Ashoka: Dharma Dituduh Menghina Sushima, Ashoka Ingin Menyatukan Ayah & Ibunya, Chanakya Memberi Nasehat, Merestuinya Sebagai Pangeran


Ashoka #148  episode 136 23

Sementara itu, Dharma berjalan lambat di lorong sambil berfikir, terngiang ucapan Chanakya sebelumnya, “Mir Khorasan mencarimu seperti orang gila Dewi. Dalam waktu singkat dia akan menangkapmu Dewi. Jika kau tertangkap, maka kebenaranpun akan terbongkar dihadapan Yang Muliaa Bindusara, maka Yang Mulia pun tidak akan berdaya untuk menghukummu”.

Dharma melangkah sambil menengadah, mengatupkan kedua telapak tangan di depan dadanya dengan gelisah. Pengawal wanita yang disebelha kanannya, menegur, “ayo Sevika, cepat jalannya, Yang Mulia tidak punya waktu untuk menunggumu”. Dharma melirik dengan gelisah. Kasturi yang muncul dari arah berlawanan, terkejut, ia berdiri tertegun. Dharma pun tertegun menatap mata-mata Chanakya tersebut.

Kasturi bersuara, sekalian mencaritau situasinya, “Sevika? Kenapa kau jalan-jalan disini, bukankah kau akan membawa ladu untuk Dhrupad?”. Pengawal wanita disebelah kanan Dharma menjawab keterkejutan Kasturi, “kami mengajaknya untuk menemui Yang Mulia”. Kasturi ingin tau lebih, “kenapa”. Si pengawal wanita menjawab singkat, “tidak ada waktu untuk mengobrol”. Kasturi ternganga menatap Dharma.

Sebelum melangkah, Dharma bicara pada Kasturi yang juga cemas, “lakukan satu hal untukku, pergilah ke kuil dan katakan pada guru aku tidak bisa hadir disana, tapi mintalah pada guru agar dia berdoa untukku dan juga putraku”. Kasturi mengerti maksud ucapan Dharma, ia mengangguk. Dharma menahan tangis menatap Kasturi, kemudian melanjutkan langkah. Kasturi pun bergegas.

Ashoka #148  episode 136 24

Di ruangannya, Chanakya masih bicara dengan Ashoka, “supaya Mir Khorasan tidak mencari Dewi Dharma di istana ini, karena itulh aku merencanakan hal ini. Tapi bukan berarti ini tidak berbahaya lagi”. Kasturi muncul dengan wajah cemas, “Acharya aku!”. Kasturi menyadari ada Ashoka, dia menghentikan ucapannya. Ashoka menggigit bibirnya, kini ia menyadari bahwa orang-orang kepercayaan Chanakya mengetahui kebenaran tentang dirinya.

Chanakya meyakinkan Kasturi, “katakanlah”. Kasturi memberitau, “Yang Mulia sudah menyuruh Dewi Dharma untuk menghadap kepadanya. Ada dua pelayan yang mengajak dia”. Ashoka mencemaskan ibunya, “tapi, kenapa Yang Mulia memanggilnya? Apa yang terjadi!”. Kasturi menjelaskan, “aku tidak sempat bertanya, ada dua pelayan bersamanya. Tapi Dewi Dharma kelihatan sangat cemas”. Chanakya bersuara, “tanpa menunda kita harus membantu dia Ashoka”. Ashoka belum menjelaskan teknisnya bagaimana, ia sudah berlari meninggalkan ruangan. Chanakya berteriak memanggilnya, “Ashoka! Ashoka!”. Tapi Ashoka tak kembali, Chanakya akhirnya bergegas menyusul.

Ashoka #148  episode 136 26

Di lorong, Dharma masih berjalan pelan di kawal dua pelayan wanita, ia membathin dengan wajah cemas, ‘hari ini setelah empat belas tahun, aku hadir dihadapannya tapi dalam situasi seperti ini. Dulu pandangannya penuh cinta padaku, tapi sekarang pasti akan ada kebencian. Dulu dia sangat rindu untuk melihatku, tapi sekarang dia tidak akan sudi untuk melihatku ada dihadapannya. Yang selama ini begitu rindu hidup bersamaku dalam berbagai kehidupan, sekarang dia pasti menjauh dariku. Aku tidak tau apa yang harus kulakukan dan bagaimana aku harus menghadapinya”. Dharma melangkah sambil menahan tangis.

Cerita serial Ashoka episode selanjutnya, di ruang pertemuan, Noor memberikan pendapatnya, “aku rasa kita harus menghukumnya, ini ada percikan pemberontakan dan ini akan menjadi api yang besar, tidak bisa dikatakan, karena itu kita harus padamkan percikan itu sekarang juga”. Yang Mulia Bindusara tak berdaya duduk di singgasananya mendengar semua wanita di sekelilingnya memberikan pendapat. Ibu suri Helena juga setuju dengan pendapat permaisuri Charumitra. Bindusara bersuara, “Sevika?”. Dharma mengangkat kepalanya dengan penuh kecemasan dan air mata mengalir, Bindusara terkejut, “Dharma?”.

Iklan