Serial Ashoka

Ashoka: Kesaksian Pencatat Tentang Dharma, Keberuntungan Berpihak Pada Kebenaran (Sang Guru Puasa Bicara). Sushima Pura-Pura Baik


Ashoka #154  episode 142 11

Yang Mulia Bindusara mengangguk kearah Chanakya. Chanakya membuka buku catatan yang sudah ditangannya. Helena mendelik memperhatikan Chanakya. Charumitra, Noor, menunggu dengan wajah cemas siapa gerangan saingan putra-putra mereka. Chanakya memberitau apa yang dilihat dari dalam buku, “semuanya sudah tercantum dengan raapi, bukan hanya masa kini yang diuraikan dengan sangat jelas. Tapi masalalu juga dicantumkan dengan jelas sekali dan menurutku ini sangat bagus. Bagus”, sambil menoleh ke arah guru yang mencatat semua informsi di buku itu, yang menganggukkan kepala.

Calata memperhatikan Chanakya dengan wajah mereka-mereka. Ashoka menunjukkan wajah mengernyit memperhatikan gurunya itu mengatasi masalah pengungkapan kebenaran yang sedang mereka hadapi. Yang Mulia Bindusara juga mendengar dengan serius. Chanakya membuat kesan seakan dia yang begitu bersemangat untuk membaca buku tersebut, tapi dia juga masih memberi kesempatan pada yang lain, “ma’afkan aku Maha Amartya Calata, aku agak terburu-buru dan sadar kau adalah seorang ahli sastra, seorang cendikiawan, seorang penterjemah yang handal, tapi, keindahan bahas sansekerta ini, tersembunyi di balik kerumitan kata”, dengan tertawa tipis.

Calata menatap Chanakya dengan tatap curiga. Guru yang punya buku juga memperhatikan Chanakya dengan serius, begitupun dengan yang lain. Chanakya terus bicara seakan dia tidak terlalu punya kepentingan dengan isi buku tersebut, tapi semua demi pengungkapak kebenaran yang baik, “kalau saja ejaannya salah dan juga tidak tepat, artinyapun pasti bisa berubah. Karena aku tau kau tau betul hal itu, ya kan”, sambil tersenyum menatap Calata”. Calata terpaku menatap Chanakya. Bindusara dan Ashoka menunggu respon Calata.

Calata menunjukkan wajah berfikir, ia membathin ‘biasanya Acharya tidak mau berbagi kesempatan untuk membuktikan dirinya hebat dimata Yang Mulia. Hari ini, dia sendiri memberikan kesempatan ini padaku, aku yakin dalam buku itu pasti ada bahasa rumit yang akan sulit untuk bisa diterjemahkan’, sambil menatap Chanakya yang masih menunggu keputusannya dengan wajah tersenyum.

Ashoka #154  episode 142 12

Calata yang tak tau kalau itu hanya taktik Chanakya, mengambil keputusan, “hah, walaupun aku adalah ahli bahasa Sansekerta, tapi dalam hal ini aku menganggap bahwa kau adalah guruku Acharya Chanakya”, dengan tangan terkatup di depan wajah dan sedikit membungkuk hormat.

Chanakya menunjukkan wajah tenang. Bindusara pun menunjukkan wajah lega, berarti Chanakyalah yang akan membacakan isi buku tersebut. Ashoka terus memperhatikan cara-cara yang dilakukan Chanakya, begitu juga dengan Akramak. Helena menunggu dengan serius. Calata melanjutkan ucapannya, “jadi akan lebih baik data penting ini kau sendiri saja yang menyampaikannya kepada Yang Mulia, itu pasti akan lebih baik”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Kesaksian Pencatat Tentang Dharma, Keberuntungan Berpihak Pada Kebenaran (Sang Guru Puasa Bicara). Sushima Pura-Pura Baik”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.