Ashoka: Kesaksian Pencatat Tentang Dharma, Keberuntungan Berpihak Pada Kebenaran (Sang Guru Puasa Bicara). Sushima Pura-Pura Baik


Sushima menelan ludah, menenangkan diri, menunjukkan wajah bersimpati, “aku ingin berterima kasih”. Ashoka hanya heran, tidak menatap curiga seperti biasa, “terima kasih? untuk apa?”. Sushima sok akrab, pura-pura baik, mengangkat tangan, mau memegang bahu Ashoka, tapi tak jadi, berakting, seakan punya salah, “aku tau bahwa kau sama sekali tidak percaya padaku, tapi bukan kau yang salah dalam hal ini. Akulah yang selalu menganggapmu sebagai musuhku. Aku iri padamu, bahwa kenapa ayah selalu akrab denganmu. dan hari ini, hari ini aku merasa apapun yang terjadi, semua sudah benar”. Ashoka hanya berdiri mendengar Sushima.

Ashoka #154  episode 142 17

Sushima meneruskan ucapannya, “kalau kau tidak memahami derita ayahku, dan tidak mencari permaisuri Dharma, maka aku yakin bahwa aku tidak akan tau bahwa aku punya seorang adik lagi. Sungguh keadaan yang menyakitkan Ashoka, selama ini aku selalu menikmati hidup sebagai seorang pangeran, dan dia adikku, entah berapa banyak dia mengalami kesulitan diluar sana”. Ashoka menahan perasaannya sendiri, karena yang sedang dibicarakan Sushima adalah kehidupannya.

Sushima tak menyadari perasaan Ashoka, ia terus bicara, “aku tidak tau permaisuri Dharma melakukan pengkhianatan atau tidak. Kalau dia berkhianat, kenapa dia melakukan semua itu”, sambil memegang kedua tangan Ashoka, “aku hanya tau adikku tidak bersalah dalam hal ini. Ini adalah hal yang sangat menyakitkan, bahwa seorang adik, diseret dalam siasat seperti ini”. Ashoka menggigit dalam bibirnya sambil menatap Sushima, ia membentengi dirinya agar tak menunjukkan ekspresi yang membuat curiga.

Sushima terus bicara sambil memegang tangan Ashoka, seolah memohon, “sejak ayahku tau tentang hal ini, dia menjadi resah, semua tau hal ini”, melepaskan tangan Ashoka, “yang membuat aku takut adalah bahwa musuh Magadh dengan tujuan mereka ingin mencelakai ayah, jangan sampai mereka berusaha mencelakai adikku juga. Aku ingin melindungi dia Ashoka, dimanapun mereka, aku ingin mencari mereka dan meyakinkan mereka kalau dia dan permaisuri Dharma tidak bersalah, akulah yang akan menyelamatkan mereka, walau apapun taruhannya! Aku ingin sekali memeluk dia dan mengatakan padanya bahwa dia tidak sendirian”. Ashoka menunjukkan wajah berfikir dengan menundukkan pandangan yang sebelumnya menatap Sushima.

Ashoka #154  episode 142 20

Sushima terus meyakinkan Ashoka, kalau dia tulus ingin tau keadaan adiknya, “aku sebagai kakaknya akan selalu bersamanya, baik itu dalam suka, maupun dalam duka”, dengan wajah sedih. Ashoka menunjukkan simpati pada ‘ketulusan’ yang barusn ditunjukkan Sushima, ‘dia, dia benar-benar beruntung bisa memiliki seorang kakak seperti dirimu yang ingin melindunginya”, dengan wajah sangat meyakinkan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “Ashoka: Kesaksian Pencatat Tentang Dharma, Keberuntungan Berpihak Pada Kebenaran (Sang Guru Puasa Bicara). Sushima Pura-Pura Baik

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.