ke arah Omer yang berdiri terpaku. Omer masih belum bereaksi, ia hanya terus menatap wajah wanita yang menjadi korban penembakan itu. Cahaya dari mercusuar menerangi wajah wanita tersebut, perlahan air mata Omer berlinang, mulutnya sedikit terbuka, menahan perasaan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “[Cinta Elif Sinopsis]: Pertemuan Pertama Elif-Omer,Terbunuhnya Orang Tercinta, Kenyataan Yang Membuat Terguncang #1

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.