Ashoka: Raja Bindusara Galau Pada Chanakya, Ashoka Membodohi Khorasan Lagi


Ashoka #155 15 episode

Hari sudah berganti malam lagi. Ashoka sedang menatap pantulan wajahnya di air yang ada diwadah dalam ruangan Chanakya. Chanakya mendekat, berdiri di sebelah Ashoka. Ashoka menatap Chanakya dengan tatap resah. Chanakya bertanya, “kenapa kau kelihatan gelisah nak”.

Ashoka memberitau, “kenapa aku merasa takut Acharya, aku merasa takut kalau aku melakukan kesalahan, jangan-jangan itu akan lebih mempersulit keadaan ibuku”.

Chanakya menenangkan Ashoka, “rasa takut itu bukan hal yang buruk nak.Rasa takut selalu membuat manusia waspada! Dan untuk mengetahui musuh akan melangkah ke arah mana, untuk itu menjadi waspada adalah hal yang sangat penting!”. Ashoka mengangguk mengerti, tapi tetap gelisah, “tapi Acharya, jangan-jangan rasa takut ini mendekatkanku pada ke kalahan”. Chanakya mengingatkan Ashoka, “jika kau menerima ke kalahan karena takut, kau akan disebut orang yang kalah! Dan jika kau menguasai rasa takut kau akan disebut sebagai pemenang”.

Ashoka menjelaskan apa yang ia tak mengerti, “aku menulis di surat bahwa aku akan bertemu dengan permaisuri Dharma di hari kelahiran Krisna, kenapa?”. Chanakya memberitau, “karena semua akan sibuk merayakan pesta pada hari kelahiran Krisna”.

Ashoka #155 16 episode

Ashoka memastikan, “apa kau merasa setelah apa yang terjadi sejak beberapa hari ini, Yang Mulia Bindusara akan siap dan bersedia merayakan hari besar itu?”. Chanakya menjawab dengan keyakinan penuh, “tentu! Pada hari pemujaan itu tahap ketiga rencana kita akan segera dimulai”. Ashoka menatap gurunya itu dengan tatap sudah penuh semangat lagi.

Cerita serial Ashoka episode selanjutnya, Khorasan membawa potongan kertas yang ditemukannya, memperlihatkan pada Helena di ruang pribadi ibu suri itu. Disana juga hadir Nicator, Noor dan Niharika. Helena meminta kepastian Khorasan, “bagaimana kau bisa tau itu adalah pesan dari Dewi Dharma atau putranya?!”. Nicator ikut berpendapat, “dengan membodohi kita, apa yang akan di dapatkan Ashoka”. Helena mengingatkan, “Ashoka beruntung atau tidak, tapi Chanakya pasti ada untungnya!”. Helena mebagi tugas dengan Mir, “kau awasi Ashoka, aku akan awasi Chanakya! Pada hari kelahiran Krisna, apapun rencana Ashoka, dia tidak boleh mendapatkan bantuan Chanakya!”. Sementara itu, Dhrupad yang sedang bermain dengan Ashoka, memberitau ayahnya, “aku mau datang menemuimu ayah, aku mau tanya, apa tahun ini kita akan merayakan hari kelahiran Krisna?”. Bindusara dengan wajah sedih memberitau, “tidak bisa”. Dhrupad dan Ashoka sontak ikut sedih.

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.