Ashoka: ‘Memberitau’ Kebenaran Kalau Dia Putra Yang Mulia Bindusara, Keturunan Maurya & Seorang Pangeran


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang sudah tau kebenaran tentang dirinya, mempertanyakan sikap Chanakya yang meski tau dari lama, tapi menurutnya, gurunya itu masih belum berbuat apapun untuk membantu ibunya membuka tabir rahasia itu pada Yang Mulia Bindusara. Chanakya menjelaskan alasannya, dia hanya menunggu waktu yang tepat, karena yang menjadi musuh Ashoka dan kedua orangtuanya, sangat banyak, semuanya menginginkan tahta, sekarang yang terpenting membuktikan Dewi Dharma tidak bersalah tanpa harua membongkar kebenaran tentang Ashoka. Tapi ada masalah baru muncul yang menguji Ashoka: Dharma dituduh menghina Sushima, Ashoka ingin menyatukan ayah & ibunya, Chanakya memberi nasehat, merestuinya sebagai pangeran.

Ashoka #149 02 episode

Sinopsis serial Ashoka #149, semua permaisuri sudah berkumpul di ruang pertemuan resmi istana. Yang Mulia Bindusara juga sudah duduk di tahtanya. Ibu suri Helena pun sudah duduk di tempatnya. Noor sangat bersemangat memberi masukan, “kurasa kita harus menghukumnya, ini ada percikan pemberontakan, ini akan menjadi api yang besar, tidak bisa dipadamkan, karena itu kita harus memadamkan percikan itu sekarang juga”. Permaisuri Subrasi menundukkan pandangan mendengar masukan permaisuri Noor, sementara Permaisuri Charumitra sedikit merasa heran, kali ini Noor seperti mendukungnya.

Yang Mulia Bindusara mengernyitkan wajah mendengar para istrinya berpendapat, “kenapa pelayan itu belum hadir juga sampai sekarang”. Permaisuri Subrasi hanya tercenung, hanya dia seorang yang mau memberi kesempatan Sevikanya agar mendapatkan keadilan atas tuduhan Charumitra. Ibu suri Helena memperhatikan situasi, dia saat ini hanya ingin tau kondisi emosional Bindusara, agar semua rencana yang disusunnya tidak berantakan lagi. Noor, Charumitra, jadi melirik ke pintu ruangan. Yang Mulia Bindusara menunjukkan sikap menunggu.

Ashoka #149 01 episode

Dharma yang dikawal dua pelayan wanita, berbelok ke arah ruang aula pertemuan. Ashoka yang sebelumnya berlari dari ruangan Chanakya begitu mendapat kabar dari Kasturi, muncul dari arah belakang, Ashoka mau memanggil, “ibu”, bersamaan dengan Chanakya yang mengambil jalan pintas, menutup mulut Ashoka, menarik Ashoka agar tak meronta, melepaskan tangannya dari mulut Ashoka seraya memberi isyarat diam dengan telapak tangan terangkat.

Ashoka terpana menatap Chanakya, saat itulah Mir Khorasan juga muncul di lorong tersebut dengan langkah tergesa. Ashoka menoleh ke belakang, kearah Khorasan. Mir Khorasan yang tau dari Noor kalau Ashoka sedang mencari informasi tentang Dewi Dharma jadi sedikit tertegun melihat keberadaan Ashoka. Ashoka menatap tajam orang yang dulu merupakan kepercayaan ayahnya, yang telah membuat ibunya menderita selama ini. Tatapan Ashoka mengandung kebencian yang dalam pada Mir Khorasan. Sementara Khorasan menatap Ashoka dengan tatap bertanya ‘apa saja kira-kira informasi yang telah di dapatkan oleh bocah yang berdiri di sebelah Chanakya itu.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: ‘Memberitau’ Kebenaran Kalau Dia Putra Yang Mulia Bindusara, Keturunan Maurya & Seorang Pangeran

  1. Ping-balik: Ashoka: Menyadari Akibat Jika Kebenaran Terungkap, Nyawanya & Kedua Orangtuanya Terancam. Ia Hanya Ungkap Sebagian | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s