Ashoka: Dharma Mengadu Pada Chanakya, Takut Putranya Mengetahui Kebenaran. Chankya Meyusun Rencana


Ashoka #152 15 episode

Di ruang pertemuan pribadinya, Yang Mulia Bindusara yang duduk di kursi kebesarannya memberi tugas Akramak, “aku sangat percaya padamu Akramak. Sama seperti saat aku menangkap Raajaajiraaj, seperti itulah kau pasti akan berhasil mencari putraku”. Akramak menjelaskan situasinya, “Yang Mulia, aku berusaha mengejar permaisuri Dharma, tapi, entah kemana, dia menghilang”.

Yang Mulia Bindusara tercenung, memberi tau, “kau pergilah ke pencatat yang sudah ditemui oleh Ashoka, mungkin saja kau menemukan sesuatu yang bisa membawamu pada putraku yang sedang aku cari sekarang”. Akramak tanpa banyak bertanya lagi, menghatur sikap hormat, membalikkan badan. Yang Mulia Bindusara berkata lagi, “Akramak, kalau kau merasa putraku tidak ingin menemui aku, bagaimanapun caranya, jangan kau paksa dia, dia harus merasa raja yang sudah memanggil dia. Aku ingin menemui dia sebagai ayah”.

Akramak yang langsung menoleh lagi, meyakinkan Bindusara, “Yang Mulia tenang saja, aku akan berusaha”. Bindusara mengangguk dengan wajah sendu. Akramak kembali menghatur sikap hormat, kemudian melangkah keluar ruangan. Yang Mulia Bindusara langsung bergumam, “entah dimana dia, dan bagaimanakah keadaannya sekarang”.

Ashoka #152 16 episode

Sementara itu, Ashoka sedang berdiri berdampingan dengan Siyamak. Mereka berdua berdiri dengan sikap tegap menatap tahta Magadh di aula pertemua. Siyamak bersuara, “kakek bilang supaya aku datang kesini setiap hari, melihatnya setiap hari, supaya aku mendapatkan inspirasi untuk mengalahkan kak Sushima dan menjadi pewaris. Tapi sekarang”, dengan wajah lesu.

Ashoka yang berdiri disebelah Siyamak jadi heran, “sekarang apa?”. Siyamak merubah posisi berdirinya berhadapan dengan Ashoka, “aku merasa sekarang tidak ada kemungkinan aku bisa menjadi pewaris”. Ashoka semakin heran dengan apa yang disampaikan Siyamak, “kenapa tidak? Kau lebih layak dari pangeran Sushima dan kau juga bersifat baik”.

Siyamak menjelaskan apa yang sebenarnya membuatnya gundah, “iya, tapi dalam lomba ini, selain kak Sushima ada lagi kakakku. Sekarang dia sudah jadi peserta, sekarang aku harus mengalahkan dua orang. Aku takut, hal ini akan mustahil”. Ashoka menenangkan Siyamak, “iya, tapi mungkin juga itu tidak seperti anggapanmu, mungkin saja kakakmu yang baru itu tidak ingin duduk di tahta. Mungkin saja dia hanya ingin kasih sayang dari ayahnya”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu respons untuk “Ashoka: Dharma Mengadu Pada Chanakya, Takut Putranya Mengetahui Kebenaran. Chankya Meyusun Rencana

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.